Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Veda Ega dan Hakim Danish Pernah Taklukkan Mugello, Modal Besar Jelang Moto3 Italia 2026

Ali Sodiqin • Senin, 25 Mei 2026 | 12:30 WIB
Veda Ega Pratama dan Hakim Danish punya modal besar jelang Moto3 Italia 2026 setelah pernah menguasai Sirkuit Mugello di Rookies Cup. (Honda Team Asia)
Veda Ega Pratama dan Hakim Danish punya modal besar jelang Moto3 Italia 2026 setelah pernah menguasai Sirkuit Mugello di Rookies Cup. (Honda Team Asia)

RADARBANYUWANGI.ID - Sirkuit Mugello kembali menjadi panggung penting bagi dua talenta Asia Tenggara di ajang Moto3 2026. Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, dan rider Malaysia, Hakim Danish, datang ke Moto3 Italia akhir pekan ini dengan modal yang tidak dimiliki banyak rookie lain: pengalaman menaklukkan lintasan legendaris Mugello.

Jelang seri Moto3 Italia 2026, nama Veda Ega Pratama bahkan mulai ramai diperbincangkan publik balap internasional. Performa agresif rider muda asal Gunungkidul, Yogyakarta, itu dianggap sebagai salah satu kejutan terbesar musim ini. Kini, Mugello berpotensi menjadi panggung berikutnya bagi Veda untuk kembali mencuri perhatian dunia.

Bukan tanpa alasan. Sebelum naik kelas ke Moto3 World Championship, Veda dan Hakim Danish sudah lebih dulu merasakan kerasnya persaingan di Mugello lewat ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup. Pengalaman itulah yang kini dinilai menjadi keuntungan penting menghadapi balapan Moto3 Italia 2026.

Mugello Jadi Trek Favorit Veda Ega dan Hakim Danish

Sirkuit Mugello yang berada di kawasan Florence, Tuscany, Italia, dikenal sebagai salah satu trek paling teknis sekaligus cepat dalam kalender MotoGP. Kombinasi tikungan flowing, perubahan elevasi ekstrem, hingga straight panjang membuat Mugello kerap menghadirkan duel dramatis.

Namun bagi Veda dan Hakim Danish, Mugello bukan sekadar lintasan asing.

Veda tercatat tampil di Mugello pada ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup musim 2024 dan 2025. Sementara Hakim Danish sudah lebih dulu menjajal trek tersebut sejak 2023.

Pengalaman itu terbukti sangat penting. Pada race kedua Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, Veda dan Danish bahkan sempat menggemparkan paddock balap Eropa usai tampil dominan di Mugello.

Kala itu, Veda sukses finis sebagai juara. Sementara Hakim Danish menempel ketat di posisi runner-up.

Kemenangan tersebut bukan kemenangan biasa. Sebab, mereka mampu mengalahkan sejumlah pembalap muda Eropa yang kini juga bersaing di Moto3 2026 seperti Brian Uriarte, Marco Morelli, hingga Benat Fernandez.

Veda Ega Pernah Sapu Bersih Kemenangan di Mugello

Bagi Veda Ega Pratama, Mugello menyimpan cerita yang jauh lebih spesial.

Pada Red Bull MotoGP Rookies Cup 2025, rider binaan Honda Team Asia itu sukses melakukan sapu bersih kemenangan. Veda menjadi juara race pertama sekaligus race kedua di Mugello.

Pada race pertama, Veda finis terdepan setelah duel ketat melawan David Gonzalez dan Giulio Pugliese. Sedangkan Hakim Danish kala itu hanya mampu finis di posisi ke-13.

Namun Danish membalas penampilannya di race kedua dengan finis runner-up di belakang Veda.

Hasil fantastis tersebut menjadi salah satu titik balik karier Veda di level internasional. Sejak saat itu, namanya mulai diperhitungkan sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan dari Asia.

Di akhir musim MotoGP Rookies Cup 2025, Veda finis sebagai runner-up klasemen akhir di bawah Brian Uriarte. Sedangkan Hakim Danish menempati posisi ketiga klasemen.

Modal Penting Hadapi Moto3 Italia 2026

Kini situasi berbeda menanti mereka di Moto3 World Championship 2026.

Persaingan dipastikan jauh lebih berat karena lawan-lawan yang dihadapi merupakan rider terbaik dunia di kelas ringan Grand Prix. Namun pengalaman menguasai Mugello diyakini bisa menjadi modal besar, khususnya bagi Veda.

Apalagi performa Veda musim ini terus menunjukkan tren positif. Rider Indonesia berusia 17 tahun itu tampil impresif dalam beberapa seri terakhir dan mulai dikenal sebagai salah satu rookie paling agresif di Moto3 2026.

Gaya balapnya yang berani saat late braking dianggap cocok dengan karakter Mugello yang menuntut keberanian tinggi di area pengereman cepat.

Meski demikian, tantangan berat tetap menanti. Sejumlah rival utama Moto3 juga sangat berpengalaman di Mugello.

Selain Brian Uriarte, ada pula nama-nama seperti Maximo Quiles, Adrian Fernandez, Alvaro Carpe, Valentin Perrone, hingga David Almansa yang juga kenyang pengalaman di lintasan Italia tersebut.

Peluang Rider Asia Tenggara Curi Poin Besar

Meski persaingan ketat dipastikan terjadi, peluang Veda dan Hakim Danish untuk mencuri poin besar tetap terbuka lebar.

Keduanya dinilai memiliki keunggulan adaptasi karena sudah memahami karakter tikungan cepat Mugello sejak usia junior. Faktor ini sangat penting di Moto3 yang terkenal menghadirkan balapan grup dengan gap waktu sangat rapat.

Jika mampu tampil konsisten sejak sesi latihan bebas hingga kualifikasi, bukan tidak mungkin Veda Ega kembali membuat kejutan besar di Mugello.

Publik Indonesia kini menanti apakah rider muda kebanggaan Tanah Air itu mampu melanjutkan tren positifnya dan kembali mengibarkan nama Indonesia di panggung Grand Prix dunia. (als)

Editor : Ali Sodiqin
#Moto3 2026 #Moto3 Italia 2026 #hakim danish #sirkuit mugello #veda ega pratama