RADARBANYUWANGI.ID - Prestasi olahraga kembali membuka jalan menuju masa depan cerah bagi pelajar Banyuwangi. Siswa SMPN 1 Banyuwangi, Gavina Ezar Firmansyah, berhasil meraih beasiswa penuh untuk melanjutkan pendidikan di Surabaya Cambridge School (SCS), salah satu sekolah internasional bergengsi di Surabaya.
Capaian ini diraih bukan tanpa alasan. Ezar—sapaan akrabnya—menunjukkan performa konsisten di cabang olahraga bola basket, yang menjadi tiket emasnya menembus pendidikan bertaraf internasional.
Latihan Intensif, Akhir Pekan di Kereta Demi Mimpi
Di usianya yang baru 14 tahun, Ezar sudah memiliki postur menjulang dengan tinggi mencapai 183 sentimeter. Modal fisik tersebut dipadukan dengan disiplin latihan yang tak biasa untuk anak seusianya.
Setiap akhir pekan, saat banyak remaja menikmati waktu libur, Ezar justru rutin menempuh perjalanan ke Surabaya untuk berlatih.
“Setiap Sabtu dan Minggu saya ke Surabaya naik kereta,” ujarnya.
Di sana, ia mengasah kemampuan bersama BIFFI Academy Surabaya, salah satu akademi basket yang dikenal melahirkan pemain berprestasi.
Tak hanya latihan tim, Ezar juga menjalani sesi latihan privat untuk meningkatkan kemampuan teknis. Ia harus pintar membagi waktu antara sekolah dan latihan intensif.
“Alhamdulillah tidak menyangka kerja keras ini bisa membuahkan hasil,” katanya.
Deretan Prestasi Nasional Jadi Bukti Konsistensi
Perjalanan Ezar dimulai dari klub lokal, Club Sahabat Banyuwangi, sebelum akhirnya berkembang pesat di BIFFI Academy. Di bawah bimbingan pelatih seperti Coach Iman, Coach Marcel Moa, Coach Tommy Sanjaya, hingga Coach Agus dan Coach Indra, kemampuannya terus meningkat.
Sejumlah prestasi individu berhasil diraih di tingkat nasional, di antaranya:
-
Top Rebound YBA Summer 2024 Cirebon
-
Top Block YBA Winter 2024 Cirebon
-
Top Block Familia Cup 2024 Surabaya
-
Best Defense Familia Cup 2024 Surabaya
-
Duta Pensil Fest Basketball 2025 Jember
Tak hanya itu, Ezar juga berkontribusi besar dalam prestasi tim. Ia ikut mengantarkan timnya meraih:
-
Juara 1 Liga Jatim Zona Utara 2026
-
Juara 1 Pensil Fest 2025 antar-SMP se-Jawa Timur
-
Juara 1 Greyhound Cup Malang 2025
“Banyak kejuaraan yang sudah diraih, baik tingkat Jawa Timur maupun nasional,” ujarnya.
Bidik Karier Polisi, Ikuti Jejak Sang Ayah
Di balik prestasi gemilangnya di lapangan, Ezar menyimpan cita-cita yang tak kalah besar. Ia ingin menjadi anggota kepolisian, mengikuti jejak sang ayah, Andrik Firmansah.
Baginya, jalur prestasi olahraga menjadi salah satu pintu untuk mewujudkan mimpi tersebut.
“Semoga bisa masuk menjadi anggota Polri,” harapnya.
Dukungan keluarga menjadi faktor penting dalam perjalanan Ezar. Sang ayah mengaku bangga atas capaian anaknya yang mampu menembus sekolah internasional melalui kerja keras.
“Alhamdulillah, saya tidak menyangka anak dari daerah bisa mendapat beasiswa di sekolah internasional. Ini bukan hanya membanggakan keluarga, tapi juga daerah,” ungkapnya.
Dari Banyuwangi ke Panggung Internasional
Keberhasilan Ezar menjadi bukti bahwa kombinasi disiplin, kerja keras, serta dukungan lingkungan mampu mengantarkan pelajar daerah menembus peluang global.
Dari lapangan basket di Banyuwangi hingga bangku sekolah internasional di Surabaya, langkah Ezar baru saja dimulai. Namun satu hal yang pasti, prestasinya telah menjadi inspirasi bagi generasi muda lainnya: bahwa mimpi besar bisa diraih dari mana saja, selama ada tekad dan konsistensi. (rio/aif)
Editor : Ali Sodiqin