Kiper asal Georgia itu disebut mulai merasa frustrasi karena minimnya kesempatan bermain sejak bergabung dengan The Reds.
Mamardashvili harus menerima peran sebagai kiper pelapis di belakang penjaga gawang utama Liverpool, Alisson Becker. Situasi tersebut membuatnya hanya tampil 12 kali di semua kompetisi, termasuk lima pertandingan di Premier League musim ini.
Kesempatan Bermain Masih Terbatas
Cedera yang sempat dialami Alisson memang sempat membuka peluang bagi Mamardashvili untuk tampil di beberapa laga penting, baik di liga domestik maupun di UEFA Champions League.
Salah satu penampilannya terjadi pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions melawan Galatasaray pekan lalu.
Dalam pertandingan di Rams Park tersebut, Liverpool harus menelan kekalahan tipis 0-1. Meski demikian, performa Mamardashvili mendapat banyak pujian dari para pendukung klub.
Penampilan impresif itu bahkan dianggap cukup layak untuk membuatnya kembali dipercaya sebagai starter saat Liverpool menghadapi Tottenham Hotspur. Namun, pelatih Arne Slot justru kembali memainkan Alisson setelah sang kiper Brasil pulih dari cedera, dalam laga yang berakhir imbang 1-1.
Dengan kondisi tersebut, Mamardashvili diperkirakan kembali hanya menjadi cadangan saat Galatasaray bertandang ke Anfield pada leg kedua Liga Champions.
Liverpool Terima Banyak Ketertarikan dari Klub Lain
Situasi ini memicu ketertarikan sejumlah klub terhadap Mamardashvili. Beberapa tim dilaporkan telah menghubungi Liverpool untuk menanyakan kemungkinan transfer penjaga gawang berusia 25 tahun tersebut.
Ketertarikan tersebut semakin masuk akal mengingat Liverpool juga telah mengaktifkan opsi perpanjangan kontrak satu tahun bagi Alisson. Keputusan itu membuat kiper berusia 33 tahun tersebut tetap berada di Anfield hingga 2027.
Manajemen Liverpool juga dikabarkan masih berencana mempertahankan Alisson sebagai kiper utama setidaknya hingga musim 2026-2027, meskipun ia beberapa kali mengalami masalah kebugaran.
Akibatnya, sejumlah klub mulai mempertimbangkan kemungkinan memboyong Mamardashvili, baik melalui skema pinjaman maupun transfer permanen.
Liverpool Masih Pertimbangkan Opsi Terbaik
Saat ini, pihak Liverpool disebut masih membuka berbagai kemungkinan terkait masa depan Mamardashvili. Namun, mereka mungkin harus segera mengambil keputusan karena minat terhadap sang kiper terus meningkat.
Liverpool sendiri mengeluarkan dana sekitar £25,9 juta untuk merekrut Mamardashvili dari Valencia pada 2024. Kontraknya bersama klub Merseyside itu masih berlaku hingga akhir musim 2030-2031.
Potensi Liverpool Kehilangan Dua Kiper Sekaligus?
Meski kontrak Alisson telah diperpanjang, masa depan penjaga gawang tim nasional Brasil itu belum sepenuhnya aman. Hal ini karena adanya ketertarikan dari klub raksasa Italia, Juventus.
Jika Alisson tetap bertahan, Mamardashvili kemungkinan besar akan terus menjadi pilihan kedua. Bagi kiper berusia 25 tahun yang sedang berada pada puncak perkembangan kariernya, bermain secara reguler menjadi kebutuhan penting.
Situasi ini membuat Liverpool berpotensi menghadapi masalah serupa dengan kasus mantan kiper pelapis mereka, Caoimhin Kelleher, yang juga sempat kesulitan mendapatkan menit bermain.
Meski begitu, Mamardashvili diperkirakan tidak akan hengkang apabila Alisson benar-benar meninggalkan klub, kecuali Liverpool mendatangkan penjaga gawang baru sebagai pengganti.
Dengan kata lain, keputusan transfer musim panas nanti bisa menjadi momen penting bagi Liverpool dalam menentukan komposisi penjaga gawang mereka untuk beberapa tahun ke depan. (*)
Editor : Niklaas Andries