RADARBANYUWANGI.ID - Kedatangan Megawati Hangestri Pertiwi ke klub raksasa Liga Voli Putri Korea Selatan, Suwon Hyundai E&C Hillstate, ternyata langsung menciptakan efek luar biasa. Bukan hanya dari sisi teknis tim, tetapi juga dampak bisnis dan popularitas klub yang melonjak drastis hanya dalam hitungan hari.
Sejak resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Hyundai Hillstate untuk kompetisi V-League 2026/2027 pada Senin (11/5/2026), media sosial klub asal Kota Suwon itu langsung dibanjiri penggemar asal Indonesia.
Ledakan dukungan tersebut membuat jumlah pengikut media sosial Hyundai Hillstate meningkat tajam. Bahkan media Korea Selatan menyebut lonjakan followers hampir mencapai sepuluh kali lipat hanya dalam waktu empat hari sejak pengumuman transfer Megawati.
Fenomena itu memperlihatkan betapa besar pengaruh Megawati terhadap popularitas Liga Voli Korea di Indonesia. Sosok pemain berjuluk “Megatron” tersebut kini tidak hanya dipandang sebagai atlet asing biasa, tetapi juga magnet besar bagi pasar Asia Tenggara.
Fans Indonesia Serbu Media Sosial Hyundai Hillstate
Antusiasme fans Indonesia sebenarnya sudah terlihat sejak rumor kepindahan Mega mulai beredar. Banyak pendukung voli Tanah Air terus memantau akun resmi Hyundai Hillstate sebelum transfer diumumkan secara resmi.
Begitu Megawati diperkenalkan, ribuan komentar langsung memenuhi unggahan klub. Sebagian besar berasal dari fans Indonesia yang memberikan ucapan selamat sekaligus dukungan kepada Hyundai Hillstate.
Efek media sosial itu bahkan mendapat sorotan dari media Korea Selatan, termasuk Naver Sports. Mereka menyebut perekrutan Megawati memberikan dampak branding yang sangat besar bagi Hyundai Hillstate.
Popularitas Mega dianggap berhasil membuka pasar baru bagi klub dan kompetisi V-League Korea Selatan. Selama dua musim terakhir bersama Daejeon JungKwanJang Red Sparks, Megawati memang menjadi salah satu pemain asing paling populer di liga.
Setiap pertandingan Red Sparks hampir selalu ramai dibicarakan penggemar Indonesia. Jumlah penonton siaran pertandingan maupun interaksi media sosial juga meningkat signifikan sejak kehadiran Mega di Korea Selatan.
Cedera Lutut Tak Goyahkan Keyakinan Hyundai
Meski sempat mengalami cedera lutut kanan, Hyundai Hillstate tetap percaya penuh kepada kemampuan Megawati. Klub juara bertahan V-League itu bahkan melakukan pemeriksaan medis detail sebelum menyelesaikan kontrak.
Pelatih kepala Hyundai Hillstate, Kang Seong-hyeong, mengaku tidak melihat masalah serius dari kondisi fisik pemain asal Jember tersebut.
Menurutnya, hasil pemeriksaan MRI menunjukkan kondisi cedera Mega tidak terlalu parah dan masih sangat memungkinkan untuk tampil maksimal musim depan.
“Saya tidak merasakan masalah besar dengan kondisi fisik Mega. Lebih jauh lagi, saya memastikan tekad kuat pemain untuk kembali ke V-League,” ujar Kang seperti dikutip media Korea Selatan.
Keputusan Hyundai merekrut Megawati juga disebut menjadi salah satu pertaruhan besar musim depan. Sebagai juara bertahan V-League 2025/2026, Hyundai tentu ingin mempertahankan dominasi mereka di kompetisi elite Korea Selatan.
Mega diproyeksikan menjadi senjata utama di posisi opposite hitter berkat kekuatan spike dan pengalaman bermainnya di V-League.
Megawati: Saya Bersyukur Dipilih Hyundai
Dalam video perkenalan resminya, Megawati mengaku sangat bersyukur mendapatkan kepercayaan dari Hyundai Hillstate.
Pemain andalan Timnas Indonesia itu berharap bisa tampil lebih baik dibanding musim-musim sebelumnya di Korea Selatan.
“Saya bersyukur Hyundai E&C memilih saya. Semoga saya lebih baik dari tahun-tahun kemarin,” kata Megawati.
Sebelum kembali ke Korea Selatan, Megawati sempat memperkuat sejumlah klub setelah meninggalkan Red Sparks pada akhir musim 2024/2025.
Ia bermain bersama Petrokimia Gresik Pupuk Indonesia, kemudian sempat berkarier di Liga 2 Turki, dan terakhir membela Jakarta Pertamina Enduro yang sukses menjuarai Proliga 2025/2026.
Megawati juga memilih fokus memulihkan kondisi fisik sehingga sempat menolak mengikuti seleksi tim nasional Indonesia karena alasan cedera.
Hyundai Gagal Dapat Bukilic, Beralih ke Megawati
Di sisi lain, Hyundai Hillstate sebenarnya sempat memburu pemain asing lain sebelum akhirnya resmi mendapatkan Megawati.
Nama Vanja Bukilic dikabarkan menjadi salah satu target utama Hyundai. Namun proses perebutan Bukilic berlangsung ketat karena beberapa klub besar V-League juga tertarik menggunakan jasanya.
Bukilic akhirnya lebih memilih kembali bergabung dengan Red Sparks setelah melalui proses try out di Praha, Republik Ceko.
Gagal mendapatkan Bukilic, Hyundai kemudian bergerak cepat mengamankan Megawati yang dinilai memiliki kualitas serangan elite dan pengalaman bermain di Korea Selatan.
Selain Mega, Hyundai juga merekrut Jordan Wilson, outside hitter asal Amerika Serikat yang dikenal memiliki kemampuan receive bola cukup kuat.
Kombinasi Jordan Wilson dan Megawati diyakini bakal membuat Hyundai Hillstate semakin berbahaya dalam perebutan gelar V-League musim 2026/2027. (*)
Editor : Ali Sodiqin