RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap McLaren, Oscar Piastri, mengakui bahwa timnya masih belum memiliki kecepatan yang cukup untuk menantang dominasi Mercedes secara serius. Meski demikian, hasil posisi ketiga dalam sesi kualifikasi Japanese Grand Prix di Suzuka Circuit menjadi sinyal kemajuan yang menggembirakan bagi tim asal Woking tersebut.
Piastri menjalani awal musim yang sulit. Ia mengalami kecelakaan menjelang formation lap di balapan kandangnya di Australia, lalu gagal start di China akibat masalah kelistrikan pada power unit. Minimnya jam terbang balapan tidak menghalangi performa impresifnya di Jepang.
Di Suzuka, pembalap asal Australia itu tampil menjanjikan dengan menjadi yang tercepat di sesi latihan bebas kedua (FP2), sebelum mengamankan posisi ketiga saat kualifikasi. Ia berada di belakang duo Mercedes, yakni Kimi Antonelli dan George Russell.
“Saya rasa itu kurang lebih adalah kemampuan maksimal kami. Lap terakhir di Q3 tidak terlalu bagus, tetapi lap pertama cukup solid, jadi secara keseluruhan saya cukup senang,” ujar Piastri, Sabtu (28/3/2026), dikutip F1.
“Senang bisa sedikit lebih dekat dengan Mercedes. Semoga besok kami bisa bertahan di posisi itu,” imbuhnya.
Catatan waktu terbaiknya, 1 menit 29,132 detik, masih terpaut 0,354 detik dari pole position milik Antonelli. Hal ini menunjukkan bahwa McLaren masih perlu meningkatkan performa terutama dalam satu lap.
Musim McLaren sejauh ini juga diwarnai masalah reliabilitas. Rekan setimnya, Lando Norris, yang akan start dari posisi kelima, sempat kehilangan banyak waktu di FP3 akibat gangguan pada sistem ERS (Energy Recovery System).
Meski tanpa pembaruan besar pada mobil, Piastri menilai ada peningkatan performa di Jepang. Ia menyebut karakteristik Suzuka kemungkinan lebih sesuai dengan paket mobil McLaren saat ini.
“Mobilnya tidak berubah dalam tiga balapan ini, jadi tidak terasa berbeda. Mungkin lintasan ini sedikit lebih cocok untuk kami, dan kami bisa memaksimalkan power unit dengan lebih baik serta mengoptimalkan banyak hal,” jelasnya.
Ia juga menambahkan bahwa sebelumnya tim belum sepenuhnya memaksimalkan potensi mobil di Australia dan China.
“Kami jelas masih tertinggal dari sisi paket keseluruhan, tetapi saya rasa kami tidak mendapatkan hasil maksimal di dua balapan sebelumnya. Akhir pekan ini kami melakukan pekerjaan yang sangat baik. Senang melihat progres, tetapi masih ada selisih yang cukup besar yang harus dikejar,” pungkas Piastri.
Hasil ini membuka peluang bagi McLaren untuk tampil lebih kompetitif di balapan, meskipun tantangan dari Mercedes masih menjadi hambatan utama.
Editor : Lugas RumpakaadiSumber : F1