RADARBANYUWANGI.ID - Kritik terhadap sisi komersial Formula 1 (F1) kembali mencuat menjelang Grand Prix Inggris 2026. Juara dunia bertahan Oracle Red Bull Racing, Max Verstappen, secara terbuka melontarkan keberatan terhadap parade pembalap menggunakan gokart mini berbentuk balok LEGO di Sirkuit Silverstone. Menurutnya, aktivitas promosi tersebut justru mengurangi citra profesional ajang balap paling bergengsi di dunia.
Mengacu pada laporan Yahoo Sports, Verstappen menyampaikan kritiknya di area paddock Silverstone, Inggris, Jumat (3/7/2026), sebelum rangkaian balapan dimulai. Ia menilai konsep parade yang mewajibkan seluruh pembalap mengendarai gokart mini replika LEGO lebih menyerupai hiburan anak-anak dibandingkan representasi olahraga balap kelas dunia.
Baginya, Formula 1 seharusnya tetap mempertahankan wibawa sebagai kompetisi motorsport tertinggi, meskipun penyelenggara terus berupaya menghadirkan berbagai inovasi hiburan untuk menarik penonton baru.
Verstappen tidak menutupi rasa kecewanya terhadap agenda promosi tersebut. Pembalap asal Belanda itu menilai kegiatan tersebut membuat para pembalap kehilangan kesan profesional.
"Karena pada akhirnya, kami ini adalah pembalap Formula 1. Menurut saya, kami tidak seharusnya terlihat seperti anak-anak dan badut (kids and clowns) yang saling tabrak satu sama lain," tegas Verstappen.
Ia mengaku lebih menyukai format parade tradisional yang selama bertahun-tahun menjadi bagian dari rangkaian Grand Prix.
"Saya lebih memilih berdiri di atas truk, bersama-sama dengan pembalap lainnya. Menurut saya itu lebih menyenangkan, dan menurut saya itu juga terlihat lebih profesional," ujarnya.
Menurut Verstappen, parade klasik memberikan kesempatan bagi pembalap untuk menyapa penonton tanpa mengurangi citra Formula 1 sebagai olahraga yang mengedepankan teknologi, prestasi, dan profesionalisme.
Keberatan terhadap parade LEGO disebut tidak hanya datang dari Verstappen. Sejumlah pembalap lain dikabarkan memiliki pandangan serupa, termasuk Lewis Hamilton.
Hamilton menyoroti aspek keselamatan setelah pada uji coba parade serupa di Miami tahun lalu sempat terjadi insiden saling bertabrakan antargokart. Insiden tersebut memunculkan kekhawatiran bahwa aktivitas promosi di luar lintasan tetap memiliki risiko yang tidak perlu bagi para pembalap.
Meski menjadi salah satu pengkritik paling vokal, Verstappen memastikan dirinya tetap mengikuti parade tersebut. Ia menegaskan keputusan itu diambil sebagai bentuk penghormatan kepada para penggemar yang hadir langsung di Sirkuit Silverstone.
Editor : Lugas Rumpakaadi