RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap Haas, Esteban Ocon, mengaku tidak menyangka perjalanan kariernya di Formula 1 (F1) telah memasuki usia satu dekade. Tepat pada Grand Prix (GP) Belgia akhir pekan ini, pembalap asal Prancis tersebut akan memperingati 10 tahun sejak melakoni debutnya di ajang balap paling bergengsi itu.
Ocon pertama kali turun di F1 bersama Manor Racing pada paruh kedua musim 2016. Setelah itu, kariernya terus berkembang dengan membela Force India, Alpine, hingga kini bergabung bersama Haas.
Selama berkiprah di F1, Ocon mencatatkan sejumlah pencapaian penting. Salah satunya adalah kemenangan sensasional pada GP Hungaria 2021. Selain itu, ia juga pernah meraih podium di GP Sakhir, Monako, dan Sao Paulo.
Menjelang kembali balapan di Sirkuit Spa-Francorchamps, tempat ia menjalani debut F1, Ocon mengaku waktu berjalan begitu cepat.
"Rasanya gila memikirkan sudah 10 tahun. Waktu berlalu sangat cepat. Saya bahkan tidak merasa sudah berada di Formula 1 selama 10 tahun, rasanya baru beberapa tahun saja," ujar Ocon, dikutip laman resmi F1.
Ia masih mengingat suasana debutnya yang penuh tantangan. Saat itu, ia harus beradaptasi dengan atmosfer F1 sekaligus bersaing dengan para pembalap yang sebelumnya hanya ia saksikan melalui layar televisi.
"Ketika itu saya balapan melawan Fernando Alonso, Jenson Button, Kimi Raikkonen, dan pembalap-pembalap hebat lainnya. Itu pengalaman yang sangat spesial. Saya rasa saya melakukan pekerjaan dengan baik karena hingga sekarang masih berada di Formula 1," katanya.
Meski telah jauh lebih matang sebagai pembalap, Ocon menegaskan motivasinya tidak pernah berubah. Ia tetap berambisi membawa mobil yang dikendarainya tampil semaksimal mungkin di setiap balapan.
"Saya memang sudah menjadi pembalap yang berbeda dibandingkan 10 tahun lalu. Namun motivasi saya tetap sama, yaitu membawa mobil ini melaju sejauh dan setinggi mungkin. Semangat saya di balik kemudi tetap sama besarnya," ungkapnya.
Di sisi lain, Haas tengah menghadapi periode yang tidak mudah. Setelah mengawali musim dengan cukup menjanjikan melalui raihan poin Oliver Bearman di Australia dan Jepang, performa tim asal Amerika Serikat itu mulai tertinggal dari para pesaing di papan tengah seperti Racing Bulls dan Alpine.
Haas bahkan belum mampu kembali menembus posisi 10 besar sejak seri keenam musim ini di GP Monako.
Meski demikian, Ocon tetap yakin timnya dapat segera bangkit. Haas telah menyiapkan sejumlah pembaruan pada mobil yang mulai digunakan di Grand Prix Belgia sebagai upaya meningkatkan daya saing.
"Beberapa balapan terakhir memang cukup sulit bagi tim. Saat ini kami sedang mengejar peningkatan performa. Akhir pekan ini ada beberapa komponen baru yang akan kami gunakan dan kami berharap itu bisa memberikan peningkatan," jelasnya.
Menurut Ocon, Haas sebenarnya sudah mampu memaksimalkan potensi mobil saat tampil di Silverstone. Namun, performa tersebut masih belum cukup untuk mengimbangi kecepatan tim-tim papan tengah lainnya.
"Saya berhasil naik hingga posisi ke-11 setelah start dari barisan belakang, tetapi kami tidak mampu mempertahankan kecepatan dibandingkan mobil-mobil lain di kelompok tengah. Itulah yang harus kami benahi," ujarnya.
Ocon menegaskan seluruh anggota tim kini fokus mengembangkan mobil agar mampu kembali bersaing pada sisa musim. Ia pun menaruh kepercayaan penuh kepada Haas untuk keluar dari masa sulit dan kembali tampil kompetitif.
"Kami semua bekerja keras. Saya percaya tim ini tidak akan bertahan lama dalam posisi seperti sekarang dan kami akan terus mengalami peningkatan," pungkasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi