Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Veda Ega Pratama Menggila di Moto3 Jerez 2026, Start Posisi 17 hingga Jadi Ancaman Baru Dunia Balap

Ali Sodiqin • Senin, 25 Mei 2026 | 11:30 WIB
Veda Ega Pratama bikin heboh Moto3 2026 usai comeback dari posisi 17 di Jerez. Rider Indonesia kokoh sebagai rookie terbaik musim ini. (Tangkapan Layar SC YouTube)
Veda Ega Pratama bikin heboh Moto3 2026 usai comeback dari posisi 17 di Jerez. Rider Indonesia kokoh sebagai rookie terbaik musim ini. (Tangkapan Layar SC YouTube)

RADARBANYUWANGI.ID - Nama Veda Ega Pratama kembali mengguncang panggung balap dunia. Pembalap muda asal Gunung Kidul, Yogyakarta itu tampil sensasional pada seri Moto3 2026 di Sirkuit Jerez, Spanyol, usai mencatat comeback luar biasa dari posisi start ke-17. Penampilan heroik rider Honda Team Asia tersebut langsung memantik sorotan media internasional dan pengamat MotoGP.

Aksi Veda di Sirkuit Jerez de la Frontera bahkan disebut sebagai salah satu penampilan rookie paling impresif sepanjang musim Moto3 2026. Meski sempat mengalami crash brutal saat sesi kualifikasi, pembalap berusia 17 tahun itu mampu bangkit dan memperlihatkan mentalitas elite di lintasan.

Dengan gaya balap agresif, teknik pengereman presisi, serta keberanian duel wheel to wheel melawan para rider Eropa, Veda kini mulai dipandang sebagai ancaman serius di kelas Moto3.

Crash Brutal di Kualifikasi Bikin Start dari Belakang

Drama Veda Ega Pratama dimulai sejak sesi Q2 pada Sabtu. Saat berusaha mencatat lap tercepat, rider Indonesia tersebut mengalami high side keras di sektor ketiga Sirkuit Jerez.

Motor Honda NSF250RW miliknya terlempar cukup jauh hingga membuat garasi Honda Team Asia sempat tegang. Insiden itu membuat Veda gagal memperbaiki catatan waktunya dan harus puas memulai balapan dari posisi ke-17.

Di kelas Moto3, start dari barisan belakang bukan perkara mudah. Karakter lintasan Jerez yang sempit, teknis, dan penuh duel ketat membuat peluang menembus papan depan biasanya sangat kecil.

Namun situasi sulit itu justru menjadi panggung pembuktian bagi pembalap muda Indonesia tersebut.

Comeback Sensasional yang Bikin Dunia Moto3 Terpukau

Saat lampu start padam, Veda langsung tampil eksplosif. Ia perlahan membelah rombongan tengah dan mulai memangkas posisi rival-rivalnya hanya dalam beberapa lap awal.

Salah satu kekuatan utama Veda terlihat dari teknik late braking yang sangat agresif namun tetap presisi. Ia beberapa kali melakukan pengereman sangat dalam untuk merebut posisi di tikungan-tikungan teknis Jerez.

Manuvernya terlihat matang dan minim kesalahan. Bahkan sejumlah pengamat MotoGP menilai gaya balap Veda jauh lebih dewasa dibanding sebagian besar rookie Moto3 lainnya musim ini.

Tak hanya cepat, Veda juga memperlihatkan mental bertanding luar biasa. Ia tampil tanpa rasa takut saat duel ketat melawan pembalap-pembalap Eropa yang sudah lebih berpengalaman.

Aksi comeback itu membuat nama Veda semakin ramai diperbincangkan komunitas MotoGP internasional. Banyak pihak mulai melihat potensi besar rider Indonesia tersebut untuk bersaing di level tertinggi Grand Prix dunia.

Kokoh Sebagai Rookie Terbaik Moto3 2026

Tambahan poin dari seri Jerez membuat posisi Veda di klasemen rookie Moto3 2026 semakin kokoh. Hingga seri berjalan, ia sudah mengoleksi 37 poin dan unggul cukup jauh dari para pesaing sesama debutan.

Konsistensi menjadi salah satu keunggulan utama Veda musim ini. Ia mampu tampil kompetitif di berbagai karakter sirkuit dan terus menunjukkan perkembangan signifikan setiap seri.

Beberapa rival rookie seperti Brian Uriarte maupun Valentin Perrone dinilai belum mampu menyamai stabilitas performa pembalap Indonesia tersebut.

Kini status rookie terbaik Moto3 2026 mulai dianggap bukan sekadar prediksi, melainkan kenyataan yang mulai terbentuk di tengah musim.

Tim Besar Moto3 Mulai Pantau Veda

Performa luar biasa Veda di Jerez kabarnya mulai menarik perhatian sejumlah tim papan atas Moto3. Rumor yang berkembang menyebut beberapa tim elite mulai memonitor perkembangan pembalap Honda Team Asia itu secara serius.

Nama-nama besar seperti Red Bull KTM Ajo hingga Leopard Racing disebut mulai memasukkan Veda dalam radar proyek jangka panjang mereka.

Penampilan agresif Veda dengan motor Honda dianggap sangat potensial, terutama di tengah dominasi motor KTM dan GasGas pada musim ini.

Meski spekulasi transfer mulai bermunculan, fokus utama Veda saat ini tetap menyelesaikan musim debut bersama Honda Team Asia dengan hasil maksimal.

Tantangan Berikutnya di Le Mans

Usai tampil impresif di Jerez, Veda kini bersiap menghadapi seri berikutnya di Sirkuit Le Mans, Prancis. Karakter trek Le Mans yang dipenuhi titik pengereman keras diprediksi sangat cocok dengan gaya balap agresifnya.

Jika mampu menjaga momentum positif, peluang Veda untuk meraih podium perdananya di Moto3 2026 terbuka sangat lebar.

Kini perhatian publik Indonesia mulai tertuju pada kiprah pembalap muda kebanggaan Tanah Air tersebut. Sedikit demi sedikit, Veda Ega Pratama membuktikan bahwa rider Asia juga mampu menjadi ancaman nyata di panggung balap Grand Prix dunia. (als)

Editor : Ali Sodiqin
#Moto3 Jerez 2026 #rookie Moto3 #MotoGP Indonesia #Honda Team Asia #veda ega pratama