RADAR BANYUWANGI – Petualangan baru Megawati Hangestri Pertiwi di Liga Voli Korea 2026/2027 menghadirkan cerita menarik. Setelah dua musim membentuk duet tajam dengan pemain asing berbeda di Daejeon JungKwanJang Red Sparks, kini opposite andalan Timnas Indonesia itu akan mengawali babak baru bersama Jordan Wilson di Suwon Hyundai E&C Hillstate.
Duet Megawati dan Wilson menjadi salah satu kombinasi yang paling dinantikan menjelang bergulirnya kompetisi V-League Korea. Bukan hanya karena keduanya sama-sama diharapkan menjadi mesin poin Hyundai Hillstate, tetapi juga karena karakter permainan mereka diyakini saling melengkapi dalam upaya membawa tim bersaing di papan atas.
Menariknya, Jordan Wilson menjadi tandem pemain asing pertama yang usianya lebih muda dari Megawati. Outside hitter asal Amerika Serikat itu baru berusia 22 tahun, terpaut empat tahun dari Megawati yang telah lebih dulu mengukir nama di kompetisi voli Korea Selatan.
Melanjutkan Tradisi Duet Berbahaya
Sejak tiba di V-League, Megawati dikenal mampu membangun chemistry yang kuat dengan rekan sesama pemain asing.
Pada musim debutnya bersama Red Sparks, "Megatron" tampil impresif saat berduet dengan Giovanna Milana, pemain asal Amerika Serikat yang menjadi salah satu pilar utama tim.
Musim berikutnya, Megawati kembali menunjukkan kualitasnya dengan membentuk duet mematikan bersama Vanja Bukilic asal Serbia. Kombinasi keduanya menjadi salah satu kekuatan utama Red Sparks dalam menghadapi persaingan sengit Liga Voli Korea.
Kini, tantangan baru menanti bersama Hyundai Hillstate. Publik menaruh harapan besar agar Megawati dan Jordan Wilson mampu membangun kerja sama yang sama solidnya.
Jordan Wilson Cepat Beradaptasi di Korea
Jelang musim baru, Jordan Wilson mengaku proses adaptasinya di Korea Selatan berjalan cukup lancar. Salah satu faktor yang membuatnya nyaman adalah makanan Korea yang sudah akrab dengan seleranya.
"Saya sangat menyukai makanan Korea sehingga akan lebih mudah menemukan sesuatu yang tidak saya sukai," ujar Wilson, dikutip dari MyDaily.
Ia mengaku menyukai kimchi, nasi, hingga berbagai olahan daging babi. Tak hanya itu, Wilson juga ingin mengenal lebih dekat budaya dan masyarakat Korea.
"Saya ingin mengalami banyak hal di Korea, termasuk budaya dan orang-orangnya. Orang Korea semuanya baik. Saya suka mereka menciptakan suasana yang nyaman," katanya.
Adaptasi yang berjalan positif diharapkan mempercepat proses penyatuan permainan bersama Megawati dan pemain Hyundai Hillstate lainnya.
Mengandalkan Energi dan Mental Kompetitif
Wilson juga memaparkan karakter permainannya yang diyakini bisa memberi kontribusi besar bagi Hyundai Hillstate.
Mantan pemain Tim Nasional Amerika Serikat U-21 itu menyebut energi tinggi serta mental kompetitif sebagai kekuatan utamanya di lapangan.
"Saya energik. Saya pikir itu terlihat di lapangan," kata Wilson.
"Saya juga menganggap diri saya sebagai pemain yang serius dalam bermain ketika dibutuhkan, dan saya memiliki semangat kompetitif yang kuat."
Ia berharap para pendukung Hyundai Hillstate dapat melihat semangat tersebut sepanjang musim.
"Saya harap penggemar akan memperhatikan aspek itu dari saya dan menghargainya," ujarnya.
Siap Memikul Beban Serangan
Wilson memahami ekspektasi besar terhadap pemain asing di Liga Voli Korea. Selama ini, mayoritas klub mengandalkan legiun asing non-Asia sebagai tumpuan utama dalam menghasilkan poin melalui skema serangan.
Meski demikian, ia mengaku tidak merasa terbebani.
"Saya tahu bahwa pemain asing di V-League diharapkan untuk memikul banyak beban serangan," tuturnya.
"Namun, saya tidak merasa itu sebagai beban. Ini akan menjadi kesempatan bagi saya untuk tumbuh dan berkembang dalam karier saya."
Wilson menegaskan fokus utamanya adalah menjaga kondisi fisik agar mampu tampil konsisten sepanjang musim yang panjang.
"Penting untuk tetap sehat dan berlatih tanpa cedera. Saya ingin memberikan yang terbaik di setiap pertandingan dan menampilkan kemampuan terbaik saya."
Ia juga menilai kualitas pertahanan klub-klub Korea Selatan sangat tinggi sehingga menuntut pemain asing tampil efektif dalam transisi menyerang.
"Saya pikir level pertahanan voli Korea sangat tinggi. Saya akan menjadi pemain yang membantu tim dalam serangan dan dapat mengeksekusi serangan balik dengan cepat."
Harapan Besar untuk Duet Baru Hyundai Hillstate
Kehadiran Jordan Wilson membuka lembaran baru bagi perjalanan Megawati Hangestri di V-League Korea. Setelah sukses mencuri perhatian bersama Red Sparks selama dua musim terakhir, kini Megawati memikul harapan baru untuk mengangkat performa Hyundai Hillstate.
Duet Megawati-Wilson diprediksi menjadi salah satu pasangan paling menarik pada musim 2026/2027. Pengalaman Megawati di Liga Korea dipadukan dengan energi serta semangat kompetitif Wilson berpotensi melahirkan kombinasi serangan yang sulit dihentikan lawan.
Apabila keduanya mampu membangun chemistry sejak awal musim, Hyundai Hillstate berpeluang menjadi salah satu kandidat kuat dalam perebutan gelar juara V-League Korea musim ini. (*)
Editor : Ali Sodiqin