RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap McLaren, Lando Norris, menunjukkan performa impresif pada sesi kualifikasi Grand Prix Belgia di Sirkuit Spa-Francorchamps, Sabtu (18/7/2026) sore waktu setempat. Norris mencatatkan waktu 1 menit 44,801 detik yang mengantarkannya menempati posisi ketiga (P3).
Namun, hasil positif tersebut tidak bisa sepenuhnya dinikmati. Norris dipastikan harus memulai balapan utama dari posisi ke-13 setelah menerima penalti penurunan 10 posisi di grid.
Sanksi itu dijatuhkan karena McLaren mengganti komponen power electronics unit pada mobil Norris melebihi batas kuota yang diizinkan regulasi Formula 1. Pergantian dilakukan sebagai langkah menjaga keandalan mesin menghadapi sisa musim kompetisi.
Meski harus kehilangan posisi start yang menguntungkan, Norris tetap mengaku puas dengan penampilannya sepanjang sesi kualifikasi.
Dalam wawancara usai sesi kualifikasi di area lintasan Sirkuit Spa-Francorchamps pada Sabtu (18/7/2026) malam UTC, Norris mengaku lap terakhirnya menjadi salah satu yang terbaik sepanjang kariernya di sesi kualifikasi.
"Sangat bagus sebenarnya saya cukup terkejut bisa berada di P3. Lap yang saya lakukan tadi adalah lap yang benar-benar luar biasa. Itu mungkin salah satu lap terbaik yang pernah saya lakukan sepanjang sesi kualifikasi, jadi saya sangat senang hari ini," ujarnya seperti dikutip laman resmi F1.
Menghadapi balapan yang mengharuskannya memulai dari papan tengah, Norris memilih bersikap realistis. Ia menyadari perjuangan menembus barisan depan tidak akan mudah mengingat ketatnya persaingan di Sirkuit Spa-Francorchamps.
Dalam konferensi pers resmi di Media Centre Sirkuit Spa-Francorchamps pada Sabtu (18/7/2026) malam UTC, Norris mengatakan target paling realistis adalah mengamankan hasil maksimal dari posisi start yang kurang ideal.
"Saya tidak berekspektasi memiliki peluang luar biasa untuk langsung berada di barisan atas besok, tetapi saya rasa jika kami bisa finis di enam besar mungkin itu akan luar biasa. Jika hanya finis di delapan besar, maka saya rasa itulah yang memang harus kami harapkan," tegasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi