RADAR BANYUWANGI — Bukan hanya soal siapa yang paling banyak mencetak angka. Menjelang laga ekshibisi Hyundai Hillstate melawan Wonder Dogs pada 20 Agustus 2026, perhatian mulai tertuju pada duet Megawati Hangestri Pertiwi dan Jordan Wilson.
Kehadiran Wilson bahkan diproyeksikan punya peran penting di balik agresivitas Megawati. Outside hitter asal Amerika Serikat itu diharapkan menjadi “benteng” di belakang sekaligus penopang sistem permainan Hyundai Hillstate pada musim V-League Korea 2026/2027.
Wilson menjadi salah satu rekrutan yang menarik perhatian karena musim 2026/2027 akan menjadi pengalaman pertamanya tampil di V-League Korea. Karena itu, laga kontra Wonder Dogs menjadi panggung penting untuk melihat sejauh mana kualitasnya beradaptasi dengan permainan tim barunya.
Bagi Hyundai Hillstate, kebutuhan terhadap Wilson bukan semata-mata tambahan pemain untuk memperkuat lini serang.
Justru, karakter permainannya yang mampu membantu receive dan pertahanan dinilai menjadi kepingan penting untuk membuat Megawati lebih leluasa menjalankan tugas utamanya sebagai penggebuk.
Jordan Wilson Bukan Sekadar Tandem Megawati
Pelatih Hyundai Hillstate, Kang Sung-hyung, disebut melihat kebutuhan tim dari perspektif yang lebih luas. Megawati yang diplot sebagai salah satu senjata utama membutuhkan pemain di sekelilingnya yang mampu menjaga keseimbangan permainan.
Sebagaimana dikutip dari media Korea NoCut News, Kang menilai keberadaan pertahanan yang kokoh di belakang menjadi faktor penting untuk memaksimalkan kemampuan menyerang Megawati.
Artinya, Wilson tidak hanya dituntut menghasilkan poin.
Pemain yang memiliki pengalaman di NCAA Division I Amerika Serikat tersebut diharapkan mampu menjadi bagian dari sistem pertahanan, membantu penerimaan bola pertama, sekaligus menjaga agar alur serangan Hyundai Hillstate tetap hidup.
Peran seperti itu justru bisa menjadi keuntungan bagi Megawati.
Ketika receive dan pertahanan berjalan lebih stabil, Megawati dapat memperoleh lebih banyak kesempatan untuk berkonsentrasi pada tugas utamanya: menyerang dan mengonversi umpan menjadi poin.
Laga Wonder Dogs Jadi Ujian Pertama
Laga ekshibisi menghadapi Wonder Dogs pada 20 Agustus 2026 pun menjadi momentum menarik untuk melihat kombinasi keduanya.
Pertandingan tersebut bukan hanya tentang hasil akhir. Publik juga akan menunggu bagaimana Wilson dan Megawati membangun chemistry di lapangan.
Apalagi, Wilson datang dengan status pemain yang belum memiliki pengalaman bertanding di kompetisi V-League Korea.
Adaptasi terhadap tempo permainan, sistem pertahanan, komunikasi dengan setter, hingga pembagian peran dengan Megawati akan menjadi aspek yang menarik diamati.
Jika Wilson mampu menjalankan fungsi pertahanan dan receive sesuai ekspektasi, Hyundai Hillstate berpotensi memiliki keseimbangan yang lebih baik.
Sebaliknya, jika proses adaptasinya membutuhkan waktu, laga ekshibisi tersebut bisa menjadi bahan evaluasi penting bagi Kang Sung-hyung sebelum kompetisi resmi bergulir.
Megawati Bisa Lebih Bebas Menggempur
Dalam skema tersebut, keberadaan Wilson ibarat pemain yang bekerja di balik layar.
Ia mungkin tidak selalu menjadi nama pertama yang muncul dalam daftar pencetak angka. Namun, kontribusinya dalam menjaga bola pertama dan pertahanan dapat memberikan efek langsung terhadap produktivitas pemain lain.
Termasuk Megawati.
Inilah alasan mengapa kualitas Wilson tetap menjadi sorotan. Hyundai Hillstate membutuhkan lebih dari sekadar pemain yang bisa menyerang. Klub asal Suwon itu membutuhkan pemain yang mampu membuat sistem permainan bekerja secara utuh.
Jika kombinasi tersebut berjalan sesuai rencana, Megawati bisa mendapatkan ruang lebih besar untuk menunjukkan kekuatan serangannya.
Dengan kata lain, Jordan Wilson berpotensi menjadi pendukung tersembunyi Megawati Hangestri.
Laga kontra Wonder Dogs pada 20 Agustus nanti akan menjadi salah satu kesempatan awal untuk melihat apakah duet tersebut benar-benar bisa menjadi kombinasi yang menjanjikan bagi Hyundai Hillstate menghadapi V-League 2026/2027. (*)
Editor : Ali Sodiqin