McLaren Turunkan Leonardo Fornaroli di FP1 F1 GP Hungaria, Bantu Uji Paket Aerodinamika Baru MCL40

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Rabu, 22 Juli 2026 | 13:54 WIB
McLaren kembali memberi kesempatan Leonardo Fornaroli mengendarai MCL40 pada FP1 GP Hungaria. (F1)
McLaren kembali memberi kesempatan Leonardo Fornaroli mengendarai MCL40 pada FP1 GP Hungaria. (F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Tim Formula 1 McLaren kembali membuka kesempatan bagi pembalap mudanya, Leonardo Fornaroli, untuk merasakan atmosfer kompetisi kelas tertinggi balap mobil dunia. Juara Formula 2 tersebut dipastikan tampil pada sesi Latihan Bebas Pertama (FP1) Grand Prix Hungaria di Sirkuit Hungaroring, Jumat (24/7/2026).

Pembalap asal Italia berusia 21 tahun itu akan mengambil alih kemudi MCL40 milik Oscar Piastri selama sesi latihan yang berlangsung selama 60 menit. Kehadiran Fornaroli bukan sekadar untuk menambah pengalaman, melainkan juga menjalankan tugas penting dalam membantu pengembangan mobil McLaren.

Fornaroli akan terlibat dalam proses evaluasi sejumlah pembaruan paket aerodinamika yang disiapkan tim asal Woking tersebut. Kesempatan itu menjadi bagian dari program pembinaan McLaren untuk mematangkan kemampuan pembalap muda sekaligus mengumpulkan data teknis dari mobil terbaru mereka.

“Setiap sesi adalah kesempatan berharga untuk belajar lebih banyak, meningkatkan kepercayaan diri, dan berkontribusi terhadap program tim selama akhir pekan balapan,” ujar Fornaroli seperti dikutip dari laman resmi F1.

Untuk memaksimalkan penampilannya di Hungaroring, Fornaroli telah menjalani persiapan intensif di markas McLaren di Woking, Inggris. Ia menghabiskan waktu di simulator serta McLaren Performance Hub guna memastikan kondisi fisik dan mental tetap optimal.

Balapan di Hungaroring menjadi penampilan resmi kedua Fornaroli dalam sesi FP1 Formula 1. Sebelumnya, pembalap binaan sekaligus cadangan McLaren itu telah menjalani debut pada Grand Prix Spanyol di Circuit de Barcelona-Catalunya. Saat itu, ia dipercaya mengendarai mobil milik Lando Norris.

Karier Fornaroli mencuri perhatian setelah mencatat prestasi gemilang dengan menjadi juara Formula 3 dan Formula 2 secara beruntun. Catatan tersebut membuatnya masuk daftar salah satu prospek muda paling menjanjikan sebelum bergabung dalam program pengembangan McLaren.

Kesempatan Fornaroli tampil di FP1 juga dimanfaatkan McLaren untuk menguji sejumlah komponen pengembangan terbaru. Tim tersebut membawa pembaruan yang mencakup lantai mobil baru (new floor) serta beberapa elemen aerodinamika guna meningkatkan performa MCL40.

Selain itu, McLaren turut mengevaluasi versi pengembangan sayap belakang eksperimental. Komponen tersebut sebelumnya direncanakan digunakan pada GP Austria, namun belum akan diterapkan secara penuh di Hungaria maupun seri berikutnya di Belanda.

Direktur Senior Balap McLaren Randy Singh menyebut karakter Hungaroring menjadi tantangan tersendiri karena membutuhkan mobil dengan tingkat daya tekan tinggi. Sirkuit tersebut dikenal memiliki banyak tikungan teknis dengan sedikit lintasan lurus panjang.

“Ini adalah sirkuit yang membutuhkan paket daya tekan tinggi serta menghargai kepercayaan diri saat pengereman, masuk tikungan dengan kuat, dan mendapatkan traksi yang baik,” kata Singh, dikutip Antara.

Menurut dia, kondisi cuaca panas, rangkaian tikungan yang rapat, serta tuntutan terhadap ban membuat pengelolaan strategi menjadi faktor penting sepanjang akhir pekan balapan.

“Kami membawa paket pembaruan akhir pekan ini. Dalam musim yang sangat kompetitif, setiap pengembangan sangat penting sehingga sangat baik bagi kami untuk memperoleh pemahaman lebih jauh mengenai kinerja komponen tersebut selama sesi latihan bebas,” tambahnya.

Grand Prix Hungaria menjadi seri terakhir sebelum Formula 1 memasuki jeda musim panas. McLaren berharap pengembangan terbaru pada MCL40 mampu memberikan tambahan performa dan menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat pada paruh kedua musim.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Antara
Leonardo Fornaroli mclaren f1