RADAR BANYUWANGI – Debut Megawati Hangestri Pertiwi bersama Hyundai Hillstate di Women's Volleyball Top Club Super Match 2026 belum juga terjadi. Terganjal regulasi turnamen, opposite hitter asal Indonesia itu hanya bisa menyaksikan rekan-rekannya berjuang dari luar lapangan saat Hyundai Hillstate dipaksa menyerah 0-3 oleh Shanghai Bright Ubest.
Pertandingan pembuka tersebut berlangsung di Jeju Halla Gymnasium, Korea Selatan, Sabtu (1/8/2026). Tanpa Megawati dan pemain asing lainnya, Hyundai Hillstate harus mengakui keunggulan wakil Tiongkok dengan skor 16-25, 24-26, 18-25.
Kekalahan itu menjadi alarm awal bagi skuad besutan Kang Sung-hyung. Pasalnya, Hyundai Hillstate tak sekadar kehilangan tenaga Megawati. Tandem barunya, Jordan Wilson, juga tidak dapat dimainkan dalam turnamen pramusim tersebut.
Kondisi itu membuat Hyundai Hillstate turun dengan komposisi yang berbeda dari skuad yang diproyeksikan menghadapi kompetisi V-League 2026/2027.
Shanghai Langsung Menekan Sejak Awal
Shanghai Bright Ubest langsung menunjukkan dominasinya sejak set pertama. Tekanan servis dan permainan taktis wakil Tiongkok membuat Hyundai Hillstate kesulitan mengembangkan permainan.
Bae Yoo-na dan kolega berusaha mengejar ketertinggalan. Namun, Shanghai tetap mampu menjaga keunggulan hingga akhirnya mengamankan set pembuka dengan skor 25-16.
Kang Sung-hyung kemudian meminta anak asuhnya tampil lebih taktis pada set kedua. Permainan Hyundai Hillstate pun sempat lebih kompetitif.
Bahkan, persaingan berlangsung ketat hingga penghujung set. Namun, Shanghai Bright Ubest lebih tenang dalam situasi krusial dan akhirnya merebut set kedua dengan skor tipis 26-24.
Memasuki set ketiga, Hyundai kembali mencoba bangkit. Namun, momentum Shanghai sudah telanjur sulit dihentikan.
Wakil Tiongkok tersebut kembali mengendalikan jalannya pertandingan dan menutup laga dengan kemenangan 25-18.
Shanghai Bright Ubest pun menang telak 3-0 sekaligus membuka Women's Volleyball Top Club Super Match 2026 dengan hasil positif.
Megawati dan Jordan Wilson Terganjal Regulasi
Absennya Megawati menjadi salah satu perhatian utama dalam pertandingan tersebut. Pemain yang menjadi salah satu rekrutan anyar Hyundai Hillstate untuk musim 2026/2027 itu sejatinya diproyeksikan sebagai mesin serangan utama klub Korea Selatan tersebut.
Namun, rekomendasi regulasi dari Fédération Internationale de Volleyball (FIVB) membuat pemain asing serta pemain yang masuk dalam extended roster tim nasional tidak diperbolehkan tampil di ajang Top Club Super Match 2026.
Aturan tersebut berdampak terhadap sejumlah klub peserta. Mereka tidak bisa menurunkan sejumlah pemain terbaik, termasuk legiun asing dan pemain yang masuk dalam skuad tim nasional.
Hyundai Hillstate pun harus memarkir Megawati dan Jordan Wilson. Situasi tersebut membuat Kang Sung-hyung mengandalkan pemain yang tersedia untuk menghadapi Shanghai Bright Ubest.
Tanpa dua pemain asing tersebut, kekuatan Hyundai Hillstate terlihat belum maksimal. Kekalahan tiga set langsung pun menjadi pekerjaan rumah bagi sang pelatih untuk segera melakukan evaluasi.
Namun, hasil tersebut juga perlu dilihat dalam konteks turnamen. Top Club Super Match 2026 merupakan ajang pramusim yang dapat dimanfaatkan klub untuk menguji kedalaman skuad sekaligus memberikan kesempatan kepada pemain muda.
Hyundai Hillstate Ditunggu Osaka Marvelous
Hyundai Hillstate tidak memiliki banyak waktu untuk meratapi kekalahan. Pada Minggu (2/8/2026), mereka kembali dijadwalkan bertanding menghadapi Osaka Marvelous dari Jepang.
Osaka Marvelous sendiri datang dengan modal kemenangan meyakinkan. Dalam pertandingan pembuka yang berlangsung pada Sabtu (1/8/2026), Osaka menundukkan Incheon Heungkuk Life Pink Spiders dengan skor telak 3-0 (25-17, 25-18, 25-15).
Pertemuan melawan Osaka akan menjadi kesempatan bagi Hyundai Hillstate untuk memperbaiki penampilan sekaligus menguji respons tim setelah kekalahan dari Shanghai.
Bagi Kang Sung-hyung, turnamen ini menjadi momentum penting untuk menemukan formula terbaik sebelum memasuki musim V-League 2026/2027. Apalagi, Hyundai Hillstate memiliki ekspektasi besar setelah mendatangkan Megawati sebagai salah satu amunisi anyar.
Sementara bagi suporter Indonesia, debut Megawati masih menjadi penantian. Untuk sementara, pemain asal Indonesia itu hanya bisa menyaksikan dari pinggir lapangan ketika klub barunya menjalani pertarungan di Jeju. (*)
Editor : Ali Sodiqin