Mantan Pelatih Megawati Mundur, Red Sparks Diguncang Skandal Pelecehan

Ali Sodiqin • Dipublikasikan Sabtu, 29 Agustus 2026 | 12:00 WIB
Ko Hee-jin memeluk Megawati Hangestri saat masih membela Red Sparks. (KOVO)
Ko Hee-jin memeluk Megawati Hangestri saat masih membela Red Sparks. (KOVO)

RADAR BANYUWANGI – Kebersamaan Ko Hee-jin dengan Red Sparks berakhir lebih cepat dari rencana. Mantan pelatih Megawati Hangestri Pertiwi itu resmi mengundurkan diri dari kursi pelatih kepala pada Jumat (28/8/2026), sebagai bentuk tanggung jawab setelah kontroversi pelecehan seksual yang melibatkan salah satu staf pelatih mencoreng lingkungan tim.

Red Sparks menyatakan menerima keputusan Ko Hee-jin setelah sang pelatih menyampaikan niat untuk mundur. Keputusan tersebut sekaligus mengakhiri masa kepemimpinannya yang telah berlangsung selama empat musim.

“Baru-baru ini pelatih Ko Hee-jin menyatakan niat untuk mengundurkan diri dengan bertanggung jawab sebagai pelatih atas serangkaian kejadian tersebut. Setelah mempertimbangkannya dengan matang, kami memutuskan untuk menerima pengunduran dirinya,” tulis Red Sparks dalam pernyataan resminya.

Kontroversi yang menjadi latar belakang pengunduran diri tersebut bermula dari acara makan bersama tim saat jeda All-Star pada Januari 2026. Dalam acara itu, terungkap adanya tindakan dan percakapan yang dinilai tidak pantas dari salah satu staf pelatih terhadap pemain.

Ko Hee-jin turut hadir dalam acara tersebut. Namun, berdasarkan keterangan yang disampaikan, dia tidak menyaksikan langsung tindakan yang dipermasalahkan.

Meski demikian, posisi sebagai pelatih kepala membuat Ko Hee-jin merasa memiliki tanggung jawab moral. Ia menilai dirinya tidak mampu mencegah kejadian tersebut dan dianggap kurang dalam melakukan pengawasan terhadap staf maupun pemain.

Kasus tersebut kemudian dilaporkan ke Sports Ethics Center untuk ditindaklanjuti. Red Sparks merespons dengan mengakhiri kontrak staf pelatih yang terlibat. Ko Hee-jin juga sempat dibebastugaskan dari aktivitas tim.

Empat Musim Ko Hee-jin Bersama Red Sparks

Pengunduran diri Ko Hee-jin menutup perjalanan panjangnya bersama Red Sparks. Ia mulai dipercaya menangani tim tersebut pada April 2022.

Pada musim pertamanya, Ko Hee-jin membawa Red Sparks kembali ke babak playoff liga setelah tujuh tahun menunggu. Salah satu pemain yang berada dalam skuadnya saat itu adalah Megawati Hangestri.

Keduanya kemudian menjadi bagian penting dari perjalanan Red Sparks dalam dua musim terakhir. Megawati tampil sebagai salah satu pemain asing yang menonjol, sementara Ko Hee-jin menjadi sosok yang mengatur sistem permainan tim dari sisi kepelatihan.

Pada April 2024, Ko Hee-jin bahkan mendapatkan perpanjangan kontrak berdurasi 2+1 tahun. Dengan kontrak tersebut, ia sejatinya masih dijadwalkan menangani Red Sparks hingga musim 2026/2027.

Namun, rencana itu kandas setelah kontroversi yang mengguncang lingkungan tim.

Kini, Ko Hee-jin harus meninggalkan klub ketika Red Sparks tengah bersiap menghadapi musim baru.

Red Sparks Cari Pengganti

Kepergian Ko Hee-jin membuat Red Sparks harus bergerak cepat mencari pelatih kepala baru. Klub menyatakan proses penunjukan pengganti akan segera dilakukan agar persiapan menghadapi musim kompetisi tidak terganggu.

“Untuk memastikan para pemain dapat fokus pada latihan dan persiapan pertandingan, kami akan segera memulai proses penunjukan pelatih pengganti. Kami juga akan melakukan segala upaya agar tim dapat segera kembali stabil,” kata Red Sparks.

Situasi tersebut membuat Red Sparks memasuki fase baru. Tim tidak hanya harus mencari sosok yang tepat untuk menggantikan Ko Hee-jin, tetapi juga memastikan persoalan yang muncul di lingkungan klub tidak mengganggu fokus para pemain.

Bagi Megawati, cerita bersama Ko Hee-jin kini tinggal menjadi bagian dari perjalanan kariernya di Liga Voli Korea. Megawati telah meninggalkan Red Sparks dan memulai babak baru bersama Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027.

Sementara itu, Red Sparks harus menatap musim baru dengan pelatih berbeda setelah empat tahun berada di bawah kendali Ko Hee-jin. (*)

Editor : Ali Sodiqin
Ko Hee-jin skandal pelecehan pelatih Red Sparks Red Sparks Megawati Hangestri