RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap McLaren, Lando Norris, mengaku cukup puas memulai balapan dari posisi kelima pada Grand Prix Jepang, meski harus menghadapi akhir pekan yang penuh tantangan teknis di Sirkuit Suzuka.
Norris mengalami sejumlah kendala pada mobil MCL40 miliknya sejak sesi latihan bebas. Dugaan kebocoran hidrolik serta masalah pada sistem ERS (Energy Recovery System) membuatnya kehilangan banyak waktu di lintasan. Ia hanya mencatatkan total 29 lap sepanjang Free Practice 2 dan 3, tertinggal jauh dari rekan setimnya, Oscar Piastri.
Kondisi tersebut membuat Norris memasuki sesi kualifikasi dalam situasi yang kurang ideal. Namun, pembalap asal Inggris itu tetap mampu menunjukkan performa solid dengan mengamankan posisi kelima di grid start.
“Untuk bisa berada di depan salah satu Ferrari setelah akhir pekan seperti ini, saya cukup senang,” ujar Norris, Sabtu (28/3/2026), dikutip F1.
Ia juga mengungkapkan betapa sulitnya akhir pekan ini, bahkan menyebut dirinya lebih sering berada di luar mobil dibandingkan di dalam kokpit.
“Sulit rasanya lebih banyak menonton TV daripada mengemudi mobil akhir pekan ini, atau bahkan sepanjang musim. Ini bukan akhir pekan kami sejauh ini,” tambahnya.
Meski berhasil menyelip di antara dua pembalap Ferrari, yakni Charles Leclerc dan Lewis Hamilton, Norris mengakui bahwa dirinya belum sepenuhnya percaya diri menghadapi balapan sepanjang 53 lap tersebut.
Minimnya data, terutama saat menggunakan bahan bakar penuh, menjadi tantangan tersendiri bagi pembalap berusia 20-an itu.
“Saya belum melakukan lap dengan bahan bakar penuh. Saya tidak tahu bagaimana performa baterai atau mesin nanti,” jelas Norris.
Ia menambahkan bahwa dirinya harus bekerja ekstra keras untuk mempersiapkan diri menjelang balapan, termasuk mempelajari data serta rekaman on-board dari pembalap lain.
“Saya harus lebih fokus malam ini, mempelajari semuanya, melihat video dan data pembalap lain, termasuk Oscar, untuk memahami apa yang harus dilakukan.”
Meski mengaku tidak berada dalam kondisi paling percaya diri, Norris tetap melihat sisi positif dari performa mobilnya yang dinilai cukup kompetitif sepanjang akhir pekan.
“Ini mungkin bukan kondisi paling percaya diri saya menuju hari Minggu, tapi mobil tampil cukup baik dan kecepatannya terlihat lumayan, bahkan lebih baik dibanding beberapa balapan sebelumnya.”
Balapan Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka diprediksi akan menjadi ujian berat bagi Norris, terutama dengan minimnya pengalaman lintasan sepanjang akhir pekan. Namun, posisi start yang relatif kuat memberi peluang bagi pembalap McLaren tersebut untuk tetap bersaing di papan atas.
Editor : Lugas Rumpakaadi