RADAR BANYUWANGI – Kembalinya Megawati Hangestri Pertiwi ke panggung Korea V-League langsung menghadirkan cerita menarik. Tak hanya resmi memperkuat Suwon Hyundai E&C Hillstate, pevoli andalan Timnas Voli Putri Indonesia itu juga diproyeksikan menjadi tandem salah satu pemain senior Korea Selatan, Bae Yu-na, untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan legenda klub Yang Hyo-jin.
Duet Megawati dan Bae Yu-na menjadi sorotan sejak hari pertama latihan. Selain sama-sama diandalkan sebagai pilar tim, keduanya disebut-sebut memiliki kemiripan wajah sehingga sempat memancing candaan di lingkungan skuad Hyundai Hillstate.
Bae Yu-na mengaku antusias menyambut kehadiran Megawati. Ia menilai pevoli asal Jember itu memiliki kualitas yang dibutuhkan tim untuk bersaing memperebutkan gelar musim depan.
"Sangat menarik bertemu Mega dalam kombinasi ini. Saya memiliki harapan tinggi karena dia memiliki kekuatan serangan dan tinggi badan yang luar biasa," ujar Bae Yu-na, seperti dikutip dari My Daily, Rabu (29/7/2026).
Candaan "Anak Kembar" di Latihan Perdana
Suasana hangat langsung terasa saat Megawati menjalani sesi latihan pertamanya bersama Hyundai Hillstate.
Menurut Bae Yu-na, mantan kapten tim Yang Hyo-jin sempat melontarkan candaan bahwa klub kedatangan "anak kembar" baru karena wajah Megawati dan Bae Yu-na dinilai memiliki kemiripan.
Candaan tersebut menjadi awal keakraban di antara keduanya.
Megawati pun mengungkap kisah unik di balik sapaan yang kini ia gunakan kepada rekan setim seniornya.
Alih-alih memanggil dengan sebutan "Unni", Megawati justru memanggil Bae Yu-na dengan nama "Muni", sebuah panggilan yang lahir dari obrolan santai soal usia.
"Yu-na Unni adalah orang pertama yang mengatakan bahwa saya semakin tua sekarang. Saya bertanya, 'Bukankah kamu seorang nenek?' dan dia menyuruh saya untuk tidak memanggilnya 'Unni' tetapi 'Nenek.' Jadi, sambil memikirkan nama panggilan yang bagus, aku memanggilnya 'Muni, Muni'," cerita Megawati.
Momen tersebut menunjukkan proses adaptasi Megawati berjalan dengan cepat. Kehangatan yang tercipta sejak awal dinilai menjadi modal penting untuk membangun kekompakan tim menghadapi kompetisi panjang.
Isi Kekosongan Yang Hyo-jin
Musim 2026–2027 menjadi babak baru bagi Hyundai Hillstate setelah ditinggal pensiun oleh Yang Hyo-jin, salah satu middle blocker terbaik dalam sejarah Liga Voli Korea.
Kehadiran Megawati bersama Bae Yu-na diharapkan mampu menjaga kekuatan tim, terutama dalam sektor serangan dan pertahanan di depan net.
Bae Yu-na sendiri bertekad tampil dalam kondisi terbaik setelah sempat diganggu cedera bahu pada musim sebelumnya.
Ia berharap dukungan suporter dapat membantu seluruh pemain menjaga performa sepanjang kompetisi.
Megawati Fokus Antar Hyundai Hillstate Juara
Di sisi lain, Megawati memutuskan mengambil jeda sementara dari aktivitas bersama Timnas Voli Putri Indonesia untuk memulihkan kondisi fisiknya.
Keputusan itu diambil setelah menjalani jadwal pertandingan yang padat selama dua musim terakhir tanpa banyak waktu istirahat.
Kini, fokus Megawati sepenuhnya tertuju pada Hyundai Hillstate.
Pevoli berjuluk Megatron itu menegaskan dirinya kembali ke Korea Selatan dengan target yang jelas, yakni membawa Hyundai Hillstate bersaing di papan atas dan merebut gelar Korea V-League 2026–2027.
Dengan perpaduan pengalaman Bae Yu-na dan ketajaman serangan Megawati, Hyundai Hillstate diharapkan mampu menutup kehilangan Yang Hyo-jin sekaligus kembali menjadi kandidat kuat juara musim ini. (*)
Editor : Ali Sodiqin