Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Charles Leclerc Pecah Telur di F1 GP Inggris 2026, Safety Car Ubah Perebutan Podium Ferrari dan Mercedes

Khanza Tania Amelia Setiawan • Senin, 6 Juli 2026 | 11:32 WIB
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc memenangkan balapan utama F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026). (Scuderia Ferrari)
Pembalap Ferrari, Charles Leclerc memenangkan balapan utama F1 GP Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026). (Scuderia Ferrari)

RADARBANYUWANGI.ID - Charles Leclerc akhirnya memecah kebuntuan kemenangan pada musim Formula 1 (F1) 2026 dengan cara yang mengesankan. Pembalap Scuderia Ferrari itu menjuarai Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Minggu (5/7/2026) malam, setelah mengendalikan jalannya balapan yang berlangsung penuh drama, diwarnai insiden, Safety Car, hingga perubahan posisi podium pada lap-lap akhir.

Kemenangan tersebut menjadi yang pertama bagi Leclerc sepanjang musim 2026. Hasil ini sekaligus menjadi sinyal kebangkitan Ferrari setelah dalam beberapa seri sebelumnya belum mampu tampil konsisten di papan depan.

Balapan sepanjang 52 lap langsung berlangsung sengit sejak lampu start padam. Leclerc tampil agresif dan segera mengambil alih posisi terdepan. Meski sempat kehilangan pimpinan lomba saat memasuki siklus pit stop, pembalap asal Monako itu mampu merebut kembali posisi pertama dan mempertahankannya hingga melewati garis finis.

Performa Ferrari di Silverstone menjadi salah satu kejutan terbesar akhir pekan ini. Sebelum balapan dimulai, tim asal Italia tersebut tidak banyak dijagokan mampu mengimbangi kecepatan para pesaingnya.

"Saya sangat bangga dengan kerja keras tim untuk kembali ke podium tertinggi. Datang ke Silverstone, kami tidak menduga akan sekompetitif ini. Kami jauh lebih cepat dan lebih dekat dengan pesaing daripada yang kami bayangkan," ujar Leclerc usai balapan.

Drama semakin memuncak menjelang akhir lomba. Kimi Antonelli yang sempat memberikan tekanan kepada Leclerc harus mengakhiri persaingannya setelah mengalami kerusakan mendadak pada pelindung roda (wheel shield).

Pada saat hampir bersamaan, Max Verstappen kehilangan kendali mobilnya hingga melintir ke area kerikil. Insiden tersebut memaksa Safety Car masuk ke lintasan dan mengubah jalannya perebutan podium.

George Russell yang sebelumnya sempat tercecer ke posisi keenam akibat mengalami slow puncture justru memperoleh keuntungan besar. Strategi Ferrari yang memanggil Lewis Hamilton untuk melakukan pit stop saat Safety Car berada di lintasan membuat Russell berhasil naik ke posisi kedua, sementara Hamilton harus puas turun ke posisi ketiga.

Karena balapan berakhir di bawah pengawalan Safety Car, susunan tiga besar tidak lagi berubah. Leclerc mengamankan kemenangan, Russell finis kedua, dan Hamilton melengkapi podium.

Naik podium di Silverstone memberikan makna tersendiri bagi Russell yang tampil di depan pendukung sendiri. Ia mengakui keberuntungan turut berperan dalam hasil akhir balapan.

"Selalu istimewa bisa berdiri di podium Silverstone di depan para penggemar tuan rumah. Balapan hari ini penuh dengan emosi. Kadang kami tidak beruntung, tapi pada akhirnya kami sedikit beruntung karena Safety Car menguntungkan kami," kata Russell.

Di sisi lain, akhir pekan yang kurang menyenangkan dialami McLaren. Lando Norris gagal mengulang performa impresifnya saat Sprint dan lebih banyak berkutat di papan tengah sepanjang balapan.

Rekan setimnya, Oscar Piastri, mengalami nasib lebih buruk. Pembalap asal Australia itu harus finis di barisan belakang setelah sayap depan mobilnya rusak akibat kontak dengan pembalap lain pada lap pertama.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#gp inggris #charles leclerc #mercedes #ferrari #f1