Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dua Kali DNS Beruntun, Oscar Piastri Berharap Bisa Melihat Lampu Start di F1 GP Jepang

Lugas Rumpakaadi • Jumat, 27 Maret 2026 | 12:21 WIB
Oscar Piastri berharap bisa start di F1 GP Jepang. (F1)
Oscar Piastri berharap bisa start di F1 GP Jepang. (F1)

RADARBANYUWANGI.ID - Pebalap muda, Oscar Piastri melontarkan candaan sekaligus harapan sederhana jelang Grand Prix Jepang di Sirkuit Suzuka akhir pekan ini. Setelah dua kali berturut-turut gagal memulai balapan (DNS) pada awal musim 2026, Piastri berharap setidaknya bisa melihat lampu start menyala.

Musim Piastri dimulai dengan penuh tantangan. Pada seri pembuka di Melbourne, pebalap asal Australia itu mengalami kecelakaan saat menuju grid, sehingga tidak dapat mengikuti balapan di hadapan publik tuan rumah. Situasi tersebut berlanjut di Shanghai, ketika mobilnya mengalami masalah teknis sebelum lap formasi dimulai.

Dalam sesi media di Suzuka, Piastri mengungkapkan harapannya dengan nada ringan namun penuh makna. “Itu akan bagus, ya! Kami akan mencoba setidaknya melihat lampu start menyala pekan ini dan melanjutkan dari sana,” ujarnya, dikutip F1.

Pebalap berusia 24 tahun itu mengakui bahwa awal musim ini jauh dari ideal. Namun, ia memilih untuk tetap realistis dan fokus pada peningkatan performa. “Jelas ini bukan awal tahun terbaik, tapi kami tahu posisi kami saat ini. Yang penting adalah menjalani akhir pekan dengan solid,” tambahnya.

Meski sempat merasakan emosi negatif setelah kegagalan di Melbourne, Piastri menegaskan bahwa ia kini lebih memilih mengambil pelajaran dari situasi tersebut. “Tidak banyak kemarahan. Setelah China, ya sudah, tidak semua berjalan sesuai harapan, dan tidak ada gunanya marah atau terlalu sedih,” jelasnya.

Sebagai bagian dari proses belajar, Piastri bahkan memanfaatkan waktu dengan mengamati jalannya balapan dari luar lintasan. Ia mencoba memahami strategi dan performa mobil lain untuk meningkatkan pemahamannya terhadap dinamika balapan musim ini.

Di tengah keterbatasan kesempatan tampil di lintasan, Piastri juga menegaskan bahwa ia tidak melakukan perubahan besar dalam persiapannya, termasuk penggunaan simulator. Menurutnya, tidak ada cara instan untuk mengejar ketertinggalan selain tampil maksimal saat kesempatan datang.

Menariknya, ia mengaku cukup puas dengan performa kualifikasinya sejauh ini. Namun, ia belum memiliki kesempatan untuk membuktikannya dalam balapan. “Saya senang dengan hasil kualifikasi sejauh ini, tapi saya belum punya kesempatan menunjukkannya di balapan,” katanya.

Menghadapi akhir pekan di Jepang, target Piastri terdengar sederhana namun penting. “Memulai balapan, itu mungkin akan sangat membantu!” ujarnya sambil tersenyum.

Ia juga menyadari bahwa timnya, McLaren, saat ini masih berada di belakang rival seperti Mercedes dan Ferrari. Oleh karena itu, fokus utamanya adalah memaksimalkan setiap peluang yang ada di lintasan.

Dengan tekad untuk bangkit, Grand Prix Jepang menjadi momentum penting bagi Piastri untuk mengakhiri rentetan nasib buruk dan mulai menunjukkan potensi sebenarnya di musim 2026.

Editor : Lugas Rumpakaadi
#dns #Oscar Piastri #formula 1 #jepang #f1