RADAR BANYUWANGI – Kontingen Jawa Timur semakin dekat dengan gelar juara umum Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Balap Sepeda 2026. Setelah mendominasi nomor Road Bike di Pangandaran, Jawa Barat, dan menjadi juara umum BMX di Sirkuit Muncar, Banyuwangi, skuad Jatim kembali menunjukkan dominasinya pada divisi Mountain Bike (MTB) di Bukit Sentul, Bogor.
Pada dua hari pertama perlombaan MTB, delapan medali emas diperebutkan. Hasilnya, atlet-atlet Jawa Timur sukses mengamankan enam medali emas, mempertegas status sebagai kekuatan utama balap sepeda nasional.
Dua medali emas lainnya menjadi milik kontingen Bali dan Sumatera Selatan. Menariknya, kedua atlet peraih emas tersebut merupakan atlet yang selama ini menjalani program latihan di Bolosewu, Lumajang, salah satu pusat pembinaan balap sepeda yang dikenal melahirkan atlet-atlet berprestasi.
Dominasi tersebut menjadi modal penting bagi Jawa Timur untuk mempertahankan posisi teratas dalam klasemen keseluruhan Kejurnas Balap Sepeda 2026. Sebelumnya, kontingen Merah Putih asal Jatim telah mengunci gelar juara umum pada nomor Road Bike di Pangandaran dan BMX yang digelar di Banyuwangi.
Perburuan medali belum berakhir. Hari ini, persaingan berlanjut pada nomor Cross Country (XC) dan Downhill (DH). Jawa Timur kembali menurunkan sejumlah atlet andalannya, termasuk Fanani yang diharapkan mampu menambah pundi-pundi emas bagi kontingen.
Pelaksanaan dua nomor tersebut berlangsung di lokasi berbeda. Nomor XC digelar di kawasan Bukit Sentul, sedangkan Downhill berlangsung di Sirkuit Gunung Pancar, Kabupaten Bogor. Kondisi ini membuat tim ofisial harus membagi personel agar seluruh atlet tetap mendapatkan pendampingan maksimal selama bertanding.
Strategi pembagian tim pendamping menjadi bagian penting untuk memastikan kebutuhan teknis para atlet tetap terpenuhi di masing-masing arena pertandingan. Dengan dukungan penuh ofisial dan performa atlet yang terus konsisten, Jawa Timur optimistis mampu mempertahankan tren positif hingga seluruh nomor selesai dipertandingkan.
Jika kembali menambah koleksi emas pada nomor XC dan Downhill, peluang Jawa Timur mempertahankan predikat juara umum Kejurnas Balap Sepeda 2026 akan semakin terbuka lebar. Dominasi yang ditunjukkan sejak Road Bike, BMX, hingga MTB menjadi bukti keberhasilan pembinaan atlet balap sepeda di provinsi tersebut sekaligus mempertegas posisinya sebagai salah satu lumbung prestasi olahraga sepeda nasional. (*)
Editor : Ali Sodiqin