RADARBANYUWANGI.ID – Penampilan luar biasa ditunjukkan pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada balapan Moto3 Spanyol 2026, Minggu (26/4/2026). Start dari posisi ke-17, Veda berhasil melesat tajam dan finis di posisi keenam setelah melalui balapan penuh drama.
Balapan yang berlangsung selama 19 putaran itu langsung menyajikan kejutan sejak awal. Insiden terjadi ketika pembalap Level Up - MTA, Matteo Bertelle, terjatuh pada lap-lap awal, membuka peluang perubahan posisi di barisan tengah.
Bangkit Cepat dari Barisan Belakang
Memulai balapan dari grid ke-17, Veda tampil agresif sejak lampu start padam. Dalam dua lap pertama, pembalap asal Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta itu langsung merangsek ke posisi ke-12.
Pergerakan impresif tersebut berlanjut seiring ritme balapan yang semakin panas. Veda perlahan menembus zona poin dan terus memperbaiki posisi.
Di sisi lain, jalannya balapan di depan dipimpin oleh Maximo Quiles, yang dikenal sebagai murid dari legenda MotoGP, Marc Marquez. Ia dibayangi ketat oleh David Munoz dan Alvaro Carpe di posisi kedua dan ketiga.
Deja Vu Red Bull Rookies Cup
Memasuki lap ketiga, persaingan semakin sengit. Momen menarik terjadi ketika tiga nama yang pernah bersaing ketat di Red Bull Rookies Cup 2025 kembali bertemu dalam satu rombongan.
Brian Uriarte, Hakim Danish, dan Veda sempat berjejer di posisi 8 hingga 10, menciptakan persaingan ketat yang mengingatkan pada duel mereka di ajang junior tersebut.
Finis P6, Bukti Konsistensi dan Mental Tangguh
Memasuki lap-lap akhir, Veda menunjukkan konsistensi luar biasa. Ia mampu menjaga ritme, memanfaatkan celah, dan menghindari insiden yang kerap terjadi di grup tengah.
Hasilnya, Veda berhasil menyelesaikan balapan di posisi keenam—sebuah capaian impresif mengingat ia memulai dari barisan belakang.
Finis di P6 tidak hanya menjadi hasil terbaiknya di musim ini, tetapi juga mempertegas potensinya sebagai salah satu talenta muda Indonesia yang siap bersaing di level dunia.
Modal Penting untuk Seri Berikutnya
Hasil positif di Moto3 Spanyol ini menjadi modal berharga bagi Veda untuk menghadapi seri-seri selanjutnya. Selain menambah poin penting, performa tersebut juga meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi persaingan ketat di kelas Moto3.
Dengan tren performa yang terus meningkat, Veda Ega Pratama kini semakin diperhitungkan di lintasan internasional dan membuka peluang lebih besar untuk bersaing di papan atas klasemen. (*)
Editor : Ali Sodiqin