Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Efek Domino GOR Sorga Banyuwangi, Voli Ramai, UMKM Hidup, PADes Mengalir

Salis Ali Muhyidin • Senin, 6 Juli 2026 | 13:30 WIB
Area lapangan voli dilihat dari tribun atas GOR Sarana Olahraga (Sorga), Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)
Area lapangan voli dilihat dari tribun atas GOR Sarana Olahraga (Sorga), Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore. (Salis Ali/Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Kehadiran Sarana Olahraga (Sorga) di Desa Tulungrejo, Kecamatan Glenmore, Banyuwangi, tak hanya menghadirkan fasilitas olahraga baru. Gedung olahraga (GOR) berkapasitas 2.500 penonton yang baru diresmikan itu langsung menjadi penggerak ekonomi desa setelah dipadati penonton setiap malam melalui gelaran turnamen bola voli.

Bangunan megah yang berdiri di kawasan kaki Gunung Raung tersebut kini menjadi pusat aktivitas masyarakat. Lapangan dipenuhi atlet, tribun sesak oleh penonton, sementara pedagang kecil hingga pengelola parkir menikmati lonjakan pendapatan sejak GOR mulai beroperasi.

Momentum kebangkitan ekonomi itu bermula setelah Pemerintah Desa (Pemdes) Tulungrejo meresmikan GOR Sorga pada Sabtu (18/4). Tak menunggu lama, pemerintah desa langsung menggelar turnamen bola voli sebagai agenda pembuka agar fasilitas tersebut segera dimanfaatkan masyarakat.

Strategi tersebut terbukti berhasil. Antusiasme warga Tulungrejo maupun pencinta bola voli dari berbagai wilayah di Kecamatan Glenmore bahkan luar kecamatan terus mengalir setiap malam.

Puluhan hingga ratusan penonton memadati tribun untuk menyaksikan pertandingan yang berlangsung sengit. Keramaian itu membawa berkah bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang berjualan di sekitar lokasi.

Pedagang makanan, minuman, hingga masyarakat yang membuka jasa parkir swadaya mengaku merasakan peningkatan omzet dibanding hari-hari biasa.

GOR Dibangun Bukan Sekadar Ikon Desa

Sekretaris Desa Tulungrejo, Ilham Amirul, mengatakan sejak awal pembangunan GOR Sorga memang dirancang tidak hanya sebagai fasilitas olahraga, tetapi juga sebagai penggerak ekonomi masyarakat.

Menurutnya, pemerintah desa ingin memastikan keberadaan gedung tersebut memberikan manfaat nyata bagi warga sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi desa.

"Kami bersyukur, baru saja diresmikan, dampaknya langsung dirasakan oleh warga kami. GOR ini milik warga, dan hasilnya harus kembali untuk memutar roda ekonomi warga Tulungrejo," ujarnya.

Ilham mengaku bangga melihat tingginya antusiasme masyarakat sejak hari pertama turnamen digelar. Ramainya pengunjung menunjukkan kebutuhan masyarakat terhadap fasilitas olahraga yang representatif sekaligus ruang berkumpul yang nyaman.

Pendapatan Masuk PADes

Tak hanya menggerakkan ekonomi pelaku UMKM, pengelolaan GOR Sorga juga diproyeksikan menjadi salah satu sumber Pendapatan Asli Desa (PADes).

Dana yang diperoleh dari pemanfaatan gedung nantinya akan dikembalikan untuk mendukung pembangunan berbagai fasilitas publik lainnya di Desa Tulungrejo.

"Pendapatan dari pengelolaan gedung ini nantinya akan masuk sebagai Pendapatan Asli Desa (PADes) yang tentu akan kami gulirkan lagi untuk membiayai pembangunan fasilitas publik lainnya di Tulungrejo," jelas Ilham.

Disiapkan Jadi Gedung Multifungsi

Ke depan, GOR Sorga tidak hanya difungsikan sebagai arena pertandingan bola voli. Pemerintah desa juga menyiapkannya menjadi gedung multifungsi yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai cabang olahraga maupun kegiatan masyarakat.

Selain voli, fasilitas tersebut dirancang mampu mengakomodasi pertandingan bulu tangkis, futsal, hingga berbagai agenda sosial dan kemasyarakatan.

Lebih jauh, keberadaan GOR diharapkan menjadi ruang pembinaan atlet-atlet muda dari Kecamatan Glenmore dan sekitarnya.

"Selain itu, dengan adanya fasilitas yang representatif ini, kami ingin memfasilitasi anak-anak muda Glenmore agar bisa menyalurkan bakatnya di jalur yang positif. Kami optimistis, dari GOR Sorga ini kelak akan lahir bibit-bibit atlet berprestasi yang membawa nama harum daerah," pungkasnya.

Keberhasilan GOR Sorga menghidupkan aktivitas olahraga sekaligus menggairahkan ekonomi desa menjadi bukti bahwa pembangunan infrastruktur di tingkat desa dapat memberikan dampak berlapis. Tak hanya mencetak ruang publik yang produktif, tetapi juga membuka peluang usaha baru, meningkatkan pendapatan masyarakat, hingga memperkuat kemandirian desa melalui peningkatan PADes. (sas/sgt)

Editor : Ali Sodiqin
#GOR Sorga #Desa Tulungrejo #PADes #glenmore #UMKM Banyuwangi