RADARBANYUWANGI.ID - Tim Mercedes tengah menghadapi pekerjaan besar setelah muncul persoalan pada unit daya mobil George Russell usai akhir pekan Grand Prix Hungaria. Komponen mesin yang mengalami kebocoran air kini menjalani evaluasi menyeluruh untuk memastikan masih layak digunakan atau harus diganti.
Masalah tersebut menjadi perhatian serius karena berpotensi memengaruhi strategi Mercedes pada sisa musim Formula 1 2026. Selain harus memastikan kondisi teknis mesin, tim juga dihadapkan pada ancaman penalti grid apabila pergantian komponen melebihi alokasi yang diizinkan regulasi.
Laporan media Crash.net pada akhir Juli 2026 menyebutkan evaluasi dilakukan di markas Mercedes di Brackley, Inggris. Tim teknis masih berupaya menentukan apakah unit daya milik Russell dapat diperbaiki atau justru harus dipensiunkan demi menghindari risiko kerusakan yang lebih besar.
Kondisi tersebut menambah daftar persoalan reliabilitas yang membayangi skuad berjuluk Panah Perak sepanjang musim ini. Situasi semakin rumit karena para pembalap Mercedes kini berada di ambang batas penggunaan komponen mesin, sehingga setiap keputusan pergantian unit daya harus diperhitungkan secara matang.
Team Principal Mercedes, Toto Wolff, mengakui timnya masih berusaha menghindari penalti mesin. Menurut dia, apabila pergantian komponen memang tidak dapat dihindari, Mercedes harus menentukan waktu dan sirkuit yang paling tepat agar dampaknya terhadap hasil balapan bisa diminimalkan.
"Dalam hal penalti mesin, saya masih sangat berharap kita tidak perlu menerimanya. Dan kita perlu memutuskan kapan itu, kapan kita perlu menerimanya, di trek mana," ujar Wolff dalam evaluasi tim di Brackley pada akhir Juli 2026.
Wolff juga tidak menampik bahwa persoalan reliabilitas menjadi salah satu tantangan terbesar Mercedes musim ini. Di tengah persaingan ketat papan atas klasemen konstruktor, gangguan teknis sekecil apa pun dapat memengaruhi peluang tim dalam meraih poin maksimal.
"Reliabilitas kami memang tidak bagus. Apakah kami akan mengambil penalti atau tidak, kita lihat saja nanti," kata Wolff.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Crash.net