Bos Baru Cadillac F1 Datang, Misi Besar Menanti Marcin Budkowski

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Jumat, 14 Agustus 2026 | 20:40 WIB
Marcin Budkowski resmi dipercaya menjadi Team Principal baru Cadillac Formula 1 Team. Pengalaman panjang di F1 diharapkan membantu tim meningkatkan performa dan daya saing. (F1)
Marcin Budkowski resmi dipercaya menjadi Team Principal baru Cadillac Formula 1 Team. Pengalaman panjang di F1 diharapkan membantu tim meningkatkan performa dan daya saing. (F1)

RADAR BANYUWANGI - Cadillac Formula 1 Team membuat perubahan penting di jajaran pimpinan pada pertengahan musim debutnya di Formula 1. Tim asal Amerika Serikat itu resmi menunjuk Marcin Budkowski sebagai Team Principal baru, menggantikan Graeme Lowdon.

Pengumuman tersebut dirilis pada 12 Agustus 2026 melalui pernyataan resmi Cadillac Formula 1 Team yang dikeluarkan dari Indianapolis, Amerika Serikat, dan Silverstone, Inggris. Budkowski dipercaya memimpin fase berikutnya setelah Cadillac melewati periode awal pembangunan organisasi dan mulai berfokus lebih besar pada performa di lintasan.

Perubahan ini datang ketika Cadillac masih menjalani musim perdana di kasta tertinggi balap mobil dunia. Sebelumnya, Lowdon menjadi sosok penting dalam membangun tim dari tahap persiapan hingga tampil di grid F1 2026. Cadillac sendiri melakukan debut resmi di Grand Prix Australia pada Maret 2026 sebagai tim ke-11 di grid.

Kini, tanggung jawab tersebut beralih kepada Budkowski. Pria asal Polandia itu membawa rekam jejak panjang di Formula 1, dengan pengalaman lebih dari dua dekade dalam berbagai posisi teknis dan manajerial.

Sepanjang kariernya, Budkowski pernah bekerja di sejumlah tim besar, termasuk Prost, Ferrari, McLaren, serta Renault yang kemudian berkembang menjadi Alpine. Ia juga pernah memimpin departemen teknis FIA. Pengalaman tersebut membuatnya memiliki pemahaman luas mengenai pengembangan mobil, struktur organisasi, hingga dinamika regulasi di F1.

Dalam peran barunya, Budkowski menegaskan bahwa prioritasnya adalah menyatukan seluruh sumber daya Cadillac agar pengambilan keputusan berlangsung cepat dan pengembangan mobil bisa berjalan optimal.

“Cadillac Formula 1 Team memiliki fondasi dan ambisi yang luar biasa. Ini adalah fase dengan peluang besar bagi tim, yang akan didefinisikan oleh tujuan yang jelas: memaksimalkan pengembangan mobil di dalam batas anggaran (cost cap) dan mengoptimalkan setiap fungsi tim untuk bersaing,” kata Budkowski dalam pernyataan yang dikutip dari Cadillac F1.

Ia menambahkan, fokus kepemimpinannya adalah menyelaraskan sumber daya manusia, peralatan, serta arus informasi di dalam organisasi. Dengan begitu, setiap keputusan diharapkan dapat diambil secara lebih cepat dan tepat, sementara performa mobil terus mengalami peningkatan dari satu balapan ke balapan berikutnya.

CEO Cadillac F1 Team Dan Towriss menyambut penunjukan tersebut dengan optimistis. Menurut dia, pengalaman teknis dan kemampuan strategis Budkowski menjadi modal penting untuk membawa organisasi ke tahap berikutnya.

“Marcin membawa pengalaman F1, keahlian teknis, dan kepemimpinan strategis yang luar biasa yang akan memperkuat organisasi kami serta membantu membangun pola pikir juara,” ujar Towriss.

Pergantian kepemimpinan itu disebut sebagai bagian dari transisi yang telah direncanakan. Cadillac kini memasuki fase berbeda, dari membangun struktur dasar menuju peningkatan daya saing sebagai tim balap.

Tantangan Budkowski tentu tidak ringan. Hingga jeda musim panas, Cadillac masih mencari konsistensi performa dan belum mendapatkan hasil yang mampu mengangkat posisi mereka dalam persaingan. Pada Grand Prix Inggris, misalnya, Sergio Perez finis di posisi ke-15 dan Valtteri Bottas di urutan ke-17. Dua pekan kemudian, keduanya sama-sama gagal finis di GP Austria.

Situasi tersebut memperlihatkan pekerjaan rumah Cadillac bukan semata soal kecepatan mobil. Tim juga perlu memperkuat reliabilitas, proses operasional, strategi balapan, serta efektivitas pengembangan kendaraan.

Budkowski akan menghadapi kesempatan pertamanya sebagai Team Principal Cadillac ketika Formula 1 kembali bergulir di Grand Prix Belanda di Zandvoort pada 21–23 Agustus 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Cadillac F1
Cadillac F1 Marcin Budkowski Team Principal formula 1 graeme lowdon