Aston Martin Tunjukkan Kemajuan di F1 GP Suzuka Jepang, Meski Fernando Alonso Hanya Finis P18 dan Lance Stroll Gagal Menyentuh Garis Akhir

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 30 Maret 2026 | 12:13 WIB
Aston Martin tunjukkan kemajuan di GP Jepang. (Aston Martin F1 Team)
Aston Martin tunjukkan kemajuan di GP Jepang. (Aston Martin F1 Team)

RADARBANYUWANGI.ID - Tim Aston Martin menunjukkan tanda-tanda kemajuan meski hasil akhir belum memuaskan pada F1 Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu (29/3/2026). Dalam balapan tersebut, hanya Fernando Alonso yang berhasil mencapai garis finis, sementara Lance Stroll harus mengakhiri lomba lebih awal akibat masalah teknis.

Alonso menyelesaikan balapan dengan tertinggal satu lap di posisi ke-18. Meski jauh dari zona poin, hasil tersebut dinilai sebagai langkah maju, terutama terkait keandalan mobil yang sebelumnya menjadi sorotan.

“Finis balapan di Suzuka menunjukkan seberapa jelas progress team, dan itu menjadi kekuatan positif yang harus kami dapatkan selama akhir pekan," ujar Alonso.

Ia menambahkan bahwa tim akan terus menganalisis data dari Silverstone dan Sakura guna meningkatkan performa menjelang seri berikutnya di Miami.

Di sisi lain, Stroll tidak mampu menyelesaikan balapan setelah mengalami dugaan masalah tekanan air pada mesin pembakaran internal (ICE). Insiden tersebut terjadi di pertengahan lomba, sehingga mengakhiri perjuangannya yang saat itu tengah bertarung di posisi belakang.

“Suzuka selalu menjadi sirkuit yang menyenangkan, sangat disayangkan kami tidak bisa sampai di garis finis," kata Stroll.

Ia juga menegaskan bahwa timnya masih memiliki banyak pekerjaan rumah, terutama dalam meningkatkan kecepatan mobil.

Chief Trackside Officer Aston Martin, Mike Krack, mengungkapkan bahwa target utama tim pada balapan ini adalah menyelesaikan jarak penuh, yang berhasil dicapai melalui Alonso.

“Tujuan kali ini adalah menyelesaikan balapan panjang, yang dapat kami raih bersama Fernando di P18. Itu adalah momen signifikan bagi tim dan rekan teknis kami, Honda, pada balapan kandang," jelas Krack.

Namun demikian, ia mengakui bahwa masalah pada mobil Stroll menjadi bukti bahwa masih banyak aspek teknis yang perlu diperbaiki. Selain itu, performa keseluruhan paket mobil dinilai masih jauh dari harapan.

Dengan jeda sebelum balapan berikutnya, Aston Martin diharapkan dapat memanfaatkan waktu untuk memperbaiki kendala pada unit tenaga dan meningkatkan daya saing. Seri di Miami akan menjadi ujian penting untuk melihat sejauh mana perkembangan yang berhasil dicapai tim asal Inggris tersebut.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : F1
lance stroll formula 1 Suzuka jepang fernando alonso aston martin f1