ONIC Gagal Wujudkan Final MSC 2026, Kiboy Sebut Tim-tim Dunia Kini Semakin Kompetitif

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Sabtu, 1 Agustus 2026 | 14:34 WIB
ONIC gagal melaju ke Grand Final MSC 2026 setelah kalah 0-3 dari Team Spirit di semifinal EWC 2026. (YouTube/MPL Indonesia)
ONIC gagal melaju ke Grand Final MSC 2026 setelah kalah 0-3 dari Team Spirit di semifinal EWC 2026. (YouTube/MPL Indonesia)

RADARBANYUWANGI.ID - Perjalanan ONIC menuju Grand Final Mobile Legends: Bang Bang Mid Season Cup (MSC) 2026 dalam ajang Esports World Cup (EWC) 2026 harus terhenti. Wakil Indonesia tersebut takluk 0-3 dari Team Spirit pada laga semifinal yang digelar di Paris, Prancis, Jumat (31/7/2026).

Sejak gim pertama, Team Spirit mampu mengendalikan jalannya pertandingan. Permainan kolektif yang disiplin, koordinasi antarpemain yang solid, serta eksekusi objektif yang efektif membuat ONIC kesulitan menemukan ritme permainan.

Pemain ONIC, Kiboy, mengakui kekalahan timnya terjadi karena lawan memang tampil lebih superior sepanjang pertandingan.

"Memang kalah aja karena kuat. Team Spirit memang lagi kuat," ujar Kiboy seusai pertandingan seperti dikutip dari siaran MPL Indonesia.

ONIC sebenarnya datang ke babak semifinal dengan kepercayaan diri tinggi. Pada perempat final, tim berjuluk Landak Kuning itu sukses melakukan comeback dramatis setelah mengalahkan Aurora Gaming asal Turki dengan skor 3-2.

Namun, performa impresif tersebut tidak mampu dipertahankan saat menghadapi Team Spirit. Pada gim kedua, wakil Eropa Timur dan Asia Tengah itu kembali menguasai permainan sehingga berhasil memperlebar keunggulan menjadi 2-0.

Memasuki gim ketiga, tekanan yang diberikan Team Spirit semakin sulit dibendung. ONIC beberapa kali mencoba mencari peluang untuk membalikkan keadaan, tetapi tidak mampu keluar dari dominasi lawan. Team Spirit akhirnya memastikan kemenangan 3-0 sekaligus mengamankan tiket menuju Grand Final MSC 2026.

Hasil tersebut juga memastikan partai puncak MSC 2026 lepas dari dominasi tim-tim Asia Tenggara. Sebelumnya, wakil Myanmar, Yangon Galacticos, berhasil menyingkirkan Team Falcons PH sehingga akan menghadapi Team Spirit di laga final.

Sementara itu, ONIC masih memiliki kesempatan menutup turnamen dengan hasil positif. Tim asal Indonesia tersebut dijadwalkan menghadapi Falcons PH pada pertandingan perebutan peringkat ketiga yang berlangsung Sabtu.

Kiboy menilai kekalahan ini menjadi gambaran bahwa persaingan Mobile Legends di level dunia kini semakin ketat. Menurutnya, tim-tim dari luar Asia Tenggara terus mengalami perkembangan sehingga mampu menantang dominasi kawasan yang selama ini dikenal sebagai kekuatan utama esports Mobile Legends.

"Ya, mungkin bisa terjadi (berakhirnya era powerhouse). Karena memang tim-tim lain sudah pada step up semua juga," kata Kiboy.

Meski gagal mencapai final, Kiboy memastikan ONIC tidak akan berhenti berjuang. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pendukung yang terus memberikan dukungan sepanjang turnamen.

"Buat Sonic yang pertama, terima kasih sudah dukung kita. Dan juga sorry banget karena hasilnya mengecewakan lagi. Cuma kita enggak akan berhenti di sini dan kita tetap akan berjuang," tuturnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
ONIC MSC 2026