Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kim Da-in Resmi Jadi Tandem Baru Megawati Hangestri di Hyundai Hillstate, Setter Rp6,3 Miliar Bidik Gelar Juara V-League

Ali Sodiqin • Kamis, 28 Mei 2026 | 23:30 WIB
Kim Da-in resmi bertahan di Hyundai Hillstate dan siap jadi tandem Megawati Hangestri. (women.volleybox.net)
Kim Da-in resmi bertahan di Hyundai Hillstate dan siap jadi tandem Megawati Hangestri. (women.volleybox.net)

RADARBANYUWANGI.ID - Klub raksasa voli Korea Selatan, Suwon Hyundai E&C Hillstate, resmi membangun kekuatan baru untuk menghadapi musim V-League 2026/2027. Salah satu langkah paling krusial datang dari keputusan setter andalan mereka, Kim Da-in, yang memilih bertahan meski sempat tergoda mencoba karier di luar negeri.

Keputusan itu sekaligus membuka jalan bagi duet baru Kim Da-in dengan Megawati Hangestri Pertiwi yang musim depan kembali memperkuat Hyundai Hillstate sebagai pemain kuota Asia.

Dengan status sebagai setter terbaik Korea Selatan saat ini, Kim Da-in diproyeksikan menjadi otak permainan sekaligus pemasok utama bola-bola mematikan untuk Megawati dan opposite asing anyar Hyundai, Jordan Wilson.

Tak tanggung-tanggung, Hyundai Hillstate mengganjar Kim Da-in kontrak fantastis senilai 540 juta won atau sekitar Rp6,3 miliar setelah sang pemain resmi menyandang status free agent (FA) profesional pertama dalam kariernya.

Mengutip laporan media Korea Selatan, My Daily Korea, nilai kontrak tersebut menjadikan Kim Da-in sebagai setter dengan bayaran tertinggi di V-League musim ini sekaligus salah satu pemain dengan gaji terbesar di voli putri Korea Selatan.

Bagi Hyundai Hillstate, mempertahankan Kim Da-in menjadi prioritas utama setelah klub melakukan banyak perubahan besar menyambut musim baru.

Selain kehilangan legenda klub Yang Hyo-jin yang memutuskan pensiun, Hyundai juga melakukan perombakan skuad dengan mendatangkan veteran Bae Yoo-na serta outside hitter Lee Han-bi dari Pepper Savings Bank.

Di tengah perubahan besar itu, keberadaan Kim Da-in dianggap sebagai fondasi penting permainan Hyundai Hillstate.

Setter kelahiran 1998 tersebut memang telah menjadi bagian penting klub selama sembilan musim terakhir sejak direkrut melalui putaran kedua draft rookie 2017.

Namun perjalanan Kim Da-in menuju status FA tidak berjalan mudah. Ia sempat gagal memenuhi syarat free agent karena minim kesempatan bermain dalam tiga musim awal karier profesionalnya.

Kini, setelah menjelma menjadi setter utama timnas voli putri Korea Selatan sekaligus salah satu playmaker terbaik di V-League, Kim Da-in justru sempat mempertimbangkan meninggalkan Korea demi mencari tantangan baru.

“Sejujurnya, awalnya saya memiliki keinginan yang lebih kuat untuk menghadapi tantangan. Saya berpikir apakah saya masih punya kesempatan mencoba tantangan baru kalau bukan sekarang,” ujar Kim Da-in dikutip dari My Daily Korea.

Meski demikian, setelah melalui banyak diskusi dan pertimbangan, ia akhirnya memilih bertahan bersama Hyundai Hillstate.

Keputusan tersebut disebut tidak lepas dari keseriusan manajemen klub yang terus meyakinkan Kim Da-in agar tetap menjadi bagian proyek besar Hyundai musim depan.

“Saya banyak berbicara dengan manajer. Saya mempercayainya. Manajemen juga menunjukkan ketulusan yang begitu besar sehingga saya memutuskan untuk tetap tinggal,” katanya.

Meski telah mendapat kontrak besar dan status elite di V-League, Kim Da-in menegaskan dirinya belum puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini.

Ia bahkan masih menyimpan mimpi untuk bermain di luar negeri seperti beberapa seniornya di tim nasional Korea Selatan.

“Bukankah setiap orang punya mimpi bermain di luar negeri? Tapi secara realistis itu tidak mudah karena saya tidak terlalu tinggi. Jadi saya harus meningkatkan kemampuan saya, terutama akurasi umpan,” ujarnya.

Kim Da-in juga secara terbuka mengakui masih memiliki banyak kekurangan, mulai dari pergerakan di lapangan hingga kemampuan bertahan dan blocking.

“Ada banyak area yang perlu saya tingkatkan. Saya ingin mengurangi gerakan yang tidak perlu. Blocking memang kelemahan saya, jadi saya harus bekerja lebih keras dalam pertahanan,” lanjutnya.

Mentalitas berkembang tanpa batas menjadi filosofi utama Kim Da-in dalam menjalani karier profesionalnya.

“Saya akan sedih kalau berpikir ada batas kemampuan saya. Saya ingin terus berkembang tanpa batasan apa pun,” tegas setter andalan Korea Selatan tersebut.

Menariknya, kehadiran Megawati Hangestri musim depan diyakini bakal semakin memperkuat ambisi Hyundai Hillstate kembali merebut gelar juara V-League.

Megawati diprediksi menjadi tandem ideal bagi Kim Da-in karena memiliki karakter serangan agresif dan kemampuan mencetak poin tinggi dari posisi opposite.

Duet keduanya diperkirakan menjadi salah satu kombinasi paling berbahaya di Liga Voli Korea musim depan.

Apalagi Hyundai Hillstate juga memiliki outside hitter asing Jordan Wilson yang diproyeksikan melengkapi trio baru klub tersebut.

Banyak pengamat voli Korea menyebut kombinasi Kim Da-in, Megawati, dan Jordan Wilson berpotensi menjadikan Hyundai sebagai kandidat kuat juara V-League 2026/2027.

Kim Da-in sendiri optimistis Hyundai mampu berkembang meski menjalani banyak perubahan skuad.

“Tahun lalu kami juga memulai dengan banyak tanda tanya. Tapi atmosfer dan gaya khas tim ini tidak pernah berubah. Saya berharap saya dan tim bisa tumbuh bersama tahun ini,” ujarnya.

Sepanjang kariernya, Kim Da-in telah mengoleksi sejumlah prestasi bergengsi, termasuk membawa Hyundai Hillstate juara V-League 2023/2024.

Ia juga pernah meraih penghargaan KOVO Cup Rising Star 2019 dan beberapa kali masuk dalam daftar Best 7 V-League.

Kini, bersama Megawati Hangestri dan skuad baru Hyundai Hillstate, Kim Da-in membidik target yang lebih besar: mengembalikan Hyundai ke puncak voli Korea Selatan. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#V-League Korea #Voli Korea Selatan #Kim Da-in #Hyundai Hillstate #Megawati Hangestri