Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

George Russell Raih Podium F1 GP Inggris, tetapi Pengakuannya Justru Mengejutkan

Khanza Tania Amelia Setiawan • Senin, 6 Juli 2026 | 15:28 WIB
George Russell finis kedua pada F1 GP Inggris di Silverstone. (Instagram/georgerussell63)
George Russell finis kedua pada F1 GP Inggris di Silverstone. (Instagram/georgerussell63)

RADARBANYUWANGI.ID - George Russell sukses mengamankan podium kedua (P2) pada balapan Formula 1 (F1) GP Inggris 2026 di Sirkuit Silverstone. Namun, alih-alih larut dalam euforia setelah naik podium di depan pendukungnya sendiri, pembalap Mercedes tersebut justru melontarkan evaluasi keras terhadap penampilannya. Russell bahkan mengaku performanya saat ini belum cukup untuk membawanya bersaing dalam perebutan gelar juara dunia F1.

Hasil di Silverstone memang menjadi modal penting bagi Russell dalam menjaga peluang di klasemen sementara. Ia berhasil memangkas selisih poin dengan pemuncak klasemen, Kimi Antonelli, menjadi 25 poin. Meski demikian, pembalap asal Inggris itu menegaskan dirinya tidak ingin puas hanya karena memperoleh hasil yang menguntungkan.

Berdasarkan laporan resmi Formula1.com, jalannya balapan di Silverstone berlangsung penuh dinamika sejak awal.

Kimi Antonelli yang memulai balapan dari pole position langsung mendapat tekanan dari Charles Leclerc di barisan terdepan. Sementara itu, Russell justru harus menghadapi masalah yang tidak diharapkan.

Mercedes mendapati adanya kebocoran halus pada ban mobil Russell. Kondisi tersebut memaksanya masuk pit lebih cepat dari strategi semula. Akibat pit stop yang tidak direncanakan itu, Russell sempat tercecer hingga posisi ketujuh.

Situasi tersebut membuat peluangnya meraih podium sempat terlihat semakin berat. Namun, Russell tetap mampu menjaga ritme balapan dan terus memperbaiki posisinya seiring berjalannya lomba.

Memasuki pertengahan hingga akhir balapan, sejumlah insiden mulai mengubah peta persaingan.

Antonelli mengalami kendala teknis yang menghambat lajunya, sementara Max Verstappen juga gagal memaksimalkan peluang akibat insiden yang terjadi di lintasan.

Momentum terbesar datang menjelang finis ketika Lewis Hamilton memilih melakukan pit stop saat balapan berada dalam periode Safety Car. Keputusan strategi tersebut membuka jalan bagi Russell untuk naik ke posisi kedua.

Russell akhirnya mempertahankan posisinya hingga bendera finis dikibarkan dan memastikan podium kedua di hadapan publik Inggris.

Hasil tersebut menjadi tambahan poin penting dalam persaingan klasemen pembalap. Selisihnya dengan Antonelli kini tinggal 25 poin sehingga peluang Russell dalam perebutan gelar dunia tetap terbuka.

Meski membawa pulang trofi, Russell mengaku tidak puas dengan performanya sepanjang akhir pekan di Silverstone.

Dalam sesi wawancara seusai balapan pada 5 Juli 2026, ia secara terbuka mengkritik penampilannya sendiri.

"Jika saya boleh jujur secara brutal, saya tidak akan bisa bersaing memperebutkan gelar juara dunia jika performa seperti ini terus berlanjut," ujar Russell.

Pernyataan tersebut mencerminkan standar tinggi yang diterapkan Russell terhadap dirinya sendiri. Baginya, hasil akhir tidak selalu mencerminkan kualitas performa selama balapan.

Russell menilai seorang calon juara dunia harus mampu meraih podium melalui kecepatan murni dan performa konsisten, bukan semata-mata karena situasi balapan yang berubah akibat insiden atau strategi lawan.

Russell bahkan membandingkan hasil di Silverstone dengan penampilannya pada GP Kanada beberapa waktu lalu.

Saat itu, ia gagal meraih kemenangan setelah mobilnya mengalami kerusakan ketika sedang memimpin balapan. Meski pulang tanpa hasil maksimal, Russell justru merasa penampilannya di Kanada jauh lebih memuaskan dibandingkan finis kedua di GP Inggris.

"Saya tidak pulang dari akhir pekan ini dengan rasa puas. Saya akan menerima hasil ini, tetapi saya justru merasa lebih puas saat meninggalkan Kanada ketika mobil saya mogok saat sedang memimpin balapan, ketimbang hari ini saat berdiri di podium kedua (P2). Itu karena saya merasa mungkin layak menang di Kanada, sedangkan hari ini saya tidak layak berdiri di posisi saya sekarang," tegasnya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#gp inggris #George Russell #f1