RADARBANYUWANGI.ID – Tak semua persahabatan mampu melintasi batas negara, jadwal kompetisi, hingga padatnya aktivitas atlet profesional. Namun itulah yang ditunjukkan setter tim nasional Korea Selatan Yeum Hye-seon. Ia rela menempuh perjalanan panjang dengan waktu kunjungan kurang dari 24 jam hanya untuk satu tujuan: bertemu kembali dengan Megawati Hangestri Pertiwi dan memberikan dukungan langsung pada Final Four Proliga di Surabaya, beberapa waktu lalu.
Pertemuan yang berlangsung pada awal April 2026 itu bukan sekadar reuni dua mantan rekan setim. Momen tersebut menjadi pertemuan pertama Megawati dan Hye-seon sejak keduanya berpisah setelah musim kompetisi bersama Red Sparks berakhir, sekaligus menjadi simbol eratnya ikatan persahabatan yang terjalin selama mereka berjuang di Liga Voli Korea Selatan.
Reuni Pertama Setelah Sejarah di Red Sparks
Nama Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon menjadi pasangan yang sangat dikenal penggemar voli Asia sepanjang musim V-League Korea Selatan 2024-2025.
Sebagai opposite hitter, Megawati menjadi mesin poin Red Sparks. Di balik ketajamannya berdiri sosok Yeum Hye-seon, setter senior yang berkali-kali menyuplai umpan akurat hingga melahirkan banyak kemenangan.
Kolaborasi keduanya membawa Red Sparks mencatat salah satu musim terbaik dalam beberapa tahun terakhir. Chemistry di dalam lapangan kemudian berkembang menjadi persahabatan yang hangat di luar pertandingan.
Namun, setelah kompetisi berakhir dan Megawati memutuskan kembali ke Indonesia untuk membela Pertamina Enduro di Proliga, keduanya belum pernah bertemu lagi.
Karena itulah, kedatangan Hye-seon ke Surabaya menjadi momen yang sangat dinantikan para penggemar.
Terbang Jauh Demi Mendukung Megawati
Hye-seon tiba di Surabaya pada Jumat malam dan langsung menjalani agenda yang padat.
Meski waktu kunjungannya sangat singkat, ia memastikan hadir di Jawa Pos Arena untuk menyaksikan langsung Megawati bertanding pada babak Final Four Proliga.
Kehadiran setter yang pernah membela Korea Selatan di Olimpiade Rio 2016 dan Tokyo 2020 itu langsung menyita perhatian ribuan penonton.
Sorak-sorai tidak hanya menggema ketika Megawati mencetak poin penting bagi Pertamina Enduro, tetapi juga ketika kamera stadion menyorot Hye-seon yang duduk di pinggir lapangan memberikan dukungan.
"Ya, tentu saja. Aku di sini khusus untuk mendukung Megawati," ujarnya.
Pertemuan yang Diatur Agar Tak Ganggu Persiapan Laga
Reuni keduanya berlangsung beberapa jam sebelum pertandingan.
Pertemuan itu sengaja diatur secara terbatas agar tidak mengganggu fokus Megawati yang tengah mempersiapkan laga penting bersama Pertamina Enduro.
Dalam suasana santai di hotel, keduanya saling melepas rindu setelah hampir setahun tak bertemu.
Hye-seon juga membawa berbagai oleh-oleh dari Korea Selatan, termasuk ginseng merah yang menjadi salah satu hadiah spesial untuk sahabatnya tersebut.
Kebersamaan mereka berlanjut dengan makan siang sebelum Hye-seon menghadiri acara jumpa penggemar.
Air Mata Pecah di Jumpa Fans
Momen paling emosional justru terjadi bukan di lapangan, melainkan saat acara "Cheers with Yeum Hye-seon" yang diikuti sekitar 50 penggemar di Surabaya.
Panitia menayangkan video ucapan dari para penggemar yang tidak bisa hadir secara langsung.
Tanpa diduga, Hye-seon langsung menangis sesenggukan.
Suasana seketika berubah haru karena banyak penggemar ikut larut dalam emosi.
Menurut penyelenggara, karakter Hye-seon memang dikenal sangat hangat dan mudah tersentuh.
Meski demikian, ia tetap menghibur para penggemar dengan kepribadiannya yang ceria sepanjang acara.
"Saya pikir orang Indonesia sangat atraktif dan juga sangat romantis. Jadi, saya sangat cinta dengan negara ini," katanya.
Menikmati Ramyeon Bersama di Tengah Kota Surabaya
Usai pertandingan Final Four, Megawati dan Hye-seon masih menyempatkan diri menikmati malam di pusat Kota Surabaya.
Karena memiliki pantangan makanan tertentu, Hye-seon memilih mampir ke sebuah Korean Mart di kawasan Jalan Tunjungan.
Di tempat itu mereka menikmati semangkuk ramyeon sambil berbincang panjang mengenai kehidupan, karier, dan rencana masing-masing setelah kompetisi.
Momen sederhana tersebut menjadi kebersamaan terakhir sebelum Hye-seon kembali ke Korea Selatan keesokan paginya.
Perpisahan yang Kembali Menguras Air Mata
Suasana emosional kembali terjadi saat keduanya harus berpisah di bandara.
Hye-seon beberapa kali membujuk Megawati agar kembali berkunjung ke Korea Selatan.
Canda tawa pun mewarnai detik-detik perpisahan.
Megawati bahkan sempat bergurau dengan menawarkan kartu ATM miliknya agar Hye-seon langsung membelikan tiket pesawat untuk dirinya dan sang suami menuju Korea.
Candaan itu menutup pertemuan singkat yang sarat makna.
Meski hanya berlangsung kurang dari sehari, reuni tersebut menjadi bukti bahwa hubungan Megawati Hangestri dan Yeum Hye-seon telah melampaui status sebagai rekan setim. Persahabatan yang terjalin sejak membela Red Sparks kini menjelma menjadi kisah lintas negara yang terus dikenang para penggemar voli Indonesia maupun Korea Selatan. (*)
Editor : Ali Sodiqin