RADARBANYUWANGI.ID – Harapan baru bagi para praktisi olahraga drum band di Banyuwangi mulai menguat. Hal ini menyusul digelarnya Musyawarah Kabupaten (Muskab) Persatuan Drum Band Indonesia (PDBI) Banyuwangi yang berlangsung di Polresta Banyuwangi, Kamis (9/4) pagi.
Dalam forum tersebut, Kompol Bashori Alwi resmi terpilih sebagai Ketua Umum PDBI Banyuwangi untuk periode 2026–2030. Terpilihnya Bashori diharapkan mampu membawa angin segar bagi perkembangan dan prestasi drum band di Bumi Blambangan.
Muskab dihadiri sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Sekretaris Pengprov PDBI Jawa Timur Zainal Arifin, Plt Kepala Dinas Pendidikan Banyuwangi Alfian, Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah, Direktur PUDAM Banyuwangi Abd Rahman, serta perwakilan Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur wilayah Banyuwangi.
Selain itu, sebanyak 28 perwakilan unit drum band dari berbagai sekolah dan instansi di Banyuwangi turut hadir dan berpartisipasi aktif dalam forum pengambilan keputusan tersebut.
Dalam proses pemilihan, Kompol Bashori Alwi yang juga menjabat sebagai Kasat Binmas Polresta Banyuwangi terpilih secara ex officio sebagai Ketua Umum PDBI Banyuwangi.
Sekretaris Pengprov PDBI Jatim, Zainal Arifin, menjelaskan bahwa secara teknis masa kepengurusan PDBI Banyuwangi sebelumnya telah berakhir sekitar enam bulan lalu. Selama masa transisi, organisasi dipimpin oleh caretaker hingga terselenggaranya Muskab.
“Dengan terpilihnya ketua baru ini, kami berharap ada semangat baru, apalagi ini diinisiasi oleh gerakan anak-anak muda. Ini momentum untuk mendorong perkembangan drum band di Banyuwangi,” ujarnya.
Zainal menambahkan, peningkatan prestasi menjadi target utama ke depan. Ia berharap Banyuwangi mampu meraih hasil lebih baik pada ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur mendatang.
“Selama ini Banyuwangi baru sekali meraih medali, yaitu perak pada Porprov 2015 saat menjadi tuan rumah. Ke depan, minimal harus bisa meraih emas pada Porprov ke-10 di Surabaya tahun depan,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua KONI Banyuwangi Ahmad Khoirullah menyampaikan bahwa komposisi kepengurusan PDBI yang baru dinilai cukup strategis karena melibatkan berbagai unsur penting.
Mulai dari Dinas Pendidikan, Cabang Dinas Pendidikan Jawa Timur, hingga Kementerian Agama yang selama ini menjadi basis pembinaan unit-unit drum band, terutama di lingkungan sekolah.
“Kami melihat komposisi ini sangat ideal karena mayoritas unit drum band berada di sekolah. Dengan demikian, koordinasi akan lebih mudah, baik dalam pembinaan maupun persiapan event,” jelasnya.
Khoirullah juga menaruh harapan besar terhadap kepengurusan baru untuk meningkatkan prestasi cabang olahraga drum band di Banyuwangi.
“Pada Porprov nanti ada 11 medali yang diperebutkan untuk cabang drum band. Kami berharap Banyuwangi bisa meraih minimal satu medali emas,” pungkasnya.
Dengan terbentuknya kepengurusan baru PDBI Banyuwangi, para pelaku dan pecinta drum band berharap adanya program pembinaan yang lebih terarah, kompetisi yang berkelanjutan, serta peningkatan kualitas atlet.
Momentum Muskab ini sekaligus menjadi titik awal kebangkitan drum band Banyuwangi agar mampu bersaing di level provinsi hingga nasional. (fre)
Editor : Ali Sodiqin