Mercedes F1 Selidiki Penyebab George Russell Kehilangan Kecepatan di Spa, Toto Wolff Curigai Faktor Unit Daya

Khanza Tania Amelia Setiawan • Dipublikasikan Minggu, 19 Juli 2026 | 13:35 WIB
Toto Wolff menegaskan George Russell tidak bersalah atas ketertinggalannya dari Kimi Antonelli di kualifikasi GP Belgia. (F1)
Toto Wolff menegaskan George Russell tidak bersalah atas ketertinggalannya dari Kimi Antonelli di kualifikasi GP Belgia. (F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Bos Mercedes, Toto Wolff, memberikan pembelaan terhadap George Russell setelah pembalap Inggris itu tertinggal cukup jauh dari rekan setimnya, Kimi Antonelli, pada sesi kualifikasi Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Sabtu (18/7/2026).

Russell hanya mampu menempati posisi keempat dengan selisih sekitar setengah detik dari Antonelli yang tampil impresif dengan merebut pole position keenamnya musim ini. Meski demikian, Russell dipastikan akan memulai balapan dari posisi ketiga setelah Lando Norris menerima penalti grid.

Menurut Wolff, perbedaan performa tersebut bukan disebabkan kesalahan Russell. Ia mengungkapkan bahwa Mercedes masih menghadapi persoalan kecepatan di jalur lurus yang hingga kini belum berhasil dijelaskan.

Sepanjang rangkaian akhir pekan di Spa-Francorchamps, mulai dari sesi latihan bebas hingga kualifikasi, Russell memang beberapa kali mengeluhkan minimnya kecepatan mobil saat melaju di lintasan lurus. Keluhan tersebut diakui Wolff sebagai masalah nyata yang sedang ditelusuri tim.

"George jelas menderita akibat kurangnya kecepatan di trek lurus yang tidak bisa kami jelaskan sekitar beberapa persepuluh detik. Kami benar-benar telah mengerahkan segala upaya tanpa melewatkan apa pun," ujar Wolff kepada F1 TV di paddock Spa-Francorchamps.

Wolff mengatakan Mercedes kini mencoba mengidentifikasi sumber persoalan tersebut. Salah satu dugaan yang muncul adalah penggunaan unit daya baru pada mobil Antonelli yang kemungkinan memberikan keuntungan performa dibandingkan mobil Russell.

"Apakah ini karena unit daya? Kimi menggunakan unit daya yang baru dan apakah itu membuat perbedaan? Kita akan lihat di trek berikutnya," katanya.

Meski menghadapi kendala tersebut, Wolff menilai Russell telah menunjukkan respons yang baik sepanjang akhir pekan. Namun, ia mengakui pembalap berusia 28 tahun itu belum sepenuhnya menemukan kecocokan dengan karakter mobil Mercedes dalam dua seri terakhir.

"Secara keseluruhan, ia telah pulih dengan baik, tetapi saat ini ia belum menyatu dengan mobilnya. Ia mengalami hal tersebut selama dua akhir pekan terakhir dan itu kemungkinan besar bukan salahnya. Kami hanya perlu menyatukan performanya," tegas Wolff.

Sementara itu, pujian justru mengalir kepada Kimi Antonelli yang kembali menunjukkan konsistensi luar biasa. Pole position di Spa menjadi yang keenam bagi pembalap muda Italia tersebut musim ini sekaligus memperkuat posisinya di puncak klasemen pembalap dengan keunggulan 25 poin.

Wolff menilai Antonelli memiliki kematangan mental yang jarang dimiliki pembalap seusianya. Menurut dia, ketenangan dalam menghadapi tekanan menjadi salah satu faktor utama yang membuat performa Antonelli terus berkembang sepanjang musim.

"Dia dilahirkan untuk melakukan ini. Dia sangat reflektif dan tetap tenang ketika situasi tidak berjalan sesuai rencana. Tidak banyak kerumitan di sekitarnya," ujar Wolff.

Ia menambahkan, status Antonelli sebagai pembalap muda yang datang tanpa beban ekspektasi berlebihan turut membantu proses adaptasinya di Formula 1.

"Dia jelas memiliki momentum. Jauh lebih mudah ketika Anda datang sebagai underdog. Segalanya terasa lebih mudah dibandingkan menjadi pembalap yang sejak awal diharapkan selalu tampil menonjol," pungkas Wolff.

Editor : Lugas Rumpakaadi
GP Belgia toto wolff George Russell kimi antonelli f1