RADARBANYUWANGI.ID – Kepulangan Megawati Hangestri Pertiwi ke Liga Voli Korea Selatan langsung mengguncang persaingan papan atas V-League. Bukan kembali ke klub lamanya, Megawati justru memilih bergabung dengan klub raksasa Suwon Hyundai E&C Hillstate, rival kuat Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
Transfer ini resmi diumumkan Hillstate melalui akun Instagram klub pada Senin (11/5) waktu setempat. Kehadiran Megawati membuat kekuatan Hillstate semakin mengerikan menjelang musim Liga Voli Korea 2026/2027.
“#MegaWatiPertiwi telah bergabung dengan tim voli Hyundai Construction! Selamat datang, #Mega~!” tulis Hillstate.
Keputusan Megawati bergabung dengan Hillstate langsung memicu perhatian besar publik Korea Selatan. Sebab, Hillstate bukan klub biasa. Tim asal Kota Suwon itu merupakan salah satu kekuatan utama voli putri Korea dengan tradisi juara dan basis suporter besar.
Kini, Megawati yang sebelumnya menjadi ikon Red Sparks akan berdiri di kubu lawan.
Hillstate, Klub Elite Liga Voli Korea Selatan
Suwon Hyundai E&C Hillstate dikenal sebagai salah satu klub paling mapan dan sukses di Liga Voli Korea Selatan. Klub ini berada di bawah perusahaan konstruksi raksasa Hyundai Engineering & Construction.
Berbasis di Suwon, Hillstate memiliki reputasi sebagai tim dengan organisasi profesional, fasilitas modern, dan skuad bertabur pemain elite.
Dalam beberapa musim terakhir, Hillstate konsisten menjadi pesaing papan atas V-League dan langganan playoff. Klub ini juga memiliki sejarah panjang dalam perebutan gelar juara voli putri Korea Selatan.
Nama Hillstate semakin dikenal luas karena gaya permainan agresif dan kekuatan blok yang menjadi ciri khas mereka. Atmosfer pertandingan kandang di Suwon juga terkenal intimidatif bagi lawan.
Bagi Megawati, bergabung dengan Hillstate berarti naik ke lingkungan kompetitif dengan target juara setiap musim.
Rival Besar Red Sparks
Kepindahan Megawati makin menarik karena Hillstate merupakan salah satu rival utama Red Sparks dalam perebutan supremasi Liga Voli Korea.
Selama membela Red Sparks pada 2023 hingga 2025, Megawati beberapa kali terlibat duel panas melawan Hillstate. Salah satu yang paling diingat adalah playoff musim 2024/2025 saat Red Sparks menumbangkan Hillstate dalam laga dramatis.
Kala itu, Megawati tampil ganas dan menjadi mimpi buruk pertahanan Hillstate. Kini, situasinya berubah drastis. Opposite hitter asal Jember tersebut justru menjadi senjata baru Hillstate untuk membalas dominasi Red Sparks.
Persaingan kedua klub dipastikan semakin panas musim depan. Duel Red Sparks versus Hillstate berpotensi menjadi pertandingan paling ditunggu di Liga Voli Korea.
Megawati Jadi Proyek Ambisius Hillstate
Rekrutmen Megawati diyakini bukan sekadar transfer biasa. Hillstate disebut ingin membangun skuad yang lebih tajam dan berpengalaman untuk kembali memburu gelar juara.
Megawati dinilai cocok dengan karakter permainan cepat dan agresif Hillstate. Pengalamannya selama dua musim di Korea Selatan menjadi nilai tambah besar.
Selama bersama Red Sparks, Megawati menjelma sebagai salah satu pemain asing paling sukses di V-League. Ia membawa Red Sparks bangkit hingga menembus playoff dan final kompetisi.
Popularitasnya juga melambung tinggi di Korea Selatan. Julukan “Megatron” bahkan melekat karena kekuatan smash dan konsistensinya mencetak poin.
Hillstate diyakini melihat Megawati sebagai figur penting untuk meningkatkan daya serang sekaligus popularitas klub.
Sempat ke Turki, Kini Kembali ke Korea
Sebelum kembali ke Korea Selatan, Megawati sempat memperkuat Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia di babak final four Proliga.
Ia kemudian melanjutkan karier ke Turki bersama Manisa BBSK. Namun, kebersamaan itu berlangsung singkat sebelum kontraknya berakhir.
Kembalinya Megawati ke Korea Selatan menjadi sinyal bahwa V-League masih menjadi panggung terbaik bagi karier internasionalnya.
Kini, tantangan baru sudah menunggu. Megawati tidak lagi menjadi simbol Red Sparks, melainkan wajah baru Hillstate yang siap memburu gelar juara dan menghentikan dominasi rival-rivalnya. (*)
Editor : Ali Sodiqin