RADARBANYUWANGI.ID – Transfer besar mengguncang Liga Voli Korea Selatan. Bintang voli putri Indonesia, Megawati Hangestri Pertiwi, resmi kembali ke kompetisi elite Korea Selatan setelah direkrut Suwon Hyundai E&C Hillstate untuk musim 2026/2027.
Kepastian bergabungnya opposite hitter asal Jember itu diumumkan langsung melalui akun Instagram resmi Hillstate pada Senin (11/5) waktu setempat. Kehadiran Megawati langsung memanaskan rivalitas Liga Voli Korea karena Hillstate merupakan salah satu pesaing utama mantan klubnya, Daejeon JungKwanJang Red Sparks.
“#MegaWatiPertiwi telah bergabung dengan tim voli Hyundai Construction! Selamat datang, #Mega~!” tulis Hillstate dalam unggahan resminya.
Kepindahan Megawati menjadi sorotan besar publik voli Korea dan Indonesia. Sebab, selama dua musim terakhir, nama Megawati identik dengan Red Sparks. Ia menjadi ikon kebangkitan klub tersebut dan berhasil mengubah Red Sparks dari tim papan tengah menjadi kandidat juara.
Kini, Megawati justru memperkuat rival yang selama ini bersaing keras dengan Red Sparks di papan atas klasemen.
Dari Ikon Red Sparks Kini Jadi Ancaman Baru
Megawati membela Red Sparks sejak musim 2023/2024 hingga 2024/2025. Dalam periode itu, performanya melejit dan membuat namanya sangat populer di Korea Selatan.
Pemain berjuluk “Megatron” tersebut sukses membawa Red Sparks menembus playoff musim 2023/2024. Bahkan setahun kemudian, ia mengantar klub itu melaju hingga final playoff Liga Voli Korea.
Kontribusinya tak hanya lewat poin-poin krusial, tetapi juga mental bertanding dan kemampuan mengangkat performa tim. Megawati menjadi mesin serangan utama Red Sparks dan beberapa kali tampil dominan melawan klub-klub besar, termasuk Hillstate.
Yang paling diingat publik Korea adalah duel panas playoff musim 2024/2025 ketika Red Sparks berhasil menyingkirkan Hillstate. Saat itu, Megawati tampil impresif dan menjadi mimpi buruk pertahanan lawan.
Kini situasinya berbalik. Megawati justru akan mengenakan seragam kuning Hillstate dan berpotensi menjadi ancaman serius bagi Red Sparks pada musim depan.
Rivalitas Red Sparks vs Hillstate Dipastikan Memanas
Transfer Megawati diyakini bakal meningkatkan tensi persaingan antara Hillstate dan Red Sparks. Pertemuan kedua tim musim depan diprediksi menjadi laga paling dinanti penggemar Liga Voli Korea.
Publik penasaran bagaimana respons suporter Red Sparks terhadap mantan bintang mereka yang kini membela rival langsung. Di sisi lain, Hillstate mendapatkan tambahan kekuatan besar untuk kembali memburu gelar juara.
Hillstate sendiri merupakan salah satu klub elite Korea Selatan dengan tradisi kuat di kompetisi domestik. Kehadiran Megawati diyakini menjadi bagian dari ambisi besar klub untuk mendominasi musim 2026/2027.
Dengan pengalaman dua musim di Korea, Megawati dinilai sudah memahami karakter permainan V-League. Adaptasinya diperkirakan tidak akan memakan waktu lama.
Sempat ke Proliga dan Liga Turki
Sebelum kembali ke Korea Selatan, Megawati sempat tampil di kompetisi domestik bersama Gresik Petrokimia Pupuk Indonesia pada babak final four Proliga.
Setelah itu, ia melanjutkan karier ke Turki bersama Manisa BBSK. Namun, kebersamaan Megawati dengan klub tersebut berlangsung singkat setelah kontraknya berakhir lebih cepat.
Kini, Megawati memilih kembali ke Korea Selatan, negara yang menjadi panggung terbesar dalam karier internasionalnya sejauh ini.
Kembalinya Megawati ke V-League juga menjadi kabar besar bagi pencinta voli Indonesia. Sebab, namanya telah membuka jalan bagi atlet Indonesia untuk mendapat perhatian lebih luas di kompetisi internasional.
Megawati Masih Jadi Magnet Liga Voli Korea
Popularitas Megawati di Korea Selatan masih sangat tinggi. Selama membela Red Sparks, ia beberapa kali menjadi trending di media sosial Korea karena performa impresifnya.
Tak sedikit media Korea menyebut Megawati sebagai salah satu pemain asing paling sukses dalam beberapa musim terakhir. Karakternya yang agresif dan emosional di lapangan membuatnya cepat mendapat tempat di hati penggemar.
Musim depan, sorotan dipastikan akan semakin besar. Sebab, Megawati tidak hanya kembali ke Korea Selatan, tetapi juga langsung memperkuat klub rival Red Sparks. (*)
Editor : Ali Sodiqin