RADAR BANYUWANGI – Timnas voli putri Indonesia mendapat tantangan besar sebelum memasuki rangkaian kompetisi internasional berikutnya. Federasi Bola Voli Korea (KOVO) mengonfirmasi rencana laga uji coba Indonesia kontra Korea Selatan, yang akan digelar setelah kedua tim menuntaskan kiprah di AVC Continental Cup 2026 di Tianjin, China.
Pertandingan tersebut menjadi kesempatan penting bagi skuad asuhan Marcos Sugiyama untuk mengukur kekuatan sekaligus menguji efektivitas strategi menghadapi salah satu kekuatan voli Asia.
Namun, ada satu persoalan besar yang harus segera dijawab. Megawati Hangestri Pertiwi tidak akan memperkuat Timnas voli putri Indonesia dalam rangkaian agenda tersebut.
Megawati sebelumnya masuk dalam daftar pemain pilihan Marcos Sugiyama. Absennya pemain yang kini memperkuat Hyundai Hillstate itu membuat tim pelatih harus menyiapkan formula baru di lini serang.
Indonesia dan Korea Selatan Bertemu Usai AVC Continental Cup
KOVO telah mengonfirmasi agenda pertandingan uji coba tersebut. Laga Indonesia versus Korea Selatan dijadwalkan berlangsung setelah kedua negara menyelesaikan partisipasi di AVC Continental Cup 2026.
Turnamen tersebut berlangsung di Tianjin, China, pada 21–30 Agustus 2026.
Artinya, duel Indonesia kontra Korea Selatan tidak hanya menjadi pertandingan pemanasan. Laga ini juga dapat dimanfaatkan kedua tim untuk mengevaluasi hasil kompetisi sebelumnya sekaligus menguji pemain dan pola permainan sebelum menghadapi agenda internasional berikutnya.
Bagi Indonesia, kesempatan menghadapi Korea Selatan menjadi ujian penting bagi skuad yang tengah dibangun Marcos Sugiyama.
Marcos Sugiyama Harus Cari Formula Tanpa Megawati
Timnas voli putri Indonesia sebenarnya telah menjalani persiapan cukup panjang. Sejak 4 Mei, para pemain mengikuti pemusatan latihan di Padepokan Voli Jenderal Polisi Kunarto, Sentul.
Program tersebut menjadi bagian dari persiapan menghadapi berbagai agenda internasional.
Namun, absennya Megawati membuat pekerjaan Marcos Sugiyama semakin menantang.
Megawati selama ini dikenal sebagai salah satu tumpuan serangan Indonesia. Kehilangan pemain dengan pengalaman bermain di level tinggi membuat pelatih harus mencari alternatif, baik dari sisi komposisi pemain maupun pola serangan.
Uji coba melawan Korea Selatan bisa menjadi momentum untuk menguji solusi tersebut.
Pertandingan menghadapi lawan dengan kualitas tinggi akan memberikan gambaran sejauh mana efektivitas pemain-pemain yang diproyeksikan mengisi peran Megawati.
Korea Selatan Juga Siapkan Uji Coba
Agenda Indonesia kontra Korea Selatan merupakan bagian dari rangkaian evaluasi yang dilakukan KOVO untuk meningkatkan performa tim nasional mereka.
KOVO juga telah menjadwalkan laga uji coba terpisah untuk Timnas voli putra Korea Selatan melawan Brasil.
Dua agenda tersebut menunjukkan keseriusan federasi voli Korea dalam mempersiapkan tim nasional melalui pertandingan internasional.
Bagi Korea Selatan, Indonesia dapat menjadi lawan yang tepat untuk menguji sejumlah aspek permainan setelah menjalani AVC Continental Cup.
Sementara bagi Indonesia, pertandingan tersebut menjadi kesempatan untuk mengetahui level permainan skuad setelah menjalani pemusatan latihan panjang.
Absennya Megawati Jadi Tantangan Besar
Kehadiran Megawati sebelumnya menjadi salah satu opsi yang dipertimbangkan Marcos Sugiyama dalam membangun skuad Timnas voli putri Indonesia.
Kini, tanpa pemain tersebut, tanggung jawab serangan harus dibagi kepada pemain lain.
Situasi itu justru dapat menjadi kesempatan bagi pemain-pemain Indonesia untuk menunjukkan kemampuan. Mereka dituntut tidak hanya mengisi kekosongan, tetapi juga membangun pola serangan yang lebih variatif.
Pertandingan melawan Korea Selatan nantinya menjadi salah satu tolok ukur.
Jika mampu tampil kompetitif tanpa Megawati, Timnas voli putri Indonesia akan memiliki modal penting untuk menghadapi turnamen internasional berikutnya.
Sebaliknya, laga tersebut juga akan memperlihatkan pekerjaan rumah yang masih harus diselesaikan Marcos Sugiyama sebelum kompetisi besar berikutnya dimulai.
Dengan demikian, duel Indonesia versus Korea Selatan bukan sekadar laga uji coba. Pertandingan ini menjadi panggung evaluasi penting bagi skuad Merah Putih untuk menemukan formula terbaik di tengah absennya salah satu pemain andalan. (*)
Editor : Ali Sodiqin