Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Megawati vs Bukilic Pecah Kongsi! Duel Mantan Duet Maut Red Sparks Siap Panaskan V-League Korea 2026/2027

Ali Sodiqin • Sabtu, 16 Mei 2026 | 20:00 WIB
Vanja Bukilic (kiri) dan Megawati Hangestri Pertiwi (kanan) saat masih membela Jung Kwan Jang Red Sparks. (KOVO dan Twitter Indonesia volleyball @volleyballidn)
Vanja Bukilic (kiri) dan Megawati Hangestri Pertiwi (kanan) saat masih membela Jung Kwan Jang Red Sparks. (KOVO dan Twitter Indonesia volleyball @volleyballidn)

RADARBANYUWANGI.ID - Dunia voli Korea Selatan resmi memasuki babak baru yang panas. Dua pemain yang musim lalu menjadi duet paling menakutkan di Korean V-League kini justru berubah menjadi rival.

Megawati Hangestri Pertiwi dan Vanja Bukilic memang sama-sama kembali ke Korea Selatan untuk musim 2026-2027. Namun, keduanya tak lagi berdiri di sisi net yang sama.

Megawati memilih menerima pinangan Hyundai E&C Hillstate. Sementara Bukilic memutuskan kembali ke Jung Kwan Jang Red Sparks, klub yang membesarkan namanya bersama Megatron.

Perpisahan ini sontak memantik perhatian publik voli Asia. Sebab, keduanya merupakan poros utama kebangkitan Red Sparks dalam dua musim terakhir.

Kini, chemistry yang dulu mematikan bakal berubah menjadi duel sengit penuh gengsi.

Duet Megawati-Bukilic Pernah Guncang V-League

Musim 2024-2025 menjadi titik ledak Red Sparks. Klub asal Daejeon itu mendadak menjelma kekuatan baru setelah diperkuat Megawati Hangestri dan Vanja Bukilic.

Megawati datang melalui jalur kuota Asia dan langsung mencuri perhatian. Smash kerasnya membuat publik Korea menjulukinya “Megatron”.

Pemain asal Jember, Jawa Timur itu bahkan sukses masuk jajaran top skor liga dan menjadi salah satu opposite hitter paling produktif sepanjang musim.

Di sisi lain, Vanja Bukilic rela melakukan transformasi besar demi mengakomodasi permainan Mega.

Pemain Serbia tersebut berpindah posisi dari opposite hitter menjadi outside hitter. Keputusan yang awalnya diragukan itu justru berubah menjadi senjata mematikan Red Sparks.

Bukilic tampil komplet. Tak hanya tajam dalam menyerang, dia juga solid saat receive dan bertahan.

Pelatih Hyundai Hillstate Kang Sung-hyung bahkan sempat melontarkan pujian tinggi terhadap Bukilic.

“Dia menangani penerimaan bola sulit dengan sangat mudah. Dia benar-benar jenius voli,” ujar Kang Sung-hyung.

Kolaborasi keduanya sukses membawa Red Sparks melangkah hingga final V-League dan kembali diperhitungkan sebagai kekuatan elite Korea Selatan.

Karier di Eropa Tak Semulus di Korea

Usai tampil gemilang di Korea, Mega dan Bukilic mencoba petualangan baru di Eropa.

Megawati bergabung dengan Manisa BBSK di Liga Turkiye Divisi Dua. Sedangkan Bukilic memilih bermain di Italia bersama Bisonte Firenze.

Namun, perjalanan mereka di Eropa ternyata tak berjalan sesuai ekspektasi.

Megawati harus pulang lebih cepat akibat cedera lutut dan agenda bersama tim nasional Indonesia.

Situasi tersebut sempat memunculkan kekhawatiran terkait masa depannya di level internasional.

Sementara Bukilic juga kesulitan menemukan performa terbaik di Liga Italia meski sempat masuk 20 besar pencetak poin.

Keduanya akhirnya memilih kembali ke Korea Selatan. Tetapi kali ini, nasib membawa mereka ke jalan berbeda.

Plot Twist Bursa Transfer V-League 2026/2027

Perubahan sistem kuota Asia menjadi free agent membuat bursa transfer V-League musim ini berlangsung liar.

Megawati menjadi salah satu nama paling diburu klub-klub papan atas Korea Selatan.

Hyundai Hillstate menjadi tim yang paling serius mendekatinya. Bahkan pelatih Kang Sung-hyung disebut terbang langsung ke Indonesia untuk memantau kondisi cedera lutut Mega.

Setelah lolos tes medis, Megawati akhirnya resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Hillstate.

“Saya bersyukur Hyundai E&C memilih saya,” ujar Megawati.

Transfer ini langsung menciptakan euforia besar.

Akun media sosial Hyundai Hillstate dikabarkan melonjak drastis karena serbuan fans Indonesia yang mengikuti kepindahan Megatron.

Sementara itu, Vanja Bukilic juga menjadi rebutan sejumlah klub elite seperti Pink Spiders dan Hillstate.

Namun Red Sparks bergerak cepat dan berhasil memulangkan pemain Serbia tersebut untuk mengisi posisi opposite hitter utama.

Keputusan itu membuat Red Sparks praktis membangun ulang kekuatan setelah kehilangan Megawati.

Rivalitas Baru yang Siap Mengguncang Liga

Musim depan, perhatian publik V-League dipastikan tertuju pada duel Megawati kontra Bukilic.

Dua sahabat yang dulu saling melengkapi kini harus saling menjatuhkan demi kemenangan klub masing-masing.

Bukilic bahkan sudah mulai melontarkan psywar ringan menjelang musim baru.

“Akan sangat menyenangkan bertemu Mega lagi di lapangan, tetapi kali ini saya pastikan kemenangan ada di pihak saya,” tegas Bukilic.

Ucapan itu mempertegas bahwa persaingan musim depan bakal berlangsung panas.

Di atas kertas, Hyundai Hillstate kini memiliki kekuatan menyerang lebih agresif bersama Megawati.

Sebaliknya, Red Sparks tetap berbahaya karena Bukilic sudah memahami sistem permainan tim secara mendalam.

Pertemuan keduanya diprediksi menjadi salah satu laga paling ditunggu sepanjang V-League 2026/2027.

Megawati Jadi Magnet Baru Hyundai Hillstate

Kehadiran Megawati bukan hanya berdampak secara teknis, tetapi juga bisnis dan popularitas liga.

Basis penggemar voli Indonesia yang sangat besar membuat Hyundai Hillstate mendadak menjadi salah satu klub paling populer di Asia Tenggara.

Fenomena ini kembali membuktikan betapa besar pengaruh Megatron di kancah voli Asia.

Di sisi lain, keputusan Mega fokus bersama klub juga menjadi sinyal bahwa dirinya serius mengejar gelar juara V-League musim depan.

Ambisi tersebut semakin menarik karena ia kini harus menghadapi mantan tandem terbaiknya sendiri.

Musim lalu mereka berburu kemenangan bersama.

Musim ini, Megawati dan Bukilic akan saling membungkam di bawah sorotan ribuan pasang mata. (*)

Editor : Ali Sodiqin
#V-League Korea 2026 #Hyundai Hillstate #Red Sparks #Megawati Hangestri #Vanja Bukilic