RADARBANYUWANGI.ID - Kimi Antonelli mencatat tonggak sejarah penting dalam kariernya di Formula 1 (F1). Pembalap muda Mercedes tersebut sukses meraih kemenangan Sprint pertamanya setelah menaklukkan Lewis Hamilton pada Sprint Race Grand Prix Inggris di Sirkuit Silverstone, Sabtu (4/7/2026). Hasil ini sekaligus menjadi sinyal bahwa persaingan papan atas musim ini semakin ketat menjelang balapan utama.
Sprint Race sepanjang 100 kilometer itu menghadirkan duel menarik sejak lampu start padam. Hamilton yang memulai balapan dari pole position langsung mempertahankan posisi terdepan. Pembalap Ferrari tersebut bahkan menutup ruang Antonelli di tikungan pertama untuk memastikan dirinya tetap memimpin rombongan.
Meski gagal merebut posisi sejak awal, Antonelli tidak membiarkan Hamilton melaju nyaman. Ia terus menjaga jarak di belakang mobil Ferrari sambil menekan sang juara dunia sepanjang lap-lap awal. Tekanan itu akhirnya membuahkan hasil ketika balapan memasuki lap kedelapan.
Momentum penentu kemenangan hadir pada lap kedelapan. Antonelli berhasil menemukan celah untuk menyalip Hamilton dan mengambil alih posisi terdepan. Setelah berada di depan, pembalap Mercedes tersebut langsung meningkatkan ritme balapan sehingga mampu membuka jarak dengan rivalnya.
Hamilton berusaha memangkas selisih waktu, tetapi Antonelli tampil konsisten hingga tidak memberikan kesempatan bagi lawannya untuk kembali menyerang. Saat bendera finis dikibarkan, Antonelli mengunci kemenangan dengan keunggulan 2,745 detik atas Hamilton.
Usai balapan, Antonelli mengaku duel melawan Hamilton menjadi salah satu momen paling menyenangkan sepanjang Sprint Race. Ia juga mengungkapkan bahwa kesempatan menyalip muncul ketika mendapat aktivasi Overtake Mode.
"Sepuluh lap pertama sangat menyenangkan bersama Lewis. Kami sama-sama menekan sejak awal. Ketika saya mendapatkan Overtake Mode, saya tahu kesempatan itu akan datang. Memasuki tikungan Stowe, saya menggunakan semua yang saya miliki untuk menyalip," ujar Antonelli usai balapan.
Meski meraih kemenangan, Antonelli menegaskan Mercedes tidak boleh cepat berpuas diri karena persaingan musim ini masih sangat ketat.
"Kami tidak boleh lengah. Lewis dan Ferrari melakukan pekerjaan yang luar biasa. Red Bull dan McLaren terus mendekat, sementara George juga sangat cepat. Kami harus terus meningkatkan standar dan terus berkembang," katanya.
Hamilton mengakui telah mengerahkan seluruh kemampuannya untuk mempertahankan posisi terdepan. Namun, keunggulan performa Mercedes membuat Antonelli akhirnya mampu melewati dirinya.
"Terima kasih banyak kepada semua penggemar yang hadir. Atmosfernya luar biasa. Sangat sulit menjaga Mercedes tetap di belakang, apalagi kondisi angin hari ini cukup kencang sehingga dia bisa datang dengan sangat cepat," kata Hamilton.
Pembalap Ferrari itu mengatakan dirinya sudah mengeluarkan seluruh kemampuan selama balapan.
"Saya mendorong semaksimal mungkin. Saya benar-benar memberikan segalanya," imbuhnya.
Hamilton juga mengungkapkan bahwa dirinya sudah memperkirakan Antonelli akan segera menyerang ketika pembalap Mercedes tersebut mengaktifkan Overtake Mode.
"Mercedes memang sangat cepat hingga Tikungan 6, jadi saya harus menggunakan boost di sana. Begitu Antonelli mendapatkan Overtake Mode, saya tidak bisa lagi menahannya. Saya tahu dia akan datang," ungkapnya.
Persaingan di belakang dua pembalap terdepan juga berlangsung tidak kalah menarik. Lando Norris membawa McLaren finis di posisi ketiga setelah berhasil mempertahankan tempatnya dari tekanan George Russell yang harus puas berada di urutan keempat.
Ferrari kembali mengamankan hasil positif melalui Charles Leclerc di posisi kelima. Sementara juara dunia Max Verstappen hanya mampu mengakhiri Sprint Race di posisi keenam.
Oscar Piastri membawa McLaren finis ketujuh, sedangkan Liam Lawson dari Racing Bulls melengkapi zona peraih poin dengan finis kedelapan.
Norris mengaku puas dengan hasil Sprint sekaligus optimistis menghadapi balapan utama.
"Sprint yang sangat bagus dan saya sangat senang. Kecepatan mobil juga baik, begitu pula lap pertama. Saya siap mengulanginya lagi besok," ujar Norris.
Meski demikian, pembalap asal Inggris itu menilai masih ada beberapa hal yang perlu diperbaiki.
"Masih ada beberapa hal yang tentu bisa kami lakukan lebih baik untuk nanti dan besok. George mengejar saya dengan sangat cepat pada akhir balapan," katanya.
Sementara itu, meski berhasil finis di posisi kedelapan, Lawson belum sepenuhnya aman. Steward masih akan menyelidiki dugaan pelanggaran karena bergerak saat pengereman ketika terlibat duel sengit melawan Isack Hadjar pada lap-lap akhir. Hadjar sendiri harus puas mengakhiri Sprint di posisi kesembilan.
Arvid Lindblad menempati posisi ke-10 pada akhir pekan kandang pertamanya sebagai pembalap F1 bersama Racing Bulls. Ia finis di depan duo Alpine, Pierre Gasly dan Franco Colapinto.
Dua pembalap Audi, Nico Hulkenberg dan Gabriel Bortoleto, finis di posisi ke-13 dan ke-14. Hulkenberg juga akan menjalani investigasi karena diduga keluar lintasan dan memperoleh keuntungan.
Dua pembalap Haas, Ollie Bearman dan Esteban Ocon, mengakhiri Sprint Race di posisi ke-15 dan ke-16. Carlos Sainz serta Alex Albon membawa Williams finis di belakang mereka.
Valtteri Bottas yang membela Cadillac menyelesaikan balapan di posisi ke-19, disusul Fernando Alonso dan Lance Stroll dari Aston Martin. Sergio Perez menutup klasemen Sprint di posisi ke-22 setelah menerima penalti waktu 10 detik akibat menyebabkan insiden tabrakan dengan Alonso.
Editor : Lugas Rumpakaadi