RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap muda Formula 1 asal Inggris, Oliver Bearman, menegaskan bahwa Scuderia Ferrari masih menjadi tujuan utama dalam perjalanan kariernya di ajang balap paling bergengsi tersebut. Meski demikian, ia menilai tidak bijak jika harus menghabiskan masa emas kariernya hanya untuk menunggu kesempatan bergabung dengan tim asal Maranello itu.
Bearman saat ini menjalani musim penuh bersama Haas setelah mendapat promosi ke Formula 1. Meski tim yang dibelanya tengah menghadapi tantangan kompetitif sepanjang musim 2026, pembalap berusia muda tersebut tetap menikmati proses pengembangan diri dan berusaha memaksimalkan setiap peluang yang tersedia.
Dalam siniar Beyond the Grid pada akhir Juli 2026, Bearman mengakui Ferrari memiliki tempat yang sangat istimewa baginya. Menurutnya, Ferrari bukan sekadar tim tempat ia bernaung dalam program pembinaan pembalap, tetapi juga merupakan salah satu merek paling ikonik di dunia olahraga otomotif.
"Bagi saya, Ferrari adalah tim impian, bukan hanya karena saya adalah bagian dari Ferrari, tetapi karena merek tersebut mungkin adalah yang paling ikonik di dunia. Jadi, tujuan saya tetaplah menjadi seorang pembalap Ferrari suatu hari nanti. Itu adalah situasinya saat ini, dan kemudian kita harus melihat bagaimana segala sesuatunya berkembang," ujar Bearman.
Namun, ia juga menyadari bahwa peluang menembus kursi utama Ferrari dalam waktu dekat tidak akan mudah. Saat ini, tim Kuda Jingkrak diperkuat dua pembalap papan atas, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, yang dinilai masih mampu memberikan performa kompetitif sehingga persaingan untuk mendapatkan kursi balap semakin ketat.
Kondisi tersebut membuat Bearman memilih bersikap realistis terhadap masa depannya. Ia tidak ingin terlalu lama menunggu tanpa kepastian hingga kehilangan kesempatan terbaik dalam kariernya.
"Tentu saja, saya tidak ingin duduk diam selama tiga, empat, atau lima tahun menunggu kursi kosong tersedia karena tidak ada jaminan, dan jika begitu Anda bisa menyia-nyiakan tahun-tahun terbaik Anda," katanya.
Bearman menegaskan bahwa ambisi terbesarnya bukan semata membela Ferrari, melainkan menjadi pembalap yang mampu bersaing memperebutkan gelar juara dunia Formula 1. Karena itu, ia membuka peluang untuk mengambil kesempatan terbaik apabila datang dari tim lain yang memiliki paket kompetitif.
"Tujuan utama saya mungkin sedikit egois, dan itu tidak masalah karena itulah alasan saya berada di sini, yaitu karena saya ingin bertarung memperebutkan Kejuaraan Dunia, jadi jika saya bisa mendapatkan kesempatan itu di mana pun, saya akan mengambilnya," pungkas Bearman.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : Beyond The Grid