Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Siapa Khanza Putri Yansi? Opposite 15 Tahun yang Digadang Jadi Megawati Baru, Bersinar di AVC U-18 2026

Ali Sodiqin • Senin, 6 Juli 2026 | 13:23 WIB
Profil Khanza Putri Yansi, Bintang Muda Voli Indonesia yang Mencuri Perhatian Asia. (Instagram @petrovoli_)
Profil Khanza Putri Yansi, Bintang Muda Voli Indonesia yang Mencuri Perhatian Asia. (Instagram @petrovoli_)

RADARBANYUWANGI – Di tengah kebangkitan Timnas Voli Putri Indonesia U-18 di panggung Asia, satu nama mencuri perhatian publik. Khanza Putri Yansi Ganestri, opposite berusia 15 tahun asal Tulungagung, Jawa Timur, tampil luar biasa pada AVC Girls' U-18 Volleyball Championship 2026 di Thailand.

Bukan sekadar menjadi bagian dari skuad Garuda Muda, Khanza menjelma sebagai mesin poin Indonesia. Ketajamannya dalam menyerang membuat lawan kesulitan membendung setiap bola yang diarahkan kepadanya. Penampilan itu membuat banyak pencinta voli mulai meliriknya sebagai salah satu calon bintang masa depan Indonesia.

Sorotan terbesar datang ketika Indonesia menghadapi Iran. Pada pertandingan tersebut, Khanza tampil sebagai top scorer tim dengan koleksi 18 poin, terdiri atas 16 poin serangan (attack), satu block, dan satu ace. Kontribusi itu menjadi salah satu kunci kemenangan Indonesia sekaligus memperbesar peluang Garuda Muda melangkah lebih jauh di turnamen bergengsi level Asia tersebut.

Di balik usianya yang masih sangat muda, Khanza telah menunjukkan kematangan bermain. Ia tidak hanya piawai menyelesaikan serangan, tetapi juga mampu membaca blok lawan dan memanfaatkan berbagai variasi umpan dari setter. Kemampuan inilah yang membuatnya dipercaya menjadi tumpuan serangan Timnas Indonesia U-18.

Berawal dari Tulungagung, Ditempa Akademi Petrokimia

Khanza Putri Yansi Ganestri lahir di Tulungagung, Jawa Timur, pada 4 September 2010. Dengan tinggi badan sekitar 180 sentimeter, ia memiliki postur ideal sebagai seorang opposite hitter.

Bakatnya mulai berkembang ketika bergabung dengan akademi Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada 2023. Di sana, Khanza ditempa bersama sederet pemain muda potensial sebelum akhirnya menembus tim senior.

Meski baru bergabung, adaptasinya berlangsung sangat cepat. Ia langsung menjadi bagian dari skuad yang sukses menjuarai Livoli Divisi Utama 2023.

Kesuksesan itu berlanjut pada musim berikutnya. Bersama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia, Khanza kembali mengangkat trofi Livoli Divisi Utama 2024, menjadikannya peraih dua gelar juara beruntun sejak awal karier profesionalnya.

Langganan Prestasi Meski Masih Remaja

Tidak hanya bersinar di level klub, Khanza juga menunjukkan kualitasnya di berbagai kejuaraan nasional.

Pada Kejuaraan Nasional Voli U-16 2025, ia memperkuat Jawa Timur hingga menembus partai final. Meski harus puas sebagai runner-up, penampilannya diganjar penghargaan Best Opposite Hitter, bukti bahwa ia menjadi salah satu opposite terbaik di kelompok usianya.

Sebelumnya, Khanza juga menerima penghargaan Player of the Day pada Livoli Divisi Utama 2024 berkat kontribusi besarnya bersama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia.

Prestasi demi prestasi tersebut menjadi alasan kuat tim pelatih memberikan kepercayaan kepadanya untuk membela Timnas Voli Putri Indonesia U-18 pada AVC Girls' U-18 Volleyball Championship 2026.

Digadang Menjadi Penerus Megawati Hangestri

Banyak pengamat menilai Khanza memiliki modal untuk berkembang menjadi opposite kelas dunia. Selain memiliki postur ideal, ia juga menunjukkan keberanian mengambil tanggung jawab saat tim membutuhkan poin.

Kemampuan menyerang dari berbagai sudut lapangan membuat sebagian pencinta voli mulai menyandingkan namanya dengan Megawati Hangestri Pertiwi, opposite andalan Indonesia yang telah berkiprah di level internasional.

Meski perjalanan Khanza masih panjang, performanya di usia 15 tahun menjadi sinyal positif bagi masa depan voli putri Indonesia. Jika terus berkembang dan mendapatkan jam terbang yang cukup, bukan tidak mungkin ia akan menjadi tulang punggung Timnas senior dalam beberapa tahun mendatang.

Profil Khanza Putri Yansi Ganestri

Rekam Jejak Prestasi

Prestasi individu

Prestasi klub

Masih berusia 15 tahun, Khanza Putri Yansi Ganestri telah mengoleksi pengalaman yang biasanya baru diraih pemain yang lebih senior. Penampilan impresifnya di AVC Girls' U-18 Volleyball Championship 2026 menjadi bukti bahwa Indonesia kembali memiliki talenta muda yang layak dinantikan kiprahnya di level Asia hingga dunia. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#Khanza Putri Yansi #Profil Khanza #Timnas Voli U18 #AVC U18 #voli indonesia