F1 GP Miami 2026 Jadi Awal “Kejuaraan Baru”, Ferrari dan Rival Siapkan Upgrade Besar

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Kamis, 2 April 2026 | 12:29 WIB
Miami GP 2026 diprediksi jadi titik balik Formula 1. (F1)
Miami GP 2026 diprediksi jadi titik balik Formula 1. (F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Musim Formula 1 2026 diperkirakan memasuki fase krusial saat seri Miami pada awal Mei. Para petinggi tim menyebut balapan tersebut sebagai titik awal “kejuaraan baru” menyusul gelombang pembaruan besar yang tengah disiapkan.

Kepala tim Scuderia Ferrari, Fred Vasseur, menilai jeda panjang sebelum Miami memberi kesempatan langka bagi seluruh tim untuk mengembangkan mobil mereka secara signifikan.

“Semua tim akan membawa pembaruan ke Miami… itulah mengapa saya mengatakan kejuaraan baru akan dimulai,” ujar Vasseur, dikutip Motorsport.

“Semua tim berpacu untuk berkembang dan akan ada langkah maju untuk semua.”

Beberapa tim memang telah memperkenalkan upgrade kecil pada Grand Prix Jepang, namun mayoritas memilih menahan inovasi utama hingga balapan di Miami International Autodrome. Situasi ini turut dipengaruhi oleh pembatalan seri Bahrain dan Arab Saudi akibat konflik geopolitik di Timur Tengah.

Ferrari sendiri disebut-sebut akan membawa paket besar, melanjutkan pendekatan inovatif mereka, termasuk perangkat aerodinamika unik seperti sayap belakang berputar yang sempat mencuri perhatian di awal musim.

Bos Mercedes AMG Petronas, Toto Wolff, sepakat bahwa Miami akan menjadi momen “restart” kompetisi.

“Bagi saya, Miami juga akan menjadi restart. Bagaimana upgrade bekerja? Seberapa optimal sistem yang kami kembangkan? Ini akan sangat menarik,” kata Wolff.

Ia menambahkan bahwa dominasi awal musim tidak menjamin keberlanjutan performa, mengingat semua tim kini semakin memahami karakter mobil dan sistem baru.

Sementara itu, McLaren sebagai juara bertahan juga telah menyiapkan paket pengembangan pertamanya. Kepala tim Andrea Stella optimistis peningkatan performa akan mulai terlihat di Miami, meski tetap mewaspadai laju rival.

“Kami berharap mobil akan meningkat secara signifikan mulai Miami tetapi semua tim juga akan berkembang,” ujar Stella.

Di sisi lain, Red Bull Racing justru menjadi tim yang paling membutuhkan perbaikan. Performa mobil mereka di Jepang dinilai jauh dari optimal.

Kepala tim Laurent Mekies mengakui timnya membutuhkan waktu untuk memahami akar masalah.

“Kami butuh waktu untuk mendalami data. Apakah kami akan menyelesaikan semuanya secara ajaib di Miami? Tidak. Tapi kami yakin akan ada kemajuan,” jelas Mekies.

Ia menegaskan bahwa target utama adalah mengembalikan kepercayaan diri pembalap untuk mendorong mobil secara maksimal sebelum mengejar ketertinggalan lebih jauh sepanjang musim.

Dengan semua tim diperkirakan membawa peningkatan signifikan, seri Miami berpotensi menjadi penentu arah persaingan musim ini. Tidak hanya soal kecepatan, tetapi juga soal efektivitas strategi pengembangan masing-masing tim.

Vasseur menegaskan pentingnya konsistensi dalam fase transisi ini.

“Kami harus terus mengumpulkan poin, naik podium, dan tetap dekat dengan Mercedes,” katanya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : Motorsport.com
miami formula 1 ferrari f1