RADARBANYUWANGI.ID – Lewis Hamilton akhirnya mencatatkan kemenangan perdananya bersama Ferrari setelah tampil impresif pada Grand Prix Barcelona 2026, Minggu (15/6/2026). Pembalap asal Inggris itu mengakhiri rentetan kemenangan Mercedes sekaligus kembali naik ke podium tertinggi setelah hampir dua tahun menunggu.
Ferrari mengambil langkah berani sejak awal balapan dengan menempatkan Hamilton menggunakan ban lunak (soft compound). Meski strategi tersebut tidak mampu membawanya merebut posisi terdepan dari George Russell saat start, Scuderia kemudian menjalankan strategi tiga kali pit stop yang terbukti sangat efektif.
Momentum penentu datang ketika Virtual Safety Car muncul pada fase akhir lomba. Ferrari memanfaatkan situasi itu untuk memberikan pit stop terakhir dengan kehilangan waktu yang sangat minim. Hamilton pun kembali ke lintasan tetap sebagai pemimpin balapan.
Setelah itu, juara dunia tujuh kali tersebut menunjukkan performa dominan. Dengan ban yang lebih segar, ia terus memperlebar jarak dari Russell yang mengendarai Mercedes. Saat bendera finis dikibarkan, Hamilton unggul 19,5 detik atas mantan rekan setimnya tersebut.
“Hari ini saya harus mengucapkan terima kasih kepada semua orang di Ferrari, baik yang berada di sini maupun di pabrik. Kami tidak pernah menyerah dan terus melakukan banyak perbaikan,” ujar Hamilton usai balapan, dikutip F1.
Russell harus puas menempati posisi kedua. Sementara pembalap McLaren, Lando Norris, melengkapi podium di urutan ketiga. Hasil tersebut menciptakan podium yang seluruhnya diisi pembalap Inggris untuk pertama kalinya sejak 1968.
Balapan di Sirkuit Barcelona-Catalunya berlangsung dalam kondisi sangat panas. Suhu lintasan bahkan melampaui 50 derajat Celsius sebelum start, memicu degradasi ban yang tinggi dan membuat strategi menjadi faktor penentu hasil akhir.
Mercedes sebenarnya sempat berada dalam posisi sangat kuat. Russell memulai lomba dari pole position dan mampu mempertahankan posisi terdepan pada lap-lap awal. Di belakangnya, Andrea Kimi Antonelli tampil agresif dan beberapa kali menunjukkan kecepatan yang lebih baik dibanding rekan setimnya.
Namun drama terjadi menjelang akhir lomba. Antonelli sempat menyalip Russell untuk merebut posisi kedua. Sayangnya, pembalap muda Italia itu mengalami kerusakan mobil dan terpaksa menghentikan balapan hanya beberapa lap sebelum finis. Kegagalan tersebut menjadi pukulan besar dalam persaingan gelar juara musim ini.
Ferrari juga kehilangan peluang meraih hasil lebih besar setelah Charles Leclerc mengalami masalah power steering dan gagal menyelesaikan balapan. Pembalap asal Monako itu menjadi salah satu dari tujuh peserta yang tidak mencapai garis finis.
Di belakang tiga besar, Max Verstappen membawa Red Bull finis di posisi keempat. Oscar Piastri menempati urutan kelima untuk McLaren, sementara rekan setim Verstappen, Isack Hadjar, berada di posisi keenam.
Pierre Gasly memberikan hasil positif bagi Alpine dengan finis ketujuh. Posisi kedelapan dan kesembilan masing-masing ditempati Liam Lawson serta Arvid Lindblad dari Racing Bulls. Franco Colapinto sebenarnya melintasi garis finis di posisi kedelapan, tetapi hukuman tambahan 10 detik pascalomba membuatnya turun ke posisi kesepuluh.
Gabriel Bortoleto finis ke-11 di depan Carlos Sainz, Esteban Ocon, dan Sergio Perez. Sementara Alex Albon tidak diklasifikasikan setelah tertinggal delapan lap akibat masalah teknis pada mobil Williams miliknya.
Selain Antonelli dan Leclerc, daftar pembalap yang gagal finis juga mencakup Oliver Bearman, Fernando Alonso, Nico Hulkenberg, Valtteri Bottas, dan Lance Stroll.
Kemenangan di Barcelona membuat Hamilton memangkas selisih poin dengan Antonelli dalam klasemen sementara. Hasil tersebut sekaligus menjadi sinyal bahwa Ferrari mulai menemukan konsistensi untuk menantang Mercedes dalam perebutan gelar musim 2026.
Setelah rangkaian balapan ganda Monaco dan Barcelona berakhir, seluruh tim akan menikmati jeda singkat sebelum kembali berlaga pada Grand Prix Austria yang dijadwalkan berlangsung pada 26-28 Juni mendatang.
Editor : Lugas Rumpakaadi