RADARBANYUWANGI.ID - Ferrari kembali menunjukkan konsistensi performa mereka pada balapan Formula 1 (F1) di Sirkuit Suzuka, Jepang dengan meraih podium ketiga secara beruntun, pada Minggu (29/3/2026). Charles Leclerc finis di posisi ketiga setelah melalui balapan penuh duel, sementara Lewis Hamilton harus puas di posisi keenam usai mengalami kesulitan pace.
Leclerc memulai balapan dengan sangat baik, langsung menempati posisi kedua di belakang Oscar Piastri. Namun dinamika balapan berubah cepat ketika George Russell berhasil kembali menyalip dan perebutan posisi berlangsung sengit, termasuk melibatkan pembalap muda Andrea Kimi Antonelli serta rekan setimnya sendiri.
Strategi pit stop di bawah Safety Car sempat menguntungkan Hamilton, yang keluar lebih depan dari Leclerc. Namun keunggulan tersebut tidak bertahan lama karena Leclerc mampu merebut kembali posisi melalui pertarungan langsung di lintasan.
“Kami benar-benar harus bekerja keras kali ini. Kami sedikit kurang beruntung dengan Safety Car, jadi saya harus mengejar mobil di depan,” ujar Leclerc, dikutip F1.
Setelah pit stop, pembalap asal Monako itu sempat kehilangan beberapa posisi, tetapi mampu bangkit dan menjaga performa hingga akhir balapan. Ia juga harus bertahan dari tekanan Russell di lap-lap penutup.
“Saya harus sangat berhati-hati dan mengelola ban dengan baik untuk mencapai finis. Dengan manajemen energi yang baik, saya bisa mempertahankan podium dari serangan Russell,” tambahnya.
Di sisi lain garasi Ferrari, Hamilton mengalami balapan yang lebih sulit. Meski sempat di posisi podium berkat strategi, ia kehilangan kecepatan di stint berikutnya dan disalip oleh Russell serta Lando Norris.
“Itu balapan yang menuntut, dan jelas bukan hasil yang saya inginkan. Saya tidak memiliki pace untuk bersaing,” kata Hamilton.
Pembalap Inggris itu mengakui perlunya evaluasi menyeluruh untuk memahami penyebab kurangnya performa.
“Fokus sekarang adalah memahami mengapa hal itu terjadi dan menemukan cara untuk meningkatkan performa,” ujarnya.
Team Principal Ferrari, Fred Vasseur, menilai balapan ini sebagai tontonan menarik sekaligus hasil positif bagi tim, terutama berkat performa cerdas Leclerc.
“Ini adalah balapan yang kuat dari Charles. Dia mengemudi dengan cerdas, bahkan memanfaatkan posisi untuk menyalip Russell di tikungan pertama,” jelas Vasseur.
Meski demikian, Ferrari masih mengakui adanya kelemahan, khususnya dalam kecepatan di lintasan lurus.
“Kami tahu ada kekurangan dalam kecepatan lurus dan kami akan bekerja untuk memperbaikinya dalam beberapa minggu ke depan,” tambahnya.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : F1