RADARBANYUWANGI.ID - Pebalap GT asal Prancis, Jules Gounon, memberikan kabar terbaru mengenai kondisinya setelah mengalami keracunan makanan saat mengikuti putaran pembuka GT World Challenge Europe di Circuit Paul Ricard, akhir pekan lalu.
Gounon tetap turun balap bersama rekan setimnya, Dani Juncadella dan Chris Lulham, sebagai bagian dari persiapan menuju ajang ketahanan bergengsi Nürburgring 24 Hours. Tim mereka berhasil finis di posisi kesembilan, dalam balapan yang juga diikuti oleh Lance Stroll.
Meski tampil kompetitif, kondisi fisik Gounon ternyata jauh dari ideal. Ia mengungkapkan bahwa dirinya mengalami keracunan makanan sejak malam sebelum balapan.
“Malam sebelumnya saya mengalami keracunan makanan, kehilangan banyak cairan, dan hampir tidak tidur,” ujar Gounon melalui media sosialnya, dikutip racingnews365.com.
Dalam keterangannya, Gounon menyebut sempat kehilangan banyak cairan tubuh dan hampir tidak tidur. Ia juga mengapresiasi bantuan dari tim medis serta rekan setimnya yang sigap memberikan pertolongan.
“Terima kasih banyak kepada Dani yang seperti biasa selalu ada di saat sulit, telah membawa saya ke pusat medis pukul 07.00 pagi, serta kepada semua dokter dan paramedis yang membuat saya cukup fit untuk balapan,” lanjutnya.
Meskipun dalam kondisi lemah, Gounon tetap memaksakan diri untuk menjalani dua stint balapan. Ia mengakui pengalaman tersebut menjadi salah satu yang paling berat sepanjang kariernya.
“Saya tahu ini tidak akan mudah, tetapi saya tetap memberikan segalanya dalam dua stint tersebut, mungkin ini salah satu yang paling berat yang pernah saya jalani,” katanya.
Namun setelah menyelesaikan tugasnya di lintasan, kondisi Gounon justru memburuk. Ia dilaporkan pingsan dan harus kembali mendapatkan perawatan intensif di pusat medis selama beberapa jam.
“Setelah stint itu, saya benar-benar pingsan dan harus kembali ke pusat medis selama beberapa jam,” ungkapnya.
Meski hasil balapan tidak sesuai harapan, Gounon menilai pengalaman ini menjadi pengingat penting tentang arti ketahanan mental dan fisik dalam dunia balap.
“Ini bukan hasil yang kami inginkan, tetapi hari ini mengingatkan saya tentang arti sebenarnya dari ketangguhan dan sejauh mana Anda bisa melampaui batas diri,” pungkasnya.
Editor : Lugas Rumpakaadi