Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

George Russell Kebingungan, Mercedes Belum Temukan Penyebab Mobil F1 Kehilangan Kecepatan di Silverstone

Lugas Rumpakaadi • Minggu, 5 Juli 2026 | 18:03 WIB
Pembalap Mercedes, George Russell. (Mercedes-AMG F1)
Pembalap Mercedes, George Russell. (Mercedes-AMG F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Harapan George Russell tampil maksimal di hadapan publik sendiri pada Grand Prix Inggris mendapat ujian berat. Pembalap Mercedes itu mengaku kebingungan setelah mobilnya kehilangan kecepatan di lintasan lurus saat sesi kualifikasi di Sirkuit Silverstone. Hingga kini, tim Mercedes masih belum mengetahui penyebab pasti masalah tersebut.

Akibat kendala itu, Russell harus puas mengamankan posisi start keempat untuk balapan GP Inggris. Hasil tersebut membuat peluangnya meraih podium di depan pendukung sendiri menjadi tantangan besar, terlebih rekan setimnya, Kimi Antonelli, justru tampil impresif dengan merebut pole position kelima musim ini.

Russell mengungkapkan bahwa analisis awal tim menunjukkan mobilnya mengalami defisit kecepatan di lintasan lurus dibandingkan seluruh mobil lain yang juga menggunakan mesin Mercedes. Kondisi tersebut membuatnya kehilangan waktu berharga pada setiap putaran.

Perjuangan Russell sebenarnya sudah dimulai sejak sesi Q1. Pembalap asal Inggris itu sempat melakukan lock-up di tikungan Luffield sehingga mobilnya meluncur ke area gravel. Bagian sayap depan bahkan sempat menyentuh pembatas lintasan.

Beruntung, Russell tetap mampu mengendalikan mobil dan kembali ke pit tanpa mengalami kerusakan besar. Ia kemudian berhasil mencatat waktu yang cukup untuk lolos ke sesi berikutnya.

Meski mampu bangkit dari insiden tersebut, Russell tetap tidak mampu menandingi kecepatan Kimi Antonelli maupun para rival lainnya pada sesi penentuan pole position.

Usai kualifikasi, Russell mengaku sempat yakin Mercedes telah menemukan solusi sebelum mobil turun ke lintasan. Namun, hasil evaluasi terbaru justru menunjukkan dugaan awal tersebut keliru.

Data speed trap memperlihatkan mobil Russell kehilangan kecepatan sekitar 6 km/jam di sektor terakhir dan sekitar 3 km/jam di sektor tengah. Yang membuat situasi semakin membingungkan, kekurangan itu hanya dialami mobil Russell, sementara mobil-mobil lain bermesin Mercedes mampu mencatatkan kecepatan lebih baik.

"Kami benar-benar belum mengetahui apa yang sedang terjadi. Tim sedang bekerja keras untuk memahaminya. Situasi ini tentu cukup membuat frustrasi," ujar Russell, dikutip F1.

Menurutnya, kehilangan beberapa kilometer per jam di lintasan lurus sudah cukup untuk menghilangkan sepersekian detik dalam satu putaran, yang akhirnya berdampak besar terhadap posisi start.

Russell mengakui persoalan tersebut membuatnya khawatir menghadapi balapan utama. Apalagi hingga menjelang GP Inggris dimulai, Mercedes masih belum menemukan akar persoalan maupun solusi yang tepat.

"Kondisi ini membuat saya khawatir menghadapi balapan besok karena kami belum mengetahui sumber masalahnya atau bagaimana cara mengatasinya," kata Russell.

Meski demikian, pembalap berusia 27 tahun itu tetap optimistis tim Mercedes akan bekerja maksimal sepanjang malam untuk mencari penyebab hilangnya performa mobilnya.

Balapan di Silverstone memiliki arti khusus bagi Russell karena merupakan seri kandangnya. Namun, hingga kini ia belum pernah meraih hasil lebih baik dari posisi kelima di Grand Prix Inggris. Karena itu, kesempatan tampil di depan publik sendiri menjadi motivasi tambahan untuk memutus catatan tersebut.

Deputy Team Principal Mercedes, Bradley Lord, menilai Russell sebenarnya menunjukkan performa yang cukup baik sepanjang akhir pekan meski sempat mengalami insiden pada awal kualifikasi.

Menurut Lord, keputusan Russell melepaskan pedal rem saat mobil meluncur ke gravel merupakan langkah tepat karena membuat mobil tidak terjebak dan masih bisa kembali ke pit.

Ia juga menjelaskan bahwa putaran pertama Russell di Q3 berlangsung cukup kompetitif. Namun, pada percobaan terakhir performa ban dinilai belum mencapai temperatur ideal setelah mobil cukup lama menunggu di pit lane.

Meski demikian, Mercedes tetap melihat peluang meraih hasil positif pada balapan. Berdasarkan data Sprint Race, degradasi ban mobil Mercedes dinilai cukup kompetitif sehingga masih membuka peluang bagi George Russell untuk merangsek ke barisan depan.

Memulai balapan dari posisi keempat memang bukan skenario ideal bagi Russell. Namun, posisi di baris kedua masih memberinya kesempatan untuk bersaing memperebutkan podium apabila Mercedes berhasil menemukan solusi atas masalah kecepatan di lintasan lurus.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#gp inggris #mercedes #George Russell #silverstone #f1