Sosok Penemu Kimi Antonelli Gabung Red Bull, Mercedes Mulai Restrukturisasi Akademi Pembalap F1

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:29 WIB
Red Bull Racing merekrut Gwen Lagrue dari Mercedes untuk memimpin program pengembangan pembalap muda menggantikan peran Helmut Marko yang pensiun. (Mercedes AMG)
Red Bull Racing merekrut Gwen Lagrue dari Mercedes untuk memimpin program pengembangan pembalap muda menggantikan peran Helmut Marko yang pensiun. (Mercedes AMG)

RADARBANYUWANGI.ID - Tim Formula 1 Red Bull Racing memperkuat fondasi pembinaan talenta masa depan dengan merekrut Gwen Lagrue untuk memimpin program pengembangan pembalap muda mereka. Perekrutan tersebut menjadi bagian dari langkah strategis Red Bull menyusul pensiunnya penasihat balap senior Helmut Marko pada akhir musim 2025.

Lagrue merupakan sosok yang telah mengabdikan diri di Mercedes selama sekitar satu dekade. Pria asal Prancis berusia 50 tahun itu dikenal sebagai salah satu pemandu bakat paling berpengaruh di lingkungan Formula 1 berkat rekam jejaknya dalam menemukan serta membina pembalap muda potensial.

Salah satu pencapaian yang paling menonjol adalah keberhasilannya mengidentifikasi dan membimbing Kimi Antonelli sejak pembalap tersebut masih berusia 11 tahun. Kiprah itu membuat nama Lagrue mendapat reputasi sebagai pencari bakat dengan kemampuan membangun jenjang karier pembalap hingga level tertinggi.

Kehadiran Lagrue dinilai menjadi tambahan penting bagi Red Bull yang dalam beberapa waktu terakhir kehilangan sejumlah figur kunci. Sebelumnya, perancang mobil Adrian Newey memutuskan bergabung dengan Aston Martin, sedangkan Will Courtenay memilih melanjutkan karier bersama McLaren.

Meski telah mencapai kesepakatan perekrutan, proses perpindahan Lagrue belum sepenuhnya rampung. Hingga kini, Red Bull dan Mercedes masih membahas ketentuan pelepasan kontrak sehingga belum ada kepastian mengenai tanggal resmi bergabungnya Lagrue dengan tim asal Milton Keynes tersebut.

Perwakilan manajemen Mercedes mengonfirmasi bahwa pembahasan berlangsung secara profesional. Pernyataan tersebut disampaikan kepada awak media di London, Inggris, pada akhir pekan Grand Prix Belgia.

"Gwen Lagrue telah menjadi bagian penting dari keberhasilan program pembalap muda kami selama sepuluh tahun terakhir. Saat ini pembahasan mengenai ketentuan pelepasan kontraknya sedang berlangsung secara profesional bersama pihak Red Bull," ujar perwakilan tim dalam pernyataan resmi.

Di sisi lain, Mercedes juga mulai menyiapkan langkah lanjutan setelah kepergian Lagrue. Tim pabrikan Jerman tersebut dilaporkan akan melakukan restrukturisasi internal untuk memastikan program akademi pembalap muda tetap berjalan optimal meski kehilangan salah satu sosok sentral dalam proses pencarian dan pembinaan talenta.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Gwen Lagrue mercedes red bull racing helmut marko f1