RADARBANYUWANGI.ID – Setelah mengabdi selama 14 tahun bersama Timnas Voli Putri Indonesia, Yolla Yuliana resmi mengakhiri perjalanannya sebagai pemain tim nasional. Di balik keputusan tersebut, atlet senior itu meninggalkan pesan penuh makna kepada generasi penerus agar memiliki mental yang lebih kuat dan mampu membawa prestasi voli putri Indonesia ke level yang lebih tinggi.
Pengumuman pensiun Yolla disampaikan Pengurus Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) melalui unggahan di media sosial pada Selasa (17/6). Keputusan itu menandai berakhirnya kiprah salah satu pemain paling berpengalaman yang pernah dimiliki Timnas Voli Putri Indonesia.
Meski mundur dari tim nasional, Yolla memastikan dirinya belum pensiun sebagai atlet profesional. Ia masih akan melanjutkan karier sebagai pemain di level klub dan tetap aktif di dunia bola voli.
Dalam sebuah unggahan di akun Instagram pribadinya, Yolla menyampaikan harapan besar kepada para junior yang kini menjadi tulang punggung baru Timnas Voli Putri Indonesia, termasuk Ersandrina Devega dan rekan-rekannya.
Ia berharap generasi berikutnya mampu memiliki mental bertanding yang lebih tangguh dibandingkan pendahulunya sehingga dapat membawa Merah Putih bersaing di level Asia hingga dunia.
"Dan pastinya buat adik-adik yang bakalan jadi penerus, generasi-generasi selanjutnya di Timnas bola voli putri ini, semoga kalian mentalnya bisa lebih kuat, prestasinya pun bisa lebih hebat dari kita-kita sebelumnya ini," ujar Yolla.
Ia juga mendoakan agar para pemain muda mampu mengangkat prestasi Timnas Voli Putri Indonesia ke level yang lebih tinggi.
"Semoga kalian bisa membanggakan Timnas, bisa membawa Timnas ini ke jenjang yang lebih baik lagi di Asia dan dunia. Aamiin," lanjutnya.
Selain soal prestasi, Yolla memberikan pesan penting mengenai cara menghadapi tekanan sebagai atlet nasional. Menurutnya, pemain tidak boleh terlena oleh pujian maupun terpuruk karena hujatan dari publik.
Pesan tersebut lahir dari pengalaman panjangnya membela Timnas Indonesia dalam berbagai turnamen internasional.
"Semangat. Jangan terlalu larut dalam hujatan, jangan terlalu larut juga dalam sanjungan, karena kedua itu bakal menjatuhkan kalian," pesannya.
Sebelum menutup pesannya, Yolla juga memberikan dukungan kepada Timnas Voli Putri Indonesia yang akan tampil pada ajang SEA V League 2025 yang berlangsung dalam dua putaran pada 1–3 Agustus dan 8–10 Agustus.
Ia berharap seluruh pemain mampu meraih hasil terbaik sekaligus terhindar dari cedera selama menjalani pertandingan.
"Buat teman-teman di SEA V League nanti, semangat. Semoga hasilnya baik, hasilnya sukses dan enggak ada yang cedera," ujar Yolla.
Yolla Yuliana dikenal sebagai salah satu pemain paling berpengalaman di bola voli Indonesia. Selain berkiprah di berbagai klub Proliga, ia juga pernah memperkuat klub Jepang, Tokyo Sunbeams. Pengalaman panjang di dalam dan luar negeri menjadikannya sosok panutan bagi banyak pemain muda.
Keputusan pensiun dari Timnas menjadi akhir dari satu babak penting dalam karier Yolla. Namun, pesan yang ia tinggalkan menjadi bekal berharga bagi generasi penerus untuk terus mengangkat prestasi voli putri Indonesia di pentas internasional. (*)
Editor : Ali Sodiqin