RADARBANYUWANGI.ID - Pembalap George Russell mengungkapkan bahwa performa tim McLaren pada sesi latihan bebas hari Jumat (27/3/2026) di Grand Prix Jepang menjadi kejutan tersendiri baginya.
Russell, yang saat ini memimpin klasemen sementara pembalap bersama Mercedes, datang ke Jepang dengan kepercayaan diri setelah meraih kemenangan pada seri pembuka musim di Australia serta Sprint Race di China. Ia juga finis kedua di Grand Prix China, tepat di belakang rekan setimnya, Kimi Antonelli.
Mercedes sendiri tampil dominan di awal musim 2026 berkat regulasi baru. Hal itu sempat terlihat saat mereka mengunci posisi satu-dua pada sesi Free Practice 1. Namun, dominasi tersebut tidak berlanjut di sesi kedua, di mana pembalap McLaren, Oscar Piastri, mencatatkan waktu tercepat.
Russell mengakui bahwa kecepatan McLaren berada di luar perkiraannya.
“McLaren sangat cepat, jadi itu sedikit mengejutkan, sejujurnya. Masih ada beberapa hal yang perlu kami tingkatkan, jadi masih ada pekerjaan yang harus dilakukan malam ini,” ujar Russell, dikutip F1.
Pada sesi FP2, Russell terpaut sekitar dua persepuluh detik dari Piastri. Sementara itu, rekan setim Piastri, Lando Norris, juga menunjukkan performa kompetitif meski mengalami kendala teknis.
McLaren sebelumnya mengalami hasil buruk di China setelah kedua mobil mereka terkendala masalah pada unit tenaga Mercedes. Di Jepang, Norris kembali menghadapi gangguan berupa dugaan kebocoran hidrolik yang membuatnya kehilangan setengah sesi FP2. Meski demikian, ia masih mampu finis hanya setengah detik di belakang Piastri.
Menanggapi apakah performa McLaren benar-benar mencerminkan kekuatan mereka, Russell tidak meragukannya. Ia justru menilai Mercedes masih memiliki pekerjaan rumah untuk mempertahankan tren kemenangan.
“Saya tidak melihat alasan kenapa itu tidak nyata. Lando memang mengalami hari yang terganggu, tapi Oscar tampil sangat konsisten sejak lap pertama pagi tadi,” jelasnya.
Russell juga menyoroti bahwa timnya belum sepenuhnya mengoptimalkan performa, terutama dalam hal manajemen energi.
“Kami akan lihat saat kualifikasi. Saya pikir kami masih punya potensi lebih, terutama dari sisi saya dalam manajemen energi. Mudah-mudahan besok bisa lebih baik,” tambahnya.
Ia juga mengindikasikan adanya perbedaan strategi deployment energi antar tim yang cukup signifikan.
“Ada perbedaan cukup besar dalam deployment antar tim sepanjang lap. Kami belum sepenuhnya tepat dalam hal itu, tapi seharusnya bisa diperbaiki dengan relatif mudah,” pungkas Russell.
Editor : Lugas Rumpakaadi