Indonesia dan Filipina Satu Grup di Asian Games 2026, Rivalitas MLBB Berlanjut di Jepang

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 13 Agustus 2026 | 15:11 WIB
Pemain Alter Ego Esports dan Aurora Gaming asal Filipina berhadapan pada Grand Final M7 World Championship di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 25 Januari 2026. Rivalitas kedua negara kembali berlanjut di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (IMDb)
Pemain Alter Ego Esports dan Aurora Gaming asal Filipina berhadapan pada Grand Final M7 World Championship di Tennis Indoor Senayan, Jakarta, 25 Januari 2026. Rivalitas kedua negara kembali berlanjut di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. (IMDb)

RADAR BANYUWANGI - Timnas esports Indonesia bakal menghadapi persaingan ketat pada nomor Mobile Legends: Bang Bang (MLBB) di Asian Games Aichi-Nagoya 2026. Hasil pengundian menempatkan Indonesia satu grup dengan Filipina, Kamboja, Kazakhstan, Mongolia, dan Uzbekistan.

Komposisi tersebut membuat pertemuan Indonesia kontra Filipina menjadi salah satu duel yang paling dinanti. Kedua negara selama ini dikenal sebagai kekuatan utama dalam persaingan kompetitif MLBB di kawasan Asia.

Bagi Indonesia, laga melawan Filipina juga membawa catatan tersendiri. Rivalitas kedua negara kembali mengemuka setelah pertemuan pada ajang M7 World Championship di Jakarta pada Januari 2026.

Saat itu, wakil Indonesia Alter Ego Esports berhadapan dengan Aurora Gaming dari Filipina dalam pertandingan Grand Final di Tennis Indoor, kompleks Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta. Pertandingan yang berlangsung pada 25 Januari 2026 tersebut berakhir dengan kemenangan Aurora Gaming 4-0. Alter Ego pun harus puas menjadi runner-up.

Hasil tersebut menjadi salah satu gambaran bagaimana ketatnya persaingan Indonesia dan Filipina di level internasional. Karena itu, pertemuan kedua negara di Asian Games Aichi-Nagoya 2026 berpotensi kembali menyedot perhatian pencinta esports.

Bukan hanya faktor rivalitas, komposisi grup juga menjadi tantangan tersendiri bagi Indonesia. Kamboja selama ini berkembang sebagai salah satu kekuatan kompetitif di Asia Tenggara. Sementara Kazakhstan, Mongolia, dan Uzbekistan membawa karakter permainan dari kawasan Asia Tengah dan Asia Timur yang dapat memberikan tantangan berbeda.

Indonesia dituntut tidak sekadar mengandalkan pengalaman menghadapi lawan-lawan regional. Kemampuan membaca strategi, menjaga konsistensi permainan, serta beradaptasi terhadap gaya bermain setiap negara bakal menjadi faktor penting dalam perburuan kemenangan.

Asian Games Aichi-Nagoya 2026 juga menjadi panggung bersejarah bagi MLBB. Nomor tersebut untuk kali pertama dipertandingkan dalam perebutan medali resmi Asian Games. Indonesia pun memiliki peluang untuk membawa nama Merah Putih ke level kompetisi yang lebih tinggi dalam cabang olahraga esports.

Selain MLBB, Indonesia juga ambil bagian dalam sejumlah nomor esports lainnya. Pada eFootball, Indonesia berada dalam daftar peserta bersama Hong Kong, Irak, Jepang, Yordania, Korea Selatan, Malaysia, Myanmar, Palestina, Arab Saudi, Thailand, Uni Emirat Arab, dan Vietnam.

Di nomor Gran Turismo 7, Indonesia akan bersaing dengan Brunei Darussalam, Irak, Kazakhstan, Malaysia, Arab Saudi, Tajikistan, dan Uzbekistan.

Untuk Honor of Kings, Indonesia tercatat sebagai peserta bersama China, Korea Selatan, Malaysia, Filipina, dan Vietnam. Pada Identity V (Asian Games Version), Indonesia berada dalam persaingan bersama China, Korea Selatan, Filipina, dan Thailand.

Indonesia juga tampil pada nomor Naraka: Bladepoint dengan lawan China, Filipina, dan Thailand. Sementara pada Pokémon Unite, Indonesia berada dalam daftar peserta bersama Hong Kong, Kazakhstan, Malaysia, Singapura, dan Arab Saudi.

Adapun pada PUBG Mobile (Asian Games Version), Indonesia tercatat bersama China, Jepang, Korea Selatan, Myanmar, Taiwan, dan Uzbekistan.

Kehadiran Indonesia di berbagai nomor tersebut menunjukkan besarnya ambisi Merah Putih dalam persaingan esports Asian Games 2026. Namun, MLBB tetap memiliki daya tarik tersendiri karena mempertemukan kembali Indonesia dan Filipina dalam panggung yang membawa kepentingan nasional.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Esports Indonesia Asian Games 2026 MLBB Indonesia Mobile Legends filipina