Dua Kandidat Ketua IPSI Banyuwangi Menguat, Gus Syifa vs Suwito Berebut 24 Suara Perguruan

Fredy Rizki Manunggal • Dipublikasikan Selasa, 14 April 2026 | 09:34 WIB
Gus Syifa dan Suwito, calon ketua IPSI Banyuwangi. (Dok. Radar Banyuwangi)
Gus Syifa dan Suwito, calon ketua IPSI Banyuwangi. (Dok. Radar Banyuwangi)

RADARBANYUWANGI.ID – Bursa pemilihan Ketua Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Kabupaten Banyuwangi mulai memanas menjelang berakhirnya masa kepengurusan periode 2022–2026. Dua nama mencuat sebagai kandidat kuat pengganti I Made Cahyana yang telah menjabat selama dua periode.

Kedua nama tersebut adalah Suwito dan Ahmad Syifa Nailul Wafar atau yang akrab disapa Gus Syifa. Keduanya diprediksi akan bersaing ketat dalam Musyawarah Kabupaten (Muskab) IPSI Banyuwangi mendatang.

Nama Suwito lebih dulu mencuat setelah dinilai sukses saat menjabat sebagai Ketua Panitia Kejuaraan Kabupaten (Kejurkab) IPSI pada akhir 2025 lalu. Politisi Partai Gerindra yang juga menjabat Ketua Fraksi Gerindra DPRD Banyuwangi itu mendapat dukungan dari sejumlah pihak.

Meski demikian, Suwito mengaku tidak secara aktif mencalonkan diri dan menyerahkan sepenuhnya kepada perguruan pencak silat yang memiliki hak suara.

“Saya serahkan kepada teman-teman perguruan pencak silat. Saya tidak pernah meminta, karena amanah itu berat,” ujarnya.

Namun, ia menegaskan siap apabila dipercaya memimpin IPSI Banyuwangi ke depan. Menurutnya, kepercayaan tersebut harus diiringi dengan komitmen untuk memajukan organisasi.

“Kalau memang diberikan amanah, saya harus siap dengan segala konsekuensinya dan siap membawa IPSI Kabupaten Banyuwangi ke arah yang lebih baik,” tegasnya.

Di sisi lain, nama Gus Syifa juga menguat sebagai kandidat penantang. Pria yang juga menjabat Ketua PC Pagar Nusa Banyuwangi itu mengaku mendapat dorongan dari mayoritas perguruan silat untuk maju dalam pemilihan.

“Ada 18 perguruan silat di Banyuwangi yang mendorong saya untuk maju pada pemilihan ketua IPSI tahun ini,” ungkapnya.

Awalnya, Gus Syifa mengaku tidak memiliki niat untuk maju. Namun, melihat potensi besar cabang olahraga pencak silat di Banyuwangi yang belum sepenuhnya berprestasi maksimal, ia akhirnya menyatakan kesiapan.

“Saya siap maju untuk bergotong royong membawa prestasi bagi silat Banyuwangi,” ujarnya.

Kemunculan dua kandidat ini diprediksi akan membuat pelaksanaan Muskab IPSI Banyuwangi tahun ini berlangsung lebih dinamis. Pasalnya, dalam dua periode sebelumnya, pemilihan ketua berlangsung secara aklamasi tanpa kompetisi terbuka.

Dalam Muskab nanti, calon ketua harus memperoleh suara mayoritas dari total 24 perguruan pencak silat yang tergabung dalam IPSI Banyuwangi. Persaingan diperkirakan akan berlangsung ketat mengingat masing-masing kandidat memiliki basis dukungan yang kuat.

Sementara itu, Sekretaris IPSI Banyuwangi, Hidayaturahman, menyampaikan bahwa hingga saat ini tahapan resmi Muskab masih dalam tahap persiapan internal.

“Kita masih akan menghadap ke ketua IPSI untuk mempersiapkan Muskab. Jadi hingga saat ini belum ada regulasi maupun tahapan yang berjalan,” jelasnya.

Ia menambahkan, pihaknya masih menunggu arahan dari Ketua IPSI Banyuwangi sebelum menetapkan jadwal dan mekanisme pemilihan untuk periode 2026–2031.

Dengan munculnya dua nama kuat ini, publik pencak silat di Banyuwangi kini menantikan bagaimana arah kepemimpinan IPSI ke depan, sekaligus berharap adanya peningkatan prestasi atlet di tingkat regional maupun nasional. (fre/aif)

Editor : Ali Sodiqin
IPSI Banyuwangi calon ketua IPSI Gus Syifa Suwito DPRD Muskab IPSI