Kimi Antonelli Bangkit dari Start Buruk, Peroleh Kemenangan Dramatis di F1 GP Suzuka Jepang

Lugas Rumpakaadi • Dipublikasikan Senin, 30 Maret 2026 | 11:12 WIB
Kimi Antonelli memperoleh kemenangan yang dramatis di GP Jepang Suzuka setelah manfaatkan Safety Car. (F1)
Kimi Antonelli memperoleh kemenangan yang dramatis di GP Jepang Suzuka setelah manfaatkan Safety Car. (F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Kemenangan kedua secara beruntun diraih oleh Kimi Antonelli setelah tampil impresif pada F1 Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka, Minggu (29/3/2026). Meski sempat kehilangan posisi di awal balapan, pembalap muda asal Italia itu bangkit dan menutup balapan dengan dominasi meyakinkan.

Start dari pole position tidak berjalan mulus bagi Antonelli. Ia kehilangan sejumlah posisi hingga tercecer ke peringkat keenam. Namun, strategi dan kecepatan mobil Mercedes membantunya kembali bersaing di barisan depan.

“Saya melakukan start yang buruk dari pole dan sangat menyesal kehilangan banyak posisi. Tapi saat berada di udara bersih dengan ban medium, saya bisa meningkatkan kecepatan cukup signifikan,” ujar Antonelli, dikutip F1.

Momentum balapan berubah ketika Safety Car keluar tepat setelah pit stop pesaingnya. Antonelli yang belum masuk pit mendapatkan keuntungan besar, melakukan pit stop dengan “murah”, dan tetap memimpin balapan.

“Timing Safety Car sangat menguntungkan dan membuat hidup saya lebih mudah. Tapi saya merasa kami punya kecepatan untuk menang bahkan tanpa itu,” tambahnya.

Setelah memimpin, Antonelli tampil tanpa kesalahan. Ia menjauh dari para pesaing dan mengakhiri balapan dengan selisih hampir 14 detik.

Rekan setimnya, George Russell, mengalami nasib sebaliknya. Start yang kurang baik membuatnya kehilangan posisi, meski sempat bangkit ke posisi kedua.

Namun, strategi pit stop yang kurang tepat, memasuki satu lap sebelum Safety Car, membuatnya kehilangan momentum. Saat restart, ia bahkan turun posisi akibat keterbatasan energi dan masalah teknis.

“Kami sebenarnya dalam perebutan kemenangan. Tapi pit stop satu lap sebelum Safety Car mengubah segalanya. Itu sangat membuat frustrasi,” kata Russell.

Ia juga mengungkap adanya masalah teknis tambahan, termasuk keterbatasan daya baterai dan gangguan sistem yang memengaruhi performanya.

Kepala tim Toto Wolff mengakui bahwa keberuntungan memainkan peran penting dalam hasil balapan kali ini.

“Terkadang Anda butuh sedikit keberuntungan, dan hari ini itu berpihak pada Kimi. Namun, kecepatan yang ia tunjukkan setelah itu membuktikan kemampuannya,” ujar Wolff.

Sementara itu, Direktur Teknik Lintasan Andrew Shovlin menambahkan bahwa tim masih memiliki banyak pekerjaan rumah.

“Kami memulai musim dengan sangat baik, tetapi para pesaing semakin mendekat. Kami harus memanfaatkan jeda musim ini untuk meningkatkan performa,” katanya.

Dengan tiga kemenangan awal musim, Mercedes menunjukkan performa kuat. Namun tekanan dari rival seperti Ferrari dan McLaren semakin terasa.

Antonelli sendiri tetap merendah meski menang dominan.

“Kami tahu ini tidak akan mudah untuk mempertahankan performa ini. Kami harus terus berkembang,” tegasnya.

Balapan berikutnya di Miami diprediksi akan menjadi ujian besar bagi Mercedes dalam mempertahankan dominasinya.

Editor : Lugas Rumpakaadi
Sumber : F1
formula 1 mercedes Suzuka jepang kimi antonelli f1