Max Verstappen Finis P8 di F1 GP Jepang, Red Bull Akui Banyak PR Usai Balapan Dipenuhi Kendala Teknis

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 30 Maret 2026 | 11:39 WIB
Red Bull menghadapi balapan sulit usai Max Verstappen finis kedelapan. (Red Bull Racing)
Red Bull menghadapi balapan sulit usai Max Verstappen finis kedelapan. (Red Bull Racing)

RADARBANYUWANGI.ID - Tim Red Bull Racing menghadapi balapan yang penuh tantangan setelah Max Verstappen hanya mampu finis di posisi kedelapan, sementara rekan setimnya, Isack Hadjar, berakhir di luar zona poin pada ajang F1 GP Jepang, Minggu (29/3/2026). Balapan ini sekaligus menyoroti sejumlah kelemahan teknis yang masih membayangi performa mobil mereka.

Verstappen memulai balapan dari posisi ke-11 dan langsung menunjukkan agresivitas sejak start. Ia berhasil menyalip beberapa pembalap di awal, termasuk Hadjar, sebelum terjebak dalam duel panjang dengan Pierre Gasly. Upaya menyalip pembalap Alpine tersebut menjadi salah satu momen krusial yang menentukan jalannya balapan bagi sang juara dunia.

“Untuk balapan ini saya mencoba segalanya untuk kembali ke zona poin dan maju ke depan. Saya melakukan start yang lebih baik, memaksimalkan balapan dan merebut beberapa posisi,” ujar Verstappen, dikutip F1

“Saya mencoba menyalip Alpine, tetapi Pierre melakukan pekerjaan yang sangat baik tanpa kesalahan dan membuatnya terlalu sulit,” tambahnya.

Kendala teknis juga menjadi faktor penghambat utama. Verstappen mengungkapkan bahwa sistem energi mobilnya tidak bekerja optimal saat momen penting.

“Saat mencoba menyalip, tidak ada baterai di lintasan lurus utama. Saya menunggu jika dia membuat kesalahan kecil, tetapi dia tampil sempurna dan tidak ada cara untuk menyalip,” katanya.

Sementara itu, Hadjar yang sempat tampil menjanjikan di awal balapan harus kehilangan peluang akibat strategi pit stop dan momen Safety Car yang tidak menguntungkan. Ia mengakui adanya kelemahan dalam sistem deployment energi mobil.

“Hari ini terasa seperti balapan yang panjang bagi kami. Kami perlu meningkatkan deployment karena kami benar-benar kesulitan dengan hal itu,” kata Hadjar.

“Timing Safety Car juga tidak menguntungkan dan setelah itu sulit untuk kembali ke zona poin,” imbuhnya.

Kepala tim, Laurent Mekies, menegaskan bahwa hasil ini memberikan banyak pelajaran penting bagi tim. Ia menyebut bahwa berbagai aspek masih perlu dibenahi secara menyeluruh.

“Hari ini kami belajar lebih banyak tentang keterbatasan mobil kami saat ini. Tidak hanya satu area yang bisa disalahkan, kami perlu bekerja di semua aspek,” ujarnya.

Mekies juga tetap optimistis menghadapi balapan berikutnya. “Saya memiliki kepercayaan penuh bahwa tim akan memanfaatkan beberapa minggu ke depan untuk membawa peningkatan ke Miami,” pungkasnya.

Dengan jeda waktu sebelum seri berikutnya, Red Bull kini fokus melakukan evaluasi mendalam guna memperbaiki performa. Target utama mereka adalah memperkecil jarak dengan para pesaing di depan serta menemukan ritme yang lebih konsisten dalam pengembangan mobil.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : F1
max verstappen formula 1 isack hadjar red bull jepang f1