Lando Norris Menangi F1 GP Belanda, Verstappen Tersingkir dalam Balapan Penuh Drama

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 24 Agustus 2026 | 06:51 WIB
Lando Norris merayakan kemenangan keduanya secara beruntun setelah menaklukkan persaingan ketat di Grand Prix Belanda. (F1)
Lando Norris merayakan kemenangan keduanya secara beruntun setelah menaklukkan persaingan ketat di Grand Prix Belanda. (F1)

RADAR BANYUWANGI - Lando Norris kembali menunjukkan performa terbaiknya dengan meraih kemenangan pada Grand Prix Belanda di Sirkuit Zandvoort, Minggu (23/8).

Pembalap McLaren tersebut mencatat kemenangan kedua secara beruntun dan berhasil mengalahkan Kimi Antonelli dalam balapan yang berlangsung penuh insiden.

Kemenangan itu terasa semakin penting karena Norris harus menghadapi persaingan ketat dengan Mercedes serta perubahan strategi ban sepanjang balapan. 

Sementara itu, pembalap tuan rumah sekaligus salah satu favorit utama, Max Verstappen, harus mengakhiri balapan lebih awal setelah mengalami kecelakaan berat pada lap kedua.

Balapan dimulai dalam kondisi yang tidak sepenuhnya ideal.

Hujan turun menjelang start sehingga para pembalap harus menghadapi kondisi lintasan yang berubah-ubah.

Meski demikian, sebagian besar pembalap akhirnya menggunakan ban slick untuk menghadapi perlombaan yang diperkirakan mengandalkan strategi satu kali pit stop.

Norris mengawali balapan dari posisi terdepan dan mampu mempertahankan pimpinan pada awal perlombaan.

Namun, Kimi Antonelli melakukan start yang lebih baik dan berhasil melewati George Russell untuk menempati posisi kedua.

Situasi berubah drastis hanya satu lap kemudian.

Verstappen kehilangan kendali bagian belakang mobil Red Bull setelah roda mobilnya melewati garis putih di lintasan utama.

Mobilnya kemudian menabrak dinding dengan keras dan memicu keluarnya bendera merah.

Beruntung, Verstappen melaporkan dirinya dalam kondisi baik.

Balapan dihentikan sementara karena serpihan mobil berserakan di lintasan.

Setelah pemeriksaan dan pembersihan selesai, perlombaan dilanjutkan dengan standing start.

Antonelli kembali melakukan start impresif dan berhasil merebut posisi terdepan dari Norris.

Pembalap muda Mercedes itu kemudian memperlebar jarak dengan Norris, sementara Oscar Piastri naik ke posisi ketiga setelah melewati Russell.

Norris tidak tinggal diam.

McLaren secara bertahap memangkas jarak dengan Antonelli dan memasuki paruh kedua balapan mulai memberikan tekanan serius.

Strategi pergantian ban kemudian menjadi salah satu faktor penting dalam perebutan posisi terdepan.

Sejumlah pembalap melakukan pit stop lebih awal, sementara yang lain mencoba memperpanjang masa penggunaan bannya.

Norris, Antonelli, Russell, Hamilton, Leclerc, dan Piastri terlibat dalam rangkaian strategi berbeda yang membuat posisi di papan klasemen terus berubah.

Pada fase berikutnya, Norris kembali mendekati Antonelli hingga selisih mereka berada di bawah satu detik.

Antonelli mulai mengalami penurunan performa ban belakang, sehingga pertahanan Mercedes semakin sulit dipertahankan.

Norris kemudian melakukan manuver untuk merebut posisi terdepan pada Turn 1.

Setelah melewati Antonelli, pembalap Inggris itu juga berhasil melewati Lewis Hamilton yang sempat memimpin lomba karena strategi pit stop berbeda.

Persaingan kembali berubah ketika Esteban Ocon mengalami masalah dan mobil Haas berhenti di lintasan.

Kondisi tersebut memicu Virtual Safety Car dan membuka peluang bagi sejumlah pembalap untuk masuk pit tanpa kehilangan waktu sebanyak biasanya.

Antonelli mengambil kesempatan tersebut dan mengganti ban ke kompon soft.

Mercedes juga memainkan strategi untuk mengatur posisi kedua pembalapnya, sementara Norris memilih bertahan di lintasan.

Keputusan tersebut terbukti tepat.

Setelah balapan kembali berjalan normal, Norris mampu menjaga jarak dari para pengejarnya.

Antonelli memangkas ketertinggalan, tetapi tidak cukup untuk mengancam posisi pertama hingga garis finis.

Norris akhirnya menyelesaikan balapan dengan keunggulan 11,536 detik atas Antonelli.

George Russell menempati posisi ketiga setelah berhasil mempertahankan Mercedes dari tekanan dua pembalap Ferrari.

Lewis Hamilton finis keempat, disusul Charles Leclerc di posisi kelima.

Oscar Piastri harus puas berada di urutan keenam setelah mengalami sejumlah perubahan posisi dan pit stop yang tidak sempurna.

Liam Lawson tampil solid sebagai satu-satunya pembalap Red Bull yang berhasil finis.

Ia menempati posisi ketujuh meskipun mendapatkan penalti waktu 10 detik akibat pelanggaran terkait bendera kuning.

Nico Hulkenberg melanjutkan hasil positif Audi dengan finis kedelapan.

Fernando Alonso membawa Aston Martin ke posisi kesembilan, sedangkan Pierre Gasly mengamankan posisi terakhir di zona poin untuk Alpine.

Di luar 10 besar, Yuki Tsunoda finis di urutan ke-11, diikuti Arvid Lindblad dan Gabriel Bortoleto.

Franco Colapinto, Sergio Perez, serta Carlos Sainz berada di posisi berikutnya.

Beberapa pembalap lainnya tidak mampu mencapai garis finis.

Alex Albon, Valtteri Bottas, Esteban Ocon, Lance Stroll, Ollie Bearman, dan Max Verstappen tercatat sebagai pembalap yang gagal menyelesaikan lomba.

Bagi Norris, keberhasilan di Zandvoort menjadi lanjutan dari kemenangan sebelumnya dan memperlihatkan konsistensinya dalam persaingan musim ini.

Pembalap McLaren tersebut juga memiliki pengalaman sebagai pemenang di Zandvoort pada 2024.

Usai balapan, Norris mengakui bahwa kemenangan tersebut tidak diraih dengan mudah.

Ia menyebut perlombaan sebagai salah satu kemenangan terbaiknya karena harus melewati tekanan sepanjang balapan serta mengelola strategi dan performa mobil dengan baik.

“Luar biasa, balapan yang berat,” ungkapnya.

Norris juga menilai balapan terakhir di Zandvoort sebagai kesempatan untuk memberikan tontonan menarik kepada para penggemar sebelum sirkuit tersebut meninggalkan kalender Formula 1.

Dengan berakhirnya GP Belanda, perhatian Formula 1 selanjutnya beralih ke Grand Prix Italia yang dijadwalkan berlangsung pada 4–6 September 2026.

Persaingan menuju fase berikutnya musim ini dipastikan tetap menarik, terutama setelah Norris kembali menunjukkan kecepatan dan ketahanan strategis dalam balapan yang sarat perubahan.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : F1
max verstappen formula 1 zandvoort GP Belanda lando norris